Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Pakar Ekonomi Prediksi Bank BJB Semakin Bertumbuh Tahun Ini

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 06 Maret 2020 | 18:40 WIB
Pakar Ekonomi Prediksi Bank BJB Semakin Bertumbuh Tahun Ini
Bank BJB. (Dok : BJB).

Suara.com - Kinerja apik yang diperlihatkan Bank BJB sepanjang2019 diprediksi akan terus berlanjut memasuki tahun 2020. Meskisituasi makroekonomi masih dihadapkan dengan tantangan besar, bank bjb dipandang akan akan mampu mengulangi tren kinerja positif yang sudah dicatatkan.

Pengamat Ekonom Universitas Pasundan Acuviarta Kartabi menilaikinerja yang diperlihatkan Bank BJB sepanjang 2019 sudah sesuaidengan ekspektasi. Terlebih, bank bjb sudah memperlihatkan trenpertumbuhan positif pada kuartal keempat.

"Dengan situasi makroekonomi yang sangat berpengaruh kepadaindustri perbankan, bertahan pun sebetulnya sudah bisa dikatakan baik. Kondisi yang dicapai Bank BJB sudah jauh lebih baik. Itu sudah sesuaidengan ekspektasi. Pencapaian ini akan menjadi modal dasar bagi bank bjb di 2020," kata Acuviarta, Rabu (4/3/2020).

Tercatat sepanjang 2019 lalu, perusahaan mencatatkan laba bersihsebesar Rp1,56 triliun atau tumbuh 0,8 persen y-o-y. Pertumbuhan labadiikuti penambahan nilai aset sehingga menjadi sebesar Rp123,5 triliunatau tumbuh 2,8 persen y-o-y. Sektor kredit yang menjadi ujung tombakutama perseroan dalam mendongkrak pendapatan tumbuh 8,7 persen y-o-y menjadi Rp81,9 triliun.

Selain itu, net interest margin (NIM) bank juga terus menguatmemasuki akhir tahun dengan berada pada level 5,7 persen lebih baikketimbang NIM perbankan nasional yang tercatat 4,91 persen berdasarkanStatistik Perbankan Indonesia yang dikeluarkan Otoritas JasaKeuangan (OJK). Angka kredit macet dan bermasalah (Non Performing Loan) ikut berhasil ditekan pada kisaran 1,58 persen jauh di bawah rata-rata industri perbankan nasional rasio kredit bermasalah(NPL) di 2,53 persen.

Kondisi kinerja positif tersebut dinilai bakal terus menampak merujukkepada kondisi internal dan strategi pergerakan perseroan yang sudahditempuh. Belum lama ini, Bank BJB menerbitkan Penawaran UmumBerkelanjutan II (PUB II) Obligasi Subordinasi Tahap I senilai Rp500 miliar. Penerbitan obligasi yang dilakukan disebut Acuviarta sebagaipertanda optimisme yang bertumbuh di tubuh perseroan. Dia melihatlangkah penerbitan surat utang ini bakal mendapat respons positif daripublik.

"Langkah ini menunjukkan bahwa bjb cukup optimis dari segi peluangpasar. Sepanjang pasarnya terukur, obligasi akan selalu laris manis, apalagi dengan yield yang kompetitif dan status jaminan likuiditasbank pelat merah. Yang menjadi penentunya, tinggal kembali kepadarencana investasi dan pengembangan usaha bank bjb akan seperti apake depan," katanya.

Penambahan struktur permodalan ini dilakukan seturut dengan target penyaluran kredit perseroan sebesar 10 persen.

Target tersebut dinilai dapatdicapai mengingat menguatnya daya dukung pemerintah yang mengandalkan perbankan domestik di tengah situasi perekonomianglobal yang tidak menentu.

baca juga

Seiring dengan itu, kinerja bank berkode emiten BJBR di Bursa EfekIndonesia (BEI) ini juga memperlihatkan tren positif di lantai bursa. Perlahan-lahan, harga per lembar saham BJBR kembali menggariskankurva peningkatan. Acuviarta menilai, tren peningkatan nilai emiten ini akan berjalan konsisten sepanjang tahun.

Sikap perseroan yang memilih melakukan penyesuaian terhadap penurunan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) menjadi 4,75 persen juga disebut sebagai langkah yang sesuai dan akan memberi keuntungan. Acuviarta mengatakan hal tersebut bakal membantu daya serap pembiayaan di tengah kondisi pasar yang masih terbuka lebar.

Faktor lain yang semakin menunjang akselerasi pertumbuhan kinerja ini adalah strategi digitalisasi yang semakin giat dilakukan perseroan. Pelayanan yang semakin baik bakal menghadirkan potensi fee based income (FBI) bagi perseroan. Apalagi tren FBI ini senantiasa terjaga tumbuh positif dengan torehan Rp929 miliar sepanjang 2019.

Walau banyak peluang tersedia, Acuviarta memperingatkan agar perusahaan tetap berhati-hati dan bersikap waspada terhadap berbagai tantangan yang akan datang. Selain situasi pelemahan pertumbuhan ekonomi global yang masih mengintai, kehadiran virus Corona yang mewarnai situasi global di awal tahun 2020 disebut bakal berdampak dan harus diantisipasi.

Kendati demikian, kondisi ini juga membuka peluang untuk mengambil alih pangsa pasar investasi dan barang yang selama ini amat bergantung kepada Tiongkok.Bank BJB, bisa memanfaatkannya dengan cara mensubstitusi peran investor dan memberikan stimulasi kepada para pengusaha lokal agar mampu bersaing di arena jual-beli yang selama ini banyak diisi barang-barang impor dari Tiongkok.

