Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Presiden Jokowi dan 3 Menterinya Dapat Rapor Merah soal Penanganan Covid-19

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 26 April 2020 | 13:52 WIB
Presiden Jokowi dan 3 Menterinya Dapat Rapor Merah soal Penanganan Covid-19
Presiden Jokowi. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Presiden Jokowi mendapat rapor merah soal penanganan mewabahnya virus corona atau Covid-19 di tanah air. Rapor merah tersebut setelah Institute for Development of Economics and Finance (Indef) melakukan riset big data di media sosial khususnya twitter soal respons masyarakat terhadap penangan Covid-19 oleh pemerintah.

"Dari sekitar 22.574 perbincangan di twitter, sekitar 88 persen masyarakat memiliki sentimen negatif," kata peneliti Indef Datalyst Center, Imam Maulana dalam konferensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Minggu (26/4/2020).

Adapun topik utama perbincangan dalam media sosial tersebut adalah soal Kartu Prakerja dan simpang siurnya kebijakan yang diambil Pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Sementara ekonom senior Indef Didik J Rachbini dalam kesempatan yang sama mengatakan, riset big data ini dilakukan Indef dengan sangat hati-hati dengan menghilangkan seluruh akun-akun buzzer politik.

"Riset big data ini berbeda dengan survei. Riset big data terkait orang dan akun-akun yang jumlahnya banyak. Umar dan Imam (peneliti Indef Datalyst Center) sudah menghilangkan buzzer-buzzernya," kata Didik.

Didik pun mengatakan perbincangan bernada negatif di media sosial tersebut harus jadi cerminan untuk pemerintah agar melakukan penanganan virus corona lebih baik lagi.

"Ini cermin bagi pemerintah agar lebih solid ke depan sehingga bisa berhasil dalam mengatasi Covid-19. Salah kata-kata menjadi tidak tegas terutama mudik akan menimbulkan efek kepada nyawa orang," kata Didik.

Sementara dari hasil riset Big Data tersebut selain Jokowi adalah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dengan 6.895 perbincangan dan 81 persen sentimen negatif.

Setelah Yasonna, ada nama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dengan 2.384 perbincangan dan 76 persen sentimen negatif.

baca juga

Di posisi keempat terbesar adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan 1.167 perbincangan.

Meski di posisi keempat, Luhut yang kini juga menjabat sebagai Plt Menteri Perhubungan ini mendapat sentimen negatif tertinggi kedua setelah Jokowi, dengan 86 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Kaesang Pangarep Anak Presiden Jokowi Diserang Hoaks

Bisnis Kaesang Pangarep Anak Presiden Jokowi Diserang Hoaks

Bisnis | Minggu, 26 April 2020 | 13:00 WIB

Jokowi Sebut Cuaca Panas Bikin Virus Corona Cepat Mati

Jokowi Sebut Cuaca Panas Bikin Virus Corona Cepat Mati

News | Jum'at, 24 April 2020 | 19:29 WIB

Dua CEO Tinggalkan Istana, Ombudsman Minta Jokowi Evaluasi Stafsus Milenial

Dua CEO Tinggalkan Istana, Ombudsman Minta Jokowi Evaluasi Stafsus Milenial

News | Jum'at, 24 April 2020 | 17:06 WIB

Terkini

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:09 WIB

Aturan Baru Komisi Ojol Resmi Berlaku, Penumpang Siap-siap Bayar Lebih Mahal

Aturan Baru Komisi Ojol Resmi Berlaku, Penumpang Siap-siap Bayar Lebih Mahal

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:05 WIB

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:56 WIB

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:45 WIB

Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:27 WIB

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:27 WIB

Di Balik Mundurnya Dirut Pos Indonesia, Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan Keuangan

Di Balik Mundurnya Dirut Pos Indonesia, Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:08 WIB

Pasokan Minyak Global Kembali Melimpah, Kapan Harga BBM Turun?

Pasokan Minyak Global Kembali Melimpah, Kapan Harga BBM Turun?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:01 WIB

2 Kategori Penjual Shopee yang Bakal Kena Pajak 0,5% Mulai Agustus 2026

2 Kategori Penjual Shopee yang Bakal Kena Pajak 0,5% Mulai Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:56 WIB

×