BI Blak-blakan, Ternyata Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS Karena Ini

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 11 Januari 2019 | 17:18 WIB
BI Blak-blakan, Ternyata Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS Karena Ini
Ilustrasi suasana gerai penukaran uang di Jakarta.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) membeberkan penyebab menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhir-akhir ini. Menurut BI banyak faktor yang membuat rupiah perkasa terhadap dolar AS.

Salah satunya, derasnya arus modal asing yang masuk menyebabkan rupiah terapresiasi atau bergerak menguat.

Berdasarkan catatan BI, pada awal tahun arus modal asing yang masuk mencapai Rp 6,8 triliun.

"Itu semua mendorong inflow yang masih besar paling tidak hingga Januari ini. Masuk melalui SBI, SBN, saham, obligasi korporasi dan SBN syariah," ujarnya Deputi Gubernur Senior BI, Dody Budi Waluyo saat ditemui di kompleks perkantoran BI, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Selain itu, dari sisi eksternal redanya tensi perang dagang antara AS dengan Cina juga membuat rupiah merangkak naik.

Kemudian, kabar bank sentral AS atau The Fed yang kembali mempertimbangkan kenaikan suku bunganya menjadi suplemen rupiah untuk tetap perkasa.

"Ini gambaran positif membuat rupiah mengalami apresiasi 1,8 persen," tuturnya.

Meski begitu, BI tetap akan terus menjaga nilai fundamental rupiah di bawah Rp 14.000 per dolar AS di tengah ketidakpastian perekonomian global.

"Intinya BI akan terus menjaga fundamental rupiah berada di situ. Kalau kita melihat perekonomian di Eropa sendiri masih diprediksi akan bisa ke bawah. Kita juga mendengar Cina mengkoreksi pertumbuhan ekonominya," pungkasnya.

baca juga

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat ini berada di level Rp 14.076 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.093 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Jadi Pemicu Inflasi 0,5 Persen di Minggu Pertama Januari 2019

Harga Pangan Jadi Pemicu Inflasi 0,5 Persen di Minggu Pertama Januari 2019

Bisnis | Jum'at, 11 Januari 2019 | 15:22 WIB

Meski Diprediksi Menguat, Nilai Tukar Rupiah Rawan Tertekan Dolar AS

Meski Diprediksi Menguat, Nilai Tukar Rupiah Rawan Tertekan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 11 Januari 2019 | 08:30 WIB

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Tembus di Kisaran Rp 13.900 Per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Tembus di Kisaran Rp 13.900 Per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 10 Januari 2019 | 08:58 WIB

Terkini

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Sumut, Analis Desak Polisi Bongkar Jaringan Besar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Buntut Demo Tuntut Prabowo-Gibran Lengser di Grahadi: Mahasiswa Pembawa Knuckle Tersangka

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

Giliran Serbia Diguncang Demo Besar: 150 Ribu Orang Turun ke Jalan Gulingkan Rezim Vucic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:34 WIB

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranas Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah Daerah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:33 WIB

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

The Roundup: Punishment, Kejahatan Makin Canggih dan Hukum Tak Boleh Kalah!

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

Malang | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Melemah, Rupiah Masih Huni di Level Rp18.080

Melemah, Rupiah Masih Huni di Level Rp18.080

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara

Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:24 WIB

×