10 Tips Berinvestasi di Pasar Modal Versi Aberdeen

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 15 Juni 2017 | 13:19 WIB
10 Tips Berinvestasi di Pasar Modal Versi Aberdeen
Pengunjung melintas di depan layar elektronik pergerakan saham jelang penutupan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Saham pada dasarnya merupakan salah satu instrumen dipasar keuangan yang paling populer. Namun sayangnya, menurut Manager Investasi PT. Aberdeen Asset Management Bharat Joshi masih banyak orang yang ragu untuk berinvestasi pada instrumen keuangan ini karena berbagai alasan, mulai dari tingginya risiko yang dihadapi dan bingung dalam memilih saham yang tepat.

"Memang kebanyakan orang mau masuk pasar modal agak takut karena risiko yang tinggi, lalu membutuhkan dana yang besar. Padahal tidak seperti itu. Aberdeen menyaring dan mengumpulkan pemahamannya terkait dunia investasi dalam 10 aturan ringkas yang dicetuskan oleh Hugh Young, Head of Group equities dan juga Direktur di Aberdeen Asset Management PLC," kata Bharat di kantor Aberdeen, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/62017).

Berikut 10 role cerdas dalam berinvestasi:

Pertama, perlakuan yang sama bagi para pemegang saham. Perlakuan adil yang diberikan oleh perusahaan terhadap seluruh pemegang saham sangat penting.

"Ini adalah hal yang paling mendasar dalam menilai bagaimana suatu perusahaan akan berlaku adil di masa depan terhadap seluruh pemegang saham. Baik itu terhadap pemegang saham mayoritas maupun minoritas," katanya.

Kedua adalah memberikan perhatian kepada manusianya, bukan asetnya. Pada intinya, perusahaan memang membutuhkan aset yang kuat, namun harus disadari bahwa seluruh aset tersebut tidak akan berguna jika mereka tidak memiliki sumber daya manusia dan manajemen yang berkualitas.

Ketiga, perhatikan kondisi keuangan perusahaan tersebut. Pasalnya, kondisi keuangan merupakan tulang punggung perusahaan. Oleh karena itu, kenali aset perusahaan tersebut, jumlah kewajiban/utang, arus kas dan rencana investasi perusahaan.

"Kondisi keuangan mengindikasikan banyak hal, salah satunya adalah fakta bahwa perusahaan tersebut kuat dan tidak akan jatuh," ujarnya.

baca juga

Keemlat, lanjutnya, pahami perusahaan apa yang akan Anda beli. Hindari bisnis yang tidak masuk akal dan terlalu rumit. Jika sesuatu terlihat terlalu indah untuk menjadi kenyataan, maka Anda harus lebih teliti lagi sebelum membeli saham perusahaan tersebut.

Kelima, waspada terhadap ambisi yang berlebihan. Banyak perusahaan yang melakukan ekspansi di luar bisnis utama mereka.

Keeman, berpikir jangka panjang yakni dengan mempertimbangkan berinvestasi jangka panjang untuk menghindari gejolak di pasar modal.

"Selaraskan jangka waktu investasi Anda dengan perusahaan tempat Anda berinvestasi. Harus dipahami bahwa pada umumnya pergerakan harga saham dalam jangka pendek tidak akan menggambarkan kondisi perusahaan sebenarnya," kata Bharat.

Ketujuh, benchmark hanyalah alat acuan. Banyaknya orang membeli suatu produk, bukan berarti Anda juga harus membeli produk yang sama.

Kedelapan yakni ambil kesempatan dari perilaku yang irasional. Kadangkala terjadi sesuatu di pasar dan investor menjadi panik atau sebaliknya bersemangat dengan antusiasme yang berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aberdeen Ajak Masyarakat Investasikan THR ke Reksadana

Aberdeen Ajak Masyarakat Investasikan THR ke Reksadana

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 13:07 WIB

Investasi Bodong, Eks Anggota DPR PDIP Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Investasi Bodong, Eks Anggota DPR PDIP Dituntut 3,5 Tahun Penjara

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 19:14 WIB

Menkeu Optimis Indonesia Dapat Dana Segar 700 Miliar Dolar AS

Menkeu Optimis Indonesia Dapat Dana Segar 700 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 13:21 WIB

IPO PT Hartadinata Abadi Telah Terima Pernyataan Efektif Dari OJK

IPO PT Hartadinata Abadi Telah Terima Pernyataan Efektif Dari OJK

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:24 WIB

DPR: Ironis Banyak Uang Masyarakat Tersangkut Investasi Bodong

DPR: Ironis Banyak Uang Masyarakat Tersangkut Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 08 Juni 2017 | 12:45 WIB

BKPM Segera Digitalisasi Pelayanan Perizinan

BKPM Segera Digitalisasi Pelayanan Perizinan

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 14:46 WIB

APLSI: Pengembangan Industri Listrik Penting Bagi Suatu Negara

APLSI: Pengembangan Industri Listrik Penting Bagi Suatu Negara

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 15:00 WIB

Bukalapak Luncurkan Layanan BukaEmas

Bukalapak Luncurkan Layanan BukaEmas

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 13:39 WIB

Kementerian LHK-BKPM Sepakati Integrasi Pertukaran Data

Kementerian LHK-BKPM Sepakati Integrasi Pertukaran Data

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 12:16 WIB

BRI Masuk Daftar Worlds Largest Public Companies 2017

BRI Masuk Daftar Worlds Largest Public Companies 2017

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 20:27 WIB

Terkini

Skandal Pebulutangkis Cantik Thailand Pitchamon Opatniputh Terancam Hukuman 2 Tahun

Skandal Pebulutangkis Cantik Thailand Pitchamon Opatniputh Terancam Hukuman 2 Tahun

Sport | Selasa, 29 September 2026 | 16:58 WIB

'Kayak ke Salon Ada Before-After', Bappisus Cium Kejanggalan Beda Temuan di Lapas Cibinong

'Kayak ke Salon Ada Before-After', Bappisus Cium Kejanggalan Beda Temuan di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:57 WIB

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya

1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:50 WIB

Negara Disebut Hemat Rp1,2 Triliun Usai 14 Ribu Kasus Selesai Lewat Restorative Justice

Negara Disebut Hemat Rp1,2 Triliun Usai 14 Ribu Kasus Selesai Lewat Restorative Justice

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:49 WIB

Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan

Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 16:47 WIB

Ombudsman Soroti Keamanan Lapas Cibinong Saat Rapat di DPR: Blok Tahanan Tak Dipasang Kawat Berduri

Ombudsman Soroti Keamanan Lapas Cibinong Saat Rapat di DPR: Blok Tahanan Tak Dipasang Kawat Berduri

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:47 WIB

Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara

Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:46 WIB

Hadapi Musim Panas Tak Biasa, Warga Prancis Serukan Perubahan Iklim

Hadapi Musim Panas Tak Biasa, Warga Prancis Serukan Perubahan Iklim

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:45 WIB

×