Dulu Naik Pohon Cari Sinyal, Kini Warga Flores Timur Bisa Internetan dari Desa

Vania Rossa

Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:30 WIB
Dulu Naik Pohon Cari Sinyal, Kini Warga Flores Timur Bisa Internetan dari Desa
BAKTI Media Connect 2026. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Warga Flores Timur sebelumnya harus berjalan jauh dan memanjat pohon demi mendapatkan sinyal telekomunikasi.
  • BAKTI membangun enam BTS dan menyediakan akses internet untuk sekolah, fasilitas kesehatan, serta pemerintahan di Flores Timur.
  • Akses internet kini mendukung pendidikan, pengiriman laporan, serta meningkatkan peluang ekonomi masyarakat desa di wilayah 3T.

Suara.com - Ada masa ketika mendapatkan sinyal telekomunikasi menjadi perjuangan tersendiri bagi warga di wilayah pelosok Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bukan sekadar berjalan jauh atau mengendarai sepeda motor, sebagian warga bahkan harus memanjat pohon demi menangkap sinyal.

Kepala Dinas Kominfo Flores Timur Silvester Suban Toa Kabelen mengatakan kondisi tersebut terjadi sebelum konektivitas melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) hadir di sejumlah wilayah.

“Masyarakat kami atau teman-teman di sekolah, bahkan fasilitas kesehatan, Puskesmas, Pustu, harus menjangkau berkilometer-kilometer jarak untuk mendapatkan tempat bersinyal sehingga bisa mengakses informasi, memberikan laporan, menyampaikan data,” ujar Silvester dalam agenda BAKTI Media Connect 2026 di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Kondisi geografis Flores Timur yang terdiri atas wilayah kepulauan dan pegunungan membuat akses telekomunikasi tidak mudah. Ketika sinyal tidak tersedia di permukaan tanah, warga mencari lokasi yang dianggap lebih memungkinkan untuk mendapatkan jaringan.

“Kadang naik pohon karena di bawah tidak ada sinyal, jadi harus naik pohon,” kata Silvester.

Kini, kondisi tersebut perlahan berubah. BAKTI telah membangun enam BTS di Flores Timur serta membantu sekitar 262 akses internet yang dimanfaatkan di fasilitas pemerintahan, desa, sekolah, hingga fasilitas kesehatan.

Perubahan tidak hanya dirasakan warga untuk berkomunikasi, tetapi juga oleh pemerintah daerah dan layanan publik. Akses internet membuat sekolah dan fasilitas kesehatan dapat mengirimkan data serta laporan tanpa harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mencari jaringan.

Di sektor pendidikan, misalnya, Kepala SMAN 1 Titehena Konradus Kudarto mengatakan internet kini menjadi bagian penting dari aktivitas sekolah, mulai dari administrasi hingga pelaksanaan asesmen.

Namun, tersedianya jaringan juga menghadirkan kebutuhan baru. Sekolah kini membutuhkan kapasitas internet yang lebih besar agar konektivitas dapat digunakan secara optimal ketika ratusan siswa mengakses sistem secara bersamaan.

baca juga

“Saya datang dengan harapan besar supaya ada peningkatan kapasitasnya. Sudah ada di lapangan, tapi ada sesuatu yang harus dibenahi supaya itu bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Konradus mencontohkan, saat asesmen berlangsung, sekitar 450 siswa bersama 50 guru dan pengawas dapat menggunakan jaringan secara bersamaan. Artinya, tantangan di daerah tersebut mulai bergeser, dari sekadar mendapatkan sinyal menjadi memastikan kapasitas jaringan mampu menopang kebutuhan digital masyarakat.

Pengalaman Flores Timur menjadi gambaran dampak pembangunan infrastruktur konektivitas di wilayah 3T. BAKTI mengelola sejumlah infrastruktur, mulai dari Satelit Republik Indonesia (Satria-1), Palapa Ring, BAKTI AKSI hingga BAKTI SINYAL.

Satria-1 berkapasitas 150 Gbps dan sejak 2024 mendukung konektivitas fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, kantor pemerintahan, serta pos TNI/Polri di wilayah 3T.

Direktur Utama BAKTI Komdigi Fadhilah Mathar mengatakan keberadaan Satria-1 memungkinkan BAKTI menggabungkan jaringan terestrial dan non-terestrial untuk mempercepat perluasan konektivitas ke wilayah yang sulit dijangkau.

“Hal lain yang membuat kami dapat mempercepat penggelaran konektivitas digital itu adalah kehadiran Satria-I. Kehadiran Satria-I ini membuat kita bisa menggabungkan solusi terestrial dengan solusi non-terestrial pada saat wilayah-wilayah itu memang masih sangat sulit,” kata Indah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Cuman 40 Ribuan, Internet  Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×