Mengulik Adaptasi Bisnis Restoran di Kala Perpanjangan PPKM Skala Mikro

Iwan Supriyatna

Kamis, 11 Februari 2021 | 09:01 WIB
Mengulik Adaptasi Bisnis Restoran di Kala Perpanjangan PPKM Skala Mikro
Ilustrasi restoran (Pixabay Free Photos)

Suara.com - Pemerintah secara resmi mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro mulai dari 9 Februari