Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Menkeu: Kinerja Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Negara BRICS

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 08 Februari 2018 | 17:06 WIB
Menkeu: Kinerja Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Negara BRICS
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Dalam satu dekade terakhir, kinerja perekonomian Indonesia lebih baik dibandingkan negara-negara berkembang lainnya, bahkan mengungguli kelompok BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, Afrika Selatan).

Sebagaimana dipaparkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, bukti beberapa pencapaian internasional Indonesia adalah membaiknya peringkat Indonesia pada "Ease of Doing Business" dari posisi 91 menjadi peringkat 72. Selain itu, di "Global Competitiveness Index" juga meningkat dari peringkat 91 menjadi 36, memperoleh peringkat investasi dari 4 lembaga rating, peringkat pertama pada Gallup World Poll, sekaligus menempatkan Indonesia bersama Swiss sebagai negara dengan level kepercayaan kepada pemerintah yang tertinggi.

Lebih jauh, Menkeu menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 yang mencapai sebesar 5,07 persen diperkirakan akan meningkat dan stabil.

"Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan reformasi struktural, baik dalam reformasi institusional, reformasi dalam bidang peraturan, dan juga reformasi dalam bidang fiskal, agar pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan dapat tercapai," katanya di Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Sri Mulyani memaparkan, reformasi institusional berfokus untuk menjadikan institusi pemerintahan yang menerapkan prinsip kepemerintahan yang baik dan mampu beradaptasi terhadap perubahan. Sementara, reformasi dalam bidang peraturan berfokus agar peraturan yang dibuat mampu mendukung inovasi, kompetisi dan juga pertumbuhan, sedangkan reformasi bidang fiskal akan berfokus kepada manajemen kebijakan fiskal yang lebih efektif dan efisien.

"Kami akan terus melakukan reformasi politik, yaitu menjalankan reformasi tersebut," tegasnya.

Salah satu reformasi bidang fiskal yang telah dijalankan adalah pelaksanaan amnesti pajak sebagai salah satu bagian dari reformasi bidang perpajakan. Amnesti pajak bertujuan utama untuk memperkuat database pajak, yang juga akan didukung pelaksanaan Automatic Exchange of Information (AEOI) yang bertujuan untuk menghindari base erosion dan profit shifting.

Menkeu pun berjanji, pemerintah akan secara konsisten dan terus-menerus meningkatkan iklim berinvestasi, agar tercipta kondisi yang baik dan stabil supaya kegiatan bisnis dapat terus maju dan sejahtera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbankan Yakin Ekspor Tingkatkan Perekonomian Indonesia 2018

Perbankan Yakin Ekspor Tingkatkan Perekonomian Indonesia 2018

Bisnis | Selasa, 06 Februari 2018 | 18:32 WIB

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Semua Negara Stagnan

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Semua Negara Stagnan

Bisnis | Senin, 05 Februari 2018 | 17:06 WIB

Jokowi Yakini ASEAN-India Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

Jokowi Yakini ASEAN-India Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

News | Jum'at, 26 Januari 2018 | 03:55 WIB

Terkini

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×