Saham Perusahaan Infrastruktur Diprediksi Sepi 6 Bulan ke Depan

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Jum'at, 16 Juni 2017 | 05:12 WIB
Saham Perusahaan Infrastruktur Diprediksi Sepi 6 Bulan ke Depan
Pergerakan saham di salah satu perusahaan jasa sekuritas di Jakarta, Jumat (24/3). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Fahmi Hafel, memprediksi saham perusahaan kontraktor infrastruktur yang sudah terdaftar di bursa saham akan sulit meningkat selama enam bulan ke depan. Pasalnya, pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran yang cukup besar untuk sektor infrastruktur.

Hal tersebut harus menjadi pertimbangan bagi PT Bahana Sekuritas (DX), PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan PT Indo Premier Sekuritas (PD) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek yang akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) terhadap saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS).

"Di mana TOPS merupakan perusahaan kontraktor yang baru pasti akan melantai di bursa saham, dan sepertinya akan kurang menarik investor untuk membelinya," kata Fahmi melalui keterangan tertulisnya, Kamis (15/6/2017).

Apalagi, kata Fahmi, TOPS yang banyak mengerjakan proyek-proyek bangunan dan gedung swasta seperti apartemen, hotel dan lain sebagainya, bergantung pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana pemerintah. Tidak hanya itu, TOPS juga beberapa kali dalam mengerjakan proyek pembangunan milik swasta sempat mengalami kesalahan fatal, sejak kontruksinya hingga bangunannya yang ambruk dan menyebabkan luka berat bahkan kematian bagi pekerjanya.

"Seperti pembangunan apartemen Podomoro City Deli, di Jalan Putri Hijau Medan. Dan sebagai pengembangnya, PT Podomoro Land Tbk akan menekankan kontraktor untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dilakukan oleh PT Totalindo. Tentu ini sebuah contoh yang bisa membuat PT Totalindo merugi," katanya.

Menurut Fahmi, dalam rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO tersebut, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, hasilnya 35 persen akan membayar utang. Dari 35 persen tersebut, Rp174.463.765.543 digunakan untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan fasilitas pinjaman atau pembiayaan yang diperoleh dari kreditur-kreditur. Sementara lainnya untuk membayar sebagian pinjaman Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk senilai Rp125.953.313.564, untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah Bank Panin Dubai Syariah Tbk senilai Rp31.343.251.819, untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah PT Bank BNI Syariah Rp9.081.863.068, dan Rp8.085.337.092 untuk membayar sebagian pembiayaan Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Sementara sekitar 60 persen untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan, guna mendukung operasi perseroan yang terkait beban pokok penjualan, beban umum dan administrasi, serta bebas bunga pinjaman. Sisanya, sebesar 5 persen untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan di bidang konstruksi melalui pembelian mesin, alat berat dan/atau peralatan konstruksi berupa Aluma System, tower crane, passenger hoist dan concrete pump.

"Penjualan saham TOPS lebih besar digunakan untuk membayar utang pada kreditur. Ini artinya sangat sulit nantinya pemegang saham TOPS akan mendapatkan keuntungan dari kenaikan nilai saham perdana, apalagi untuk bisa mendapatkan dividen nantinya," kata Fahmi.

Dengan demikian, Fahmi pun meminta para investor di pasar saham untuk dapat lebih berhati-hati dalam membeli saham perdana TOPS.

"Jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 1.666.000.000 lembar saham baru, dengan nilai nominal Rp100 dan harga penawaran Rp310 per saham," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Tanah Tersedia, 32 Ruas Jalan Tol akan Selesai Tepat Waktu

Dana Tanah Tersedia, 32 Ruas Jalan Tol akan Selesai Tepat Waktu

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 15:02 WIB

10 Tips Berinvestasi di Pasar Modal Versi Aberdeen

10 Tips Berinvestasi di Pasar Modal Versi Aberdeen

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 13:19 WIB

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Menteri PUPR: Infrastruktur Pertemuan IMF-Bank Dunia Telah Siap

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 10:03 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×