Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Properti di Cikarang Naik 25 Persen Setiap Tahun

Ririn Indriani

Senin, 04 Desember 2017 | 07:34 WIB
Harga Properti di Cikarang Naik 25 Persen Setiap Tahun
Kota Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. [Dok PT. Mahkota Sentosa Utama]

Suara.com - Minimnya ketersediaan tanah, serta membludaknya peminat properti di Jakarta, membuat banyak pencari properti kini mulai melirik mencari properti di pinggiran Jakarta, salah satunya adalah kawasan Cikarang.

Cikarang merupakan ibu kota dari kabupaten Bekasi. Area ini belakangan memang pamornya kian bersinar seiring dengan munculnya banyak pusat industri di sana. Padahal jika ditarik mundur 10 tahun ke belakang, kawasan ini terbilang tidak populer. Mengapa? Karena jauh dari Jakarta dan minimnya sarana infrastruktur.    

Namun lantaran tumbuhnya daya beli properti di Cikarang, tak heran bila kenaikan harga properti di daerah tersebut setiap tahunnya tumbuh sekitar 25 persen. Angka ini diperkirakan akan terus naik seiring dengan masifnya pembangunan infrastriuktur di sana.  

Pasar properti di Cikarang makin prestisius sejak masuknya pengembang besar yang membangun berbagai proyek properti, salah satunya adalah PT Lippo Cikarang Tbk, yang mengembangkan proyek berskala kota mandiri yang diberi nama Meikarta. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 500 hektar, untuk tahap pertama pembangunan mereka memasarkan apartemen yang dijual seharga Rp 127 jutaan.  

Sejak dipasarkan, ternyata apartemen ini cukup mendapat respons yang sangat positif dari pasar. Hal ini dapat dilihat dari terjualnya 150.000 unit apartemen sejak kali pertama dipasarkan Mei 2017.  

Sementara menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, kawasan Cikarang nantinya akan menjadi hunian favorit bagi ekspatriat. Pasalnya, di daerah ini berdiri ribuan perusahaan nasional maupun internasional yang mempekerjakan ribuan karyawan baik lokal ataupun karyawan asing.

"Para ekspatriat di sana, tentunya tidak ingin mencari rumah di wilayah Jakarta, mereka ingin mecari rumah yang dekat dengan kantor mereka," ujarnya dalam siaran pers.

Menurut Mart di Cikarang saat ini diperkirakan ada sekitar 21 ribu orang pekerja asing. Mereka membutuhkan tempat hunian, wisata dan lifestyle. Sebelumnya, sebagian besar dari ekspatriat tersebut tinggal di rumah tapak yang tidak sesuai dengan standar. Karenanya tak heran ketika ada penawaran apartemen yang sesuai dengan yang diinginkan mereka langsung memborongnya.

"Pekerja asing itu sangat menjunjung tinggi kualitas, jadinya ketika ada apartemen yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan mereka langsung memborongnya" tutup Mart.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Properti di Semarang Anjlok

Penjualan Properti di Semarang Anjlok

Bisnis | Selasa, 21 November 2017 | 13:40 WIB

Delapan Pilihan Rumah Murah Bebas Banjir di Jabodetabek

Delapan Pilihan Rumah Murah Bebas Banjir di Jabodetabek

Bisnis | Senin, 20 November 2017 | 08:15 WIB

Ini Jurus Metland Bertahan di Tengah Kelesuan Bisnis Properti

Ini Jurus Metland Bertahan di Tengah Kelesuan Bisnis Properti

Bisnis | Rabu, 15 November 2017 | 21:04 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×