"Corona dampaknya terhadap investasi asing terutama Tiongkok akan berkurang. Ruang itu bisa menjadi peluang bagi Bank BJB. Dari sisi perdagangan, volume transaksi barang e-commerce yang lebih dari 60 persen berasal dari Tiongkok akan drop. Saatnya para pengusaha lokal mendapatkan sokongan untuk bank bjb mengambil peran itu. Di sisi lain, para pelaku usaha juga harus memperbaiki produktivitas dan kualitas efisiensi," tutur Acuviarta.

Di luar itu, Acuviarta juga menyarankan agar bank bjb terus mematangkan strategi dan melakukan peningkatan kualitas pelayanan maupun efisiensi demi merespons kebutuhan pasar yang semakin bergerak dinamis. langkah-langkah yang telah ditempuh perseroan sejauh ini dinilai sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan ekspansi yang diharapkan.

"bank bjb harus mengombinasikan peluang yang tersedia, baik itu di sektor pembiayaan untuk korporasi, maupun UMKM. Inovasi-inovasi yang sudah diupayakan juga harus menjangkau daerah yang fokus menjadi pasar. Efisiensi harus terus dilakukan. Sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung berbagai program dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi melalui beragam sektor juga harus terus digelorakan," ujarnya.

Gaung inovasi memang semakin bergelora diupayakan bank bjbbelakangan ini. Serentetan pembaruan yang memanjakan, baik dalam rupa produk pun juga program, terus disajikan perseroan. Beberapa yang teranyar, bank bjb telah melakukan perbaikan rumah aplikasi bjbdigi sehingga menjadi lebih ramah dan mudah saat digunakan. bank bjb juga menjadi salah satu perbankan pionir dalam mengadopsi teknologi QR Code Indonesian Standard (QRIS) payment yang saat ini tengah direncanakan untuk diterapkan secara menyeluruh.

Di luar itu, perseroan juga memiliki sejumlah infrastruktur andalan dalam bentuk pusparagam yang merupakan hasil kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam bentuk elektronifikasi pajak dan pengelolaan keuangan daerah melingkupi Pembayaran PBB-P2, E-Channel Samsat (E-Samsat), Tabungan Samsat (T Samsat), Samsat Jawa Barat Ngabret/Bergerak Cepat (SAMSAT J'bret), Samsat Banten Hebat (SAMSAT), Internet Banking Corporate (IBC) dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).

Beriringan dengan itu, optimalisasi perambahan pasar yang juga senantiasa digenjot di berbagai daerah. Langkah tersebut dijalankan via strategi pembiayaan bagi pengusaha mikro yang kian ekspansif. Berdasarkan catatan perseroan, outstanding kredit mikro konsisten bertumbuh beberapa tahun terakhir.

Teranyar, sepanjang 2019 lalu bank bjb mencatatkan penyaluran pembiayaan mikro sebesar Rp5,8 triliun atau tumbuh 5,5 persen y-o-y. Upaya ini, didorong pula oleh siasat pemberdayaan agen bjb BiSA Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) sebagai mitra pemasaran sekaligus perpanjangan tangan perseroan yang melakukan edukasi produk-produk keuangan perbankan demi perluasan akses.

Dengan merujuk pada bekal infrastruktur dan langkah-langkah strategis yang telah dipersiapkan secara matang, Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB menilai optimisme yang berembus dari dalam tubuh perseroan sebagai sesuatu yang wajar. Diyakini perseroan bakal mampu menjaga tren pertumbuhan positif di tengah berbagai situasi dan kondisi yang bakal terjadi sepanjang tahun.

"Pada prinsipnya, kondisi internal perseroan telah siap menghadapi sekaligus mengonversi segala bentuk tantangan yang datang sebagai intervensi eksternal menjadi peluang untuk dimanfaatkan. Dalam praktiknya, kami senantiasa menjalankan usaha dengan asas kehati-hatian sekaligus berpegang teguh pada pedoman good corporate governance (GCG) sebagai pemandu jalan dalam mengakselerasi misi bank bjb dalam menorehkan pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan," kata Widi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank BJB Sepakati Kerja Sama dengan BKKBN Provinsi Jawa Barat

Bank BJB Sepakati Kerja Sama dengan BKKBN Provinsi Jawa Barat

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2020 | 18:37 WIB

Bandung BJB Tandamata Tampil Gemilang Kalahkan Popsivo Polwan

Bandung BJB Tandamata Tampil Gemilang Kalahkan Popsivo Polwan

Sport | Senin, 02 Maret 2020 | 09:29 WIB

Laba Rp 1,56 Triliun, Bank BJB Mencatat Kinerja Positif Sepanjang 2019

Laba Rp 1,56 Triliun, Bank BJB Mencatat Kinerja Positif Sepanjang 2019

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2020 | 19:39 WIB

Bank BJB Bantu Wujudkan Harapan Para Difabel di Jawa Barat

Bank BJB Bantu Wujudkan Harapan Para Difabel di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2020 | 10:05 WIB

Tingkatkan Kesadaran, Insan Bank BJB Dibekali Pengetahuan tentang Covid-19

Tingkatkan Kesadaran, Insan Bank BJB Dibekali Pengetahuan tentang Covid-19

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 13:54 WIB

Bank BJB, SAS Hospitality, dan PT SAP Kerja Sama Penyaluran KUR Mikro

Bank BJB, SAS Hospitality, dan PT SAP Kerja Sama Penyaluran KUR Mikro

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2020 | 11:07 WIB

Terkini

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB