Atasi Kekeringan di Magetan, Kementan Ambil Langkah-langkah Antisipasi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 20 Juni 2019 | 08:05 WIB
Atasi Kekeringan di Magetan, Kementan Ambil Langkah-langkah Antisipasi
Sejumlah lahan pertanian di Magetan, Jawa Timur, mengalami kekeringan. (Dok : Kementan)

Suara.com - Untuk mengatasi musim kemarau yang datang lebih awal, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bergerak cepat mengambil langkah-langkah antisipasi. Sejumlah lahan pertanian di kawasan ini mengalami kekeringan. 

Berdasarkan pantauan lapangan, lahan kering yang masuk kategori berat ada 151 hektare, kekeringan sedang mencapai 116 hektare, kategori ringan 143 hektare, dan yang mengalami puso mencapai 167 hektare.

"Kekeringan tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Panekan Barat, Sukomoro, Parang, dan Magetan," sebut Direktur Irigasi Pertanian, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Rahmanto, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Di Kecamatan Panekan, kekeringan terjadi di Desa Turi, Sidowayah, Banjarejo, Mangasri, sedangkan di Kecamatan Barat, di Desa Bogoreno. Di Kecamatan Parang, kekeringan melanda Desa Parang, Mategal, Ngaglik, Tamanarum, Pragak, Krajan, dan Joketro.

Sedangkan di Kecamatan Sukomoro, padi yang mengalami kekeringan ada di Desa Truneng, Bogem, Kedungguwo, Bibis dan Kentangan. Lalu di Kecamatan Magetan, padi yang mengalami kekeringan ada di Desa Purwosari, Baron, Selosari dan Mangkujayan.

Untuk mencegah puso meluas, sejumlah langkah diambil. Salah satunya dengan membuka pintu air dari Telaga Sarangan.

"Kita mengambil langkah untuk menurunkan air dari Telaga Sarangan, agar kekeringan dan puso tidak meluas," ujarnya.

Langkah lainnya, memanfaatkan sumber daya air tanah dengan teknologi pompa air, untuk mengairi sawah yang mengalami kekeringan. Saat ini, sudah ada 14 unit pompa air yang tersebar di 10 kecamatan.

"Memaksimalkan 14 pompa air yang ada. Bila belum cukup, nanti akan diupayakan irigasi air tanah dangkal untuk mengurangi dampak kekeringan," jelasnya.

baca juga

Rahmanto mengimbau petani agar melakukan pengaturan dan penerapan pola tanam sesuai anjuran yang spesifik lokasi, yang berdasarkan kondisi agroklimat setempat, serta menggunakan varietas berumur genjah dan tahan kekeringan.

"Selain itu juga dilakukan sosialisasi dan penyuluhan kondisi musim dan iklim kepada petani, serta pemberdayaan kelembagaan P3A menuju P3A yang mandiri, sehingga mampu melakukan upaya-upaya antisipasi terhadap kekeringan," kata Rahmanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHP KP) Kabupaten Magetan, Edi Suseno mengklaim, kerugian akibat kekeringan lahan pertanian diperkirakan mencapai Rp 13 miliar.

"Total 167 hektare itu dipastikan puso. Kerugiannya diperkirakan Rp 13 miliar. Itu data per pertemuan kemarin dari provinsi," ujarnya.

Edi Suseno menambahkan, gagal panen akibat kekeringan yang dialami petani di Kabupaten Magetan akibat musim kemaru yang datang lebih awal, yakni pada April.

"Kami juga melakukan sosialisasi untuk mengganti tanaman padi dengan palawija dan anjuran pada petani untuk mengikuti asuransi lahan pertanian," kata Edi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Padi, Kementan Upayakan Cabai dan Bawang Ditanggung Asuransi

Seperti Padi, Kementan Upayakan Cabai dan Bawang Ditanggung Asuransi

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2019 | 08:00 WIB

Kementan Pantau Kemungkinan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Kebumen

Kementan Pantau Kemungkinan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Kebumen

Bisnis | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:00 WIB

Kementan Manfaatkan Lahan Tidur di Kalsel untuk Program Serasi

Kementan Manfaatkan Lahan Tidur di Kalsel untuk Program Serasi

Bisnis | Senin, 17 Juni 2019 | 08:01 WIB

Ditjen PSP Kementan Minta Petani Optimalkan Bantuan Mesin Pertanian

Ditjen PSP Kementan Minta Petani Optimalkan Bantuan Mesin Pertanian

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2019 | 08:08 WIB

Tahun Ini Kementan Alokasi 9,55 Juta Ton Pupuk Senilai Rp 29 Triliun

Tahun Ini Kementan Alokasi 9,55 Juta Ton Pupuk Senilai Rp 29 Triliun

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2019 | 07:54 WIB

Terkini

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

×