Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Hingga 18 Oktober, Pendaftar Gagasan Desain IKN Mencapai 672 Peserta

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 10:08 WIB
Hingga 18 Oktober, Pendaftar Gagasan Desain IKN Mencapai 672 Peserta
Rapat Penjelasan teknis dan administratif (Aanwijzing) Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara di Jakarta, Jumat (18/10/2019). (Dok : PUPR).

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara resmi telah meluncurkan Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) tingkat nasional pada tanggal 2 Oktober 2019 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Masa pendaftaran dimulai sejak tanggal 3 Oktober dan akan berakhir pada 21 Oktober 2019 yang akan datang. Hingga 18 Oktober 2019 pukul 14.00 WIB tercatat sudah sebanyak 672 peserta yang mendaftar mengikuti sayembara gagasan desain ini.

Sayembara bertujuan untuk memperoleh berbagai ide/gagasan desain kawasan melalui partisipasi masyarakat, khususnya yang berkecimpung pada bidang arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, maupun disiplin lain yang terkait di Indonesia. 

"Perencanaan dan perancangan IKN ini merupakan langkah awal yang menentukan  dalam mewujudkan IKN yang sesuai dengan  harapan kita semua. Dalam sayembara ini, kami berharap agar para peserta dapat mencurahkan gagasan-gagasannya untuk mentransformasikan setiap kriteria ke dalam bentuk  desain kota yang kita impikan dan akan kita wujudkan bersama," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR dalam Rapat Penjelasan teknis dan administratif (Aanwijzing) Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara di Jakarta, Jumat (18/10/2019).


Dalam sambutannya Menteri Basuki mengatakan, Indonesia dapat belajar dari pengalaman Kazakhstan yang dalam penyusunan Master Plan Kota Nur Sultan atau Astana, Kazakhstan menyelenggarakan kompetisi internasional desain kawasan ibu kota. Dalam masterplan Kota Nur Sultan dibagi menjadi tiga zona yakni zona penyangga berupa sabuk hijau, zona inti kota dan zona pengembangan kota.


"Demikian halnya dengan Indonesia, ruang lingkup penilaian sayembara adalah gagasan desain (basic urban concept) yang meliputi desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan luas area 2.000 – 6.000 ha, Kawasan Ibu Kota Negara (K-IKN) dengan luas area ±40.000 ha dan Kawasan Perluasan Ibu Kota Negara (KP-IKN) dengan luas total area hingga ±180.000 ha (termasuk luasan KIPP dan K-IKN)," kata Menteri Basuki. 


Menurut Menteri Basuki, IKN yang baru harus dirancang sebagai kota masa depan berkonsep smart metropolis sebagai tempat dimana talenta-talenta terbaik nasional dan internasional akan tinggal dan bekerja. "Jadi kota ini harus memiliki semua fasilitas terbaik di Asia Tenggara dari sisi pendidikan, kesehatan, teknologi, dan riset," ujarnya. 


Dikatakan Menteri Basuki, selain dirancang menjadi kota cerdas, desain IKN baru juga harus mencerminkan identitas bangsa yang diterjemahkan dalam urban design secara filosofis dari pilar-pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. "Selain itu, IKN baru harus menunjukkan keberlanjutan kehidupan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan," katanya. 


Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga selaku Ketua Tim Panitia Pelaksana Sayembara Gagasan Desain IKN mengatakan, usai penjelasan teknis, peserta juga diundang untuk mengikuti penjelasan lapangan di Kalimantan Timur pada Senin (21/10/2019). "Harapannya para peserta memahami betul daerah yang akan dirancangnya, kita berikan gambaran wilayah perencanaan secara transparan. Sehingga nantinya peserta dapat mendapatkan gambaran untuk menentukan titik pusat pemerintahan dan pengembangannya dalam gagasan desain yang dibuat," ujarnya. 


Dalam acara Penjelasan (Aanwijzing) Sayembara Gagasan Desain IKN tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan dari  Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Nicodemus Daud tentang batas-batas wilayah perencanaan, peta informasi lokasi IKN baru sebagai dasar acuan penyusunan desain. "Kami siapkan lengkap peta jalan, jaringan listrik, jaringan pipa migas, jaringan serat optik, dan juga kontur wilayahnya. Semuanya bisa diakses pada situs https://sayembaraikn.pu.go.id," ujarnya. 

baca juga


Sementara itu, Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Imam Santoso Ernawi mengatakan, informasi peta tersebut dapat digunakan untuk menentukan titik lokasi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan. "Titik itu yang akan mempengaruhi perkembangan kawasan lainnya, dengan mempertimbangkan berbagai aspek dari sejumlah jenis peta yang disediakan panitia pelaksana," ujarnya. 


Hadir dalam acara tersebut para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kementerian PUPR. Sementara hadir sebagai narasumber dalam Penjelasan Teknis dan Administratif (Aanwijzing) Sayembara Gagasan Desain Kawasan IKN yakni para Anggota Tim Pelaksana Sayembara Gagasan Desain IKN, para Ketua Bidang Tim Satgas Perencanaan & Pembangunan Infrastruktur IKN Joessair Lubis, Antonius Budiono, Atyanto Busono, Jarot Widyoko, Muhammad Hidayat, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja sebagai moderator. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perpisahan, Menko Darmin Ungkap Menteri yang Tak Selalu Hadir saat Rapat

Perpisahan, Menko Darmin Ungkap Menteri yang Tak Selalu Hadir saat Rapat

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 19:28 WIB

PUPR Dorong BUJT Tingkatkan Kualitas Pelayanan Jalan Tol dan Rest Area

PUPR Dorong BUJT Tingkatkan Kualitas Pelayanan Jalan Tol dan Rest Area

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 16:35 WIB

Diduga Terima Suap Miliaran Rupiah, KPK Tahan Kepala BPJN Wilayah XII

Diduga Terima Suap Miliaran Rupiah, KPK Tahan Kepala BPJN Wilayah XII

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:30 WIB

Belum Ditawari Jokowi, Menteri PUPR: Soal Jabatan Tak Pernah Kasak Kusuk

Belum Ditawari Jokowi, Menteri PUPR: Soal Jabatan Tak Pernah Kasak Kusuk

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 15:24 WIB

Jokowi Terima Laporan Puluhan Kantor Pemerintahan di Wamena Rusak Berat

Jokowi Terima Laporan Puluhan Kantor Pemerintahan di Wamena Rusak Berat

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:52 WIB

Selokan Mataram Kering, Warga Jogja Buat Gerakan #SelokanMemanggil

Selokan Mataram Kering, Warga Jogja Buat Gerakan #SelokanMemanggil

Jogja | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 14:12 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×