Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Disabilitas Jadi Lebih Produktif di Kampung Aren Besutan Pupuk Kaltim

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 September 2020 | 09:44 WIB
Disabilitas Jadi Lebih Produktif di Kampung Aren Besutan Pupuk Kaltim
Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas. (Dok: Pupuk Kaltim)

Suara.com - Pupuk Kaltim meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2020 kategori Social Empowerment, melalui program Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas. Penganugerahan berlangsung secara virtual pada 23 September 2020.

Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas sebagai pengembangan program Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda, secara perlahan dinilai mampu memberi dampak positif dan perubahan signifikan bagi masyarakat di RT.22 Kelurahan Api-Api, Bontang Utara.

Utamanya menjadikan Kampung Aren sebagai kawasan inklusi, melalui pembangunan berbasis masyarakat yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengungkapkan program ini merupakan inovasi sosial dari Pupuk Kaltim, yang menitikberatkan pada aspek kohesifitas antara masyarakat dengan penyandang disabilitas, melalui pembangunan lingkungan yang produktif di berbagai sektor.

Inisiasi ini melihat kecenderungan masyarakat yang masih memandang sebelah mata penyandang disabilitas, karena dinilai tidak mampu produktif dan mandiri.

Hal itu terbantah dengan berkembangnya unit usaha Inbis Permata Bunda, yang melahirkan puluhan enterpreneur muda dari penyandang disabilitas pada 12 sektor usaha yang dijalankan.

Guna memberi manfaat yang lebih luas, penyandang disabilitas didorong untuk mampu berinteraksi dan menjalankan aktivitas bersama masyarakat sekitar, dengan sejumlah pengembangan yang kini juga mulai dirasakan manfaatnya, baik dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Kohesifitas atau persaudaraan antara elemen masyarakat dengan teman-teman disabilitas di Inbis kini terbangun dengan baik, serta saling membahu untuk kemajuan bersama. Tidak lagi ada konflik seperti awal program digagas,” ujar Rahmad Pribadi.

Agar fokus dalam pembinaan, gagasan Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas dijabarkan melalui 10 titik emas dengan target realisasi 100% di akhir 2021, sesuai roadmap dan tahapan pengembangan program, di antaranya Gate Entrance, Early Warning dan Emergency Sytem sebagai mitigasi bencana banjir, Aren Farm (Pusat Interaksi Warga), Rumah Bibit, Komposter dan Bank Sampah, Mushola Ramah Disabilitas, Main Road Spot, Pusat Wirausaha Warga, Pusat Ujicoba Sumur Resapan, Spot Foto Tematik, serta unit usaha utama Inbis Permata Bunda.

baca juga

“Saat ini sudah ada 7 titik emas yang teralisasi dan berjalan optimal. Pengembangan terus dilaksanakan agar kawasan inklusi di Kampung Aren terealisasi 100% sesuai target,” tambah Rahmad Pribadi.

Melalui 10 titik emas, Kampung Aren disiapkan sebagai kawasan wisata inklusi, berupa wisata edukasi dengan orientasi kolektif.

Seluruh titik emas akan terintegrasi mulai pintu masuk, serta menjadi kesatuan perwujudan kolaborasi aktif antara penyandang disabilitas dengan masyarakat sekitar, sehingga menjadi gambaran utuh percontohan kawasan inklusi dengan beragam program yang dijalankan.

“Pengunjung yang datang bisa melihat tata kelola kampung atau belajar pembibitan dan hidroponik, belajar mitigasi bencana dan lainnya, hingga bisa memahami keseluruhan konsep ramah disabilitas yang ada di Kampung Aren,” terang Rahmad Pribadi.

Pimpinan Inbis Permata Bunda Anggi V. Goenadi, menyebut penghargaan AREA 2020 sebagai motivasi dan pemacu semangat dalam mewujudkan kawasan inklusi yang dijabarkan pada 10 titik emas Kampung Aren Berdaya Ramah Disabilitas.

Melalui dukungan dan kontribusi Pupuk Kaltim secara bertahap, pihaknya terus fokus melakukan pembenahan sosial, lingkungan dan ekonomi dalam mewujudkan kemandirian warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Ajak Masyarakat Peduli Hak-hak Penyandang Disabilitas

Mensos Ajak Masyarakat Peduli Hak-hak Penyandang Disabilitas

News | Kamis, 17 September 2020 | 08:18 WIB

Padahal Sudah 10 Kali Kawin, Pria Beranak 4 Gagahi Gadis Disabilitas Mental

Padahal Sudah 10 Kali Kawin, Pria Beranak 4 Gagahi Gadis Disabilitas Mental

Banten | Rabu, 16 September 2020 | 07:05 WIB

Nikahi Pria Disabilitas, Wanita Ini Dituduh Pura-Pura Cinta demi Uang

Nikahi Pria Disabilitas, Wanita Ini Dituduh Pura-Pura Cinta demi Uang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

×