Pengamat Menilai Asuransi Usaha Tanaman Padi dari Kementan Berhasil Baik

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 04 Mei 2019 | 07:30 WIB
Pengamat Menilai Asuransi Usaha Tanaman Padi dari Kementan Berhasil Baik
Ilustrasi sawah, ilustrasi padi. (Dok : Kementan)

Suara.com - Berdasarkan informasi, luas sawah yang telah masuk dalam Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) sejak 2015 hingga triwulan pertama 2019 mencapai sekitar 2.549.903 hektare. Jumlah ini dinilai cukup signifikan dan berhasil baik.

Hal tersebut dikemukakan pengamat asuransi pertanian, Irvan Rahardjo. Menurutnya, Program AUTP  yang digencarkan Kementerian Pertanian (Kementan) ke petani sangat membantu dalam melindungi areal persawahan mereka. 

“Meskipun masih jauh dari target, yaitu 14 juta hektare sawah, tapi dalam empat tahun mampu menembus mendekati 1 juta hektare lahan sawah. Ini tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Irvan mengungkapkan, AUTP dapat disebut sebagai kepedulian Kementan terhadap petani. Petani tak perlu merasa khawatir jika sawahnya gagal panen akibat banjir, kekeringan dan hama.

Dengan AUTP, para petani juga dapat merasakan pemberdayaan dan pembinaan yang menjadi tujuan kerja Kementan.

“Meskipun tidak memperoleh penggantian kerugian seluruhnya, tapi asuransi bisa membantu petani bila gagal panen. Ada subsidi premi 80 persen dari pemerintah,” ucap Irvan.

Ia mengimbau, ke depan, AUTP meningkatkan koordinasi agar lebih efektif, terutama kepadakelompok usaha tani. Misalnya, Irvan menuturkan, dikaitkan dengan skema subsidi pupuk pertanian. 

"Di situ disusun bahwa para petani yang ikut dalam program AUTP juga memperoleh subsidi pupuk," sarannya.

Berdasarkan data Kementan, target AUTP 2015 yang ditetapkan adalah 1 juta hektare dan terealisasi 233.499,55 hektare (23,35 persen), serta klaim asuransi 3.858 hektare (1,65 persen). Sementara target 2016 hanya 500.000 hektare, lantaran ada kebijakan pemotongan anggaran, dengan realisasi 499.962,25 hektare (99,99 persen) dan klaim asuransi mencapai 13.192 hektare (2,64 persen).

baca juga

Target AUTP 2017 adalah 1 juta hektare, dengan realisasi 997.666,53 hektare (99,99 persen), sementara klaim asuransi 24.096 hektare (2,41 persen).

Sebagaimana diketahui, AUTP menawarkan ganti rugi Rp 6 juta per hektare per musim tanam (MT), masa pertanggunggan sampai panen selama empat bulan. Premi asuransi sebesar Rp 180.000 per hektare per musim tanam. 

“Pemerintah memberi subsidi Rp 144.000 dan petani hanya dibebani Rp 36.000 per hektare. Sejauh ini, respons petani terhadap program asuransi pertanian cukup baik,” kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy.

Ia optimistis, peserta asuransi pertanian akan terus meningkat. PT Jasa Asuransi Pertanian (Jasindo) sebagai pengelola sudah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP).

Aplikasi SIAP merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan Jasindo untuk mempermudah pendaftaran dan pendataan asuransi.

Menurutnya, aplikasi SIAP menjadi salah satu jawaban atas keluhan para dinas pertanian di seluruh Indonesia dan beberapa pihak lainnya mengenai penyajian data atau pendaftaran asuransi tani.

“Beberapa catatan audit tidak boleh berulang, baik administrasi maupun manajerial, bahkan sampai menimbulkan kerugian negara. Khusus asuransi pertanian, aplikasi SIAP ini dapat mengatasi permasalahan tersebut,” pungkas Sarwo Edhy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam 5 Tahun, Level Mekanisasi Pertanian Indonesia Meningkat 236%

Dalam 5 Tahun, Level Mekanisasi Pertanian Indonesia Meningkat 236%

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2019 | 08:40 WIB

Antisipasi Dampak El Nino di Jabar, Kementan Jaga Pasokan Air

Antisipasi Dampak El Nino di Jabar, Kementan Jaga Pasokan Air

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2019 | 08:31 WIB

Kementan Minta Petani Daftarkan Diri ke Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan Minta Petani Daftarkan Diri ke Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Rabu, 01 Mei 2019 | 07:56 WIB

Indonesian Dapat Royalti 5 Miliar dari Hasil Penjualan Benih Impatient

Indonesian Dapat Royalti 5 Miliar dari Hasil Penjualan Benih Impatient

Bisnis | Selasa, 30 April 2019 | 19:06 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×