IHSG Makin Loyo, Malas Beranjak dari Zona Merah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
IHSG Makin Loyo, Malas Beranjak dari Zona Merah
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

IHSG diprediksi masih betah bertengger di zona merah.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini masih belum bisa keluar dari tekanan zona merah. IHSG diprediksi masih betah bertengger di zona merah.

Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama mengamati MACD, Stochastic dan RSI masih negatif di area oversold.

Di sisi lain, terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.669 hingga 5.623. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.747 hingga 5.767," ujar Nafan dalam riset hariannya, Kamis (27/2/2020).

Sementara itu, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya melihat pengaruh gejolak tekanan terhadap komoditas masih akan membayangi untuk emiten emiten yang berhubungan dengan komoditas.

"Namun peluang kenaikan ditunjang oleh sektor lain masih akan dapat menunjang kenaikan IHSG dalam jangka pendek," katanya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor diantaranya, AALI, ASII, BBTN, JPFA, KLBF, MAIN, SMRA.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS