Tingkatkan Hasil Pertanian, Para Penyuluh Kementan Latih Petani di Beltim

Fabiola Febrinastri

Kamis, 16 Mei 2019 | 08:33 WIB
Tingkatkan Hasil Pertanian, Para Penyuluh Kementan Latih Petani di Beltim
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan

Suara.com - Para penyuluh pertanian yang disediakan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melatih penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani milenial, dinilai telah melakukan tugasnya dengan baik. Mereka mendampingi para petani, dengan maksud untuk meningkatkan hasil dan produktivitas pertanian.

Salah satu upaya tersebut dilakukan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Para petani milenial dilatih menggunakan alat tanam yang disebut transplanter, sebagai bagian dari program modernisasi pertanian.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, pelatihan pemanfaatan alsintan dimaksudkan agar petani, dalam berusaha tani khususnya padi, dapat mewujudkan program swasembada pangan yang berkelanjutan, diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan peningkatan nilai ekspor.

"Transplanter dapat mempercepat tanam padi, sebab hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk menyelesaikan pekerjaan, yaitu menanam padi di atas areal seluas 1/7 hektare dan menghemat biaya," ujarnya, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Selain itu, transplanter juga merupakan alat penanaman bibit yang cukup memadai dengan jumlah dan kedalaman, jarak dan kondisi penanaman yang seragam. Secara umum, jenis mesin tanam bibit padi, dapat dibedakan dengan cara penyemaian dan persiapan bibit padinya.

"Dengan optimalisasi pemanfaatan alat mesin pertanian (opsin), pelatihan ini difasilitasi oleh Dinas Pertanian dan Pangan setempat. Para petani muda pertanian atau petani milenial diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan alsintan dan mempercepat penaman padi, sehingga hemat biaya dan waktu penanaman," jelasnya.

Alsintan bantuan dari pemerintah, selain untuk percepatan pola pertanaman, juga untuk meningkatkan produksi dan produktivitas. Hal ini bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya.

Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)
Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)

"Para penyuluh pertanian diharapkan untuk terus menggerakan pemanfaatan alsintan melalui pendampingan dan pengawalan secara continue atau terus-menerus, dan melaporkan hasil kinerja secara harian di wilayah kerjanya masing-masing," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Beltim, Trijaka Priono menyatakan, penggunaan alsintan khususnya alat tanam, merupakan langkah maju bagi petani di Beltim, mengingat saat ini masih terbatasnya tenaga kerja dan biaya.

baca juga

"Alat ini diharapkan dapat mempercepat penanaman, mengoptimalkan populasi, memudahkan pemeliharaan, sehingga produktivitasnya akan meningkat signifikan," harapnya.

Ia menyatakan optimistis, penggunaan alsintan di Beltim, khususnya alat tanam padi sangat bermanfaat, terutama untuk percepatan tanam dalam kawasan.

"Kita optimistis, penggunaan alsintan dapat meningkatkan efisiensi, baik tenaga kerja maupun biaya, yang akhirnya berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan petani," kata Trijaka.

Menurutnya ke depan, alsintan akan terus ditambah dan dikembangkan penggunaannya, sehingga dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya petani.

"Kita berharap ke depan, perkembangan ini ada peningkatan yang signifikan, sehingga masyarakat Beltim dapat merasakan manfaatnya, khususnya para petani di sini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Peningkatan Produktivitas, Petani Sumsel dan Kementan Buat Saluran Air

Demi Peningkatan Produktivitas, Petani Sumsel dan Kementan Buat Saluran Air

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2019 | 08:37 WIB

Kementan Minta Alsintan Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Kementan Minta Alsintan Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2019 | 08:00 WIB

Kementan Kunjungi Sentra Holtikultura di Sulut dan Serahkan Bantuan

Kementan Kunjungi Sentra Holtikultura di Sulut dan Serahkan Bantuan

Bisnis | Senin, 13 Mei 2019 | 08:21 WIB

Curah Hujan Tinggi, Kementan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi Padi

Curah Hujan Tinggi, Kementan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi Padi

Bisnis | Sabtu, 11 Mei 2019 | 07:22 WIB

Terkini

BBCA Diburu Asing di Sesi I, Tapi BMRI Dibuang

BBCA Diburu Asing di Sesi I, Tapi BMRI Dibuang

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Melesat 10,8 Persen, Penumpang Angkutan Umum Jakarta Tembus 368,4 Juta Orang

Melesat 10,8 Persen, Penumpang Angkutan Umum Jakarta Tembus 368,4 Juta Orang

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:26 WIB

JPU Minta Hakim Tolak Perlawanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Harap Kasus Lanjut ke Pembuktian

JPU Minta Hakim Tolak Perlawanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Harap Kasus Lanjut ke Pembuktian

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Pasca-Aksi Panas di DPRD DIY, Polisi Pastikan Tak Ada Pendemo yang Dibawa ke Kantor Polisi

Pasca-Aksi Panas di DPRD DIY, Polisi Pastikan Tak Ada Pendemo yang Dibawa ke Kantor Polisi

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully

Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?

Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Syuting Tahun Depan! Along with the Gods Resmi Berlanjut ke Film Ketiga

Syuting Tahun Depan! Along with the Gods Resmi Berlanjut ke Film Ketiga

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Seret Prajurit Aktif, KPK Surati Panglima TNI

Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Seret Prajurit Aktif, KPK Surati Panglima TNI

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Demo di DPRD DIY Berakhir Ricuh, Mahasiswa yang Diamankan Diantar Pulang Polisi Dini Hari

Demo di DPRD DIY Berakhir Ricuh, Mahasiswa yang Diamankan Diantar Pulang Polisi Dini Hari

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Cinta atau Takhta? Intrik Keluarga Hartono dalam Novel Rare Karya Ceci

Cinta atau Takhta? Intrik Keluarga Hartono dalam Novel Rare Karya Ceci

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×