Iuran BPJS Kesehatan Naik, Daya Beli Masyarakat Diprediksi Nyungseb

Iwan Supriyatna

Senin, 20 Januari 2020 | 11:22 WIB
Iuran BPJS Kesehatan Naik, Daya Beli Masyarakat Diprediksi Nyungseb
Petugas melayani warga di Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Matraman, Jakarta, Selasa (3/8). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Pemerintah telah memutuskan menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Naiknya iuran BPJS Kesehatan dinilai bakal memperparah penurunan daya beli masyarakat.

“Yang pastinya, kenaikan tarifnya itu secara tidak langsung akan mempengaruhi daya beli masyarakat,” ujar Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet, Minggu (19/1/2020) kemarin.

Saat ini, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), terlihat laju inflasi inti sepanjang 2019 adalah sebesar 3,02%. Angka ini turun dari posisi 2018 sebesar 3,07%.

Penurunan ini diprediksi bakal kembali jatuh lebih dalam bila pemerintah terus-terusan menaikkan beragam tarif layanannya kepada masyarakat.

Selain itu, dikhawatirkan kebijakan tersebut dapat mendorong masyarakat turun kelas bahkan beralih kepada asuransi swasta.

“Karena masyarakat kecenderungannya mencari akal gimana caranya untuk bisa mendapat tarif yang lebih murah, tentu ini akan berdampak terhadap kesesuaian kelas artinya, masyarakat yang harusnya dikategorikan kelas menengah atas, karena kenaikan tarif ini akhirnya dia pindah ke kelas menengah bawah,” tuturnya.

Menurutnya, aksi rombongan ini pada akhirnya malah menghambat tujuan pemerintah yang ingin meningkatkan pelayanan kesehatan apalagi menutup defisit BPJS Kesehatan itu sendiri.

“Nah khawatirnya tentu akan numpuk nih di kelas yang lebih rendah, akhirnya peningkatan pelayanan yang dicita-citakan sulit juga tercapai,” tutupnya.

Sejak diterapkan per 1 Januari 2020 lalu, tercatat setidaknya ada 372.924 orang peserta yang melakukan turun kelas.

baca juga

BPJS Kesehatan melaporkan ada 153.466 orang peserta penerima manfaat kelas I yang melakukan turun kelas. Turun sekitar 3,53% dari total peserta di kelas I.

Sementara itu di kelas II, ada 219.458 peserta yang turun kelas. Atau sekitar 3,32% dari seluruh peserta kelas II.

Berita ini sebelumnya dimuat Bantennews.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Iuran BPJS Naik, Daya Beli Masyarakat Makin Tertekan"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Peserta BPJS Minta Turun Kelas, Wapres Ma'ruf: Tidak Masalah

Banyak Peserta BPJS Minta Turun Kelas, Wapres Ma'ruf: Tidak Masalah

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 14:32 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sedikitnya 800 Ribu Orang Turun Kelas

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Sedikitnya 800 Ribu Orang Turun Kelas

News | Senin, 13 Januari 2020 | 21:56 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Puluhan Warga Pilih Turun Kelas

Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Puluhan Warga Pilih Turun Kelas

Bisnis | Rabu, 08 Januari 2020 | 08:01 WIB

Terkini

Ketahanan Finansial Masyarakat Pesisir Tak Cukup dengan Literasi Keuangan

Ketahanan Finansial Masyarakat Pesisir Tak Cukup dengan Literasi Keuangan

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Perbedaan Night Cream Ceramide vs Moisturizer Biasa untuk Kulit Kering, Bisa Dipakai Bersama?

Perbedaan Night Cream Ceramide vs Moisturizer Biasa untuk Kulit Kering, Bisa Dipakai Bersama?

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:45 WIB

24 Hari Membara, 30 Hektare Hutan Way Kambas Masih Mengepulkan Asap

24 Hari Membara, 30 Hektare Hutan Way Kambas Masih Mengepulkan Asap

Lampung | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:44 WIB

Karhutla Masih Selimuti Kalimantan, WALHI Desak Tanggung Jawab Korporasi

Karhutla Masih Selimuti Kalimantan, WALHI Desak Tanggung Jawab Korporasi

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Mahasiswa Ditekan hingga Diteror Jelang Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran

Mahasiswa Ditekan hingga Diteror Jelang Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Kabut Asap

Riau Siapkan Rumah Oksigen untuk Korban Kabut Asap

Riau | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Usai MBG Dapat Anggaran Prioritas, Suahasil Kini Puji BGN

Usai MBG Dapat Anggaran Prioritas, Suahasil Kini Puji BGN

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Trump Bakal Longgarkan Sanksi bagi Rusia, Harga Minyak Dunia Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Transaksi Syariah Card Melonjak 73 Persen, Bank Mega Syariah Bidik Pasar Gaya Hidup Halal

Transaksi Syariah Card Melonjak 73 Persen, Bank Mega Syariah Bidik Pasar Gaya Hidup Halal

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:27 WIB

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:19 WIB

×