Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Meski Pandemi, Siswa Batch VI P2TIM Teluk Bintuni Akhirnya Berhasil

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:20 WIB
Meski Pandemi, Siswa Batch VI P2TIM Teluk Bintuni Akhirnya Berhasil
Siswa Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM).

Suara.com - Batch atau angkatan keenam siswa Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM) pada 19/8/2020 akhirnya dilepas dengan seremonial yang cukup mengharukan.

94 siswa yang menjalani pelatihan terlama selama kurang lebih 6 bulan, akhirnya dilepas sebagai Pasukan Elit Angkatan Enam Tangguh (PLANET).

Ketangguhan mereka teruji karena harus menjalani pelatihan yang tertunda dan dikarantina selama dua bulan akibat adanya pandemi covid-19 pada bulan Mei 2020 lalu. Kelegaan terpancar dari wajah-wajah yang letih.

Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT, yang hadir untuk memberikan sambutan, memberikan apresiasi besar kepada angkatan ini karena ketabahan serta dedikasi mereka yang memilih bertahan di tengah pandemi, daripada mundur di tengah jalan.

Bupati Petrus pada sambutannya mengatakan pentingnya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Teluk Bintuni.

“Ibarat lagu yang pernah dinyanyikan oleh Franky Sahilatua, ‘kita berenang di telaga minyak, kita tidur di atas emas, tapi kita hanya berjualan pinang’ penggalan lagu ini kalau saya dengar, itu hati sakit sekali. Saya menangis. Untuk itulah dedikasi kami untuk terus membangun SDM di Teluk Bintuni, agar apa? Agar kita bisa menjadi tuan di tanah sendiri,” ujar Bupati Petrus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/8/2020).

Potensi sumber daya alam yang begitu besar di Teluk Bintuni membutuhkan anak-anak Teluk, bukan hanya Orang Asli Papua (OAP) dari Tujuh Suku Bintuni, namun juga OAP dan Nusantara sebagai bagian dari masyarakat Teluk Bintuni yang harus mendapatkan prioritas lapangan kerja.

“Pemerintah daerah membangun P2TIM dengan menggandeng Petrotekno itu untuk mempersiapkan anak-anak kita sendiri supaya bisa berkontribusi dalam industri yang akan semakin masif di Bintuni. Setelah ini akan ada Genting Oil yang beroperasi di sini, dan itu akan butuh anak-anak Bintuni yang kompeten, untuk bisa mengambil bagian di dalam.

Bukan hanya di LNG Tangguh, anak-anak P2TIM itu bisa dikaryakan ke luar daerah, misalnya di Supercrane Jakarta bangun Tol Jagorawi itu, ada 33 anak lulusan P2TIM yang bekerja di sana.

baca juga

"Kalau dulu mereka bilang orang Jakarta datang bangun Papua, sekarang sudah lain zamannya, Orang Papua ke Jakarta untuk bangun Jakarta,” imbuh Bupati Petrus.

“Selain itu, saya dan dinas-dinas terkait akan terus mengawasi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bintuni ini, agar mereka akan terus memberi prioritas kepada anak-anak Teluk untuk dipekerjakan. Jangan sampai mereka kemudian diam-diam mempekerjakan orang dari luar," ucapnya.

Anak-anak Teluk Bintuni dinilai sudah mampu dan memiliki kompetensi. Yang di Pusat Pelatihan Petrotekno di Ciloto, ada berapa lulusan Teluk Bintuni yang sudah mampu menjadi operator di LNG Tangguh.

"Ini membuktikan kompetensi kita. Jadi adik-adik, proficiat untuk kalian. Kita harus bisa bangun Teluk Bintuni,” lanjut Bupati Petrus.

Yulius Farani, Project Manager Petrotekno mengingatkan tentang kemampuan anak-anak Teluk Bintuni yang semakin hari semakin moncer di dunia industri.

“Adik-adik harus sadar, kalau kalian itu punya kemampuan, cuman kalian tidak sadari itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cetak SDM Papua Unggul dan Berdaya Saing melalui Beasiswa Pemprov 2020

Cetak SDM Papua Unggul dan Berdaya Saing melalui Beasiswa Pemprov 2020

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:11 WIB

Mendikbud Minta Semua Pihak Gotong Royong Wujudkan SDM Unggul

Mendikbud Minta Semua Pihak Gotong Royong Wujudkan SDM Unggul

News | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:29 WIB

Standar Kompetensi Kerja Nasional Mampu Ciptakan SDM Berdaya Saing

Standar Kompetensi Kerja Nasional Mampu Ciptakan SDM Berdaya Saing

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:15 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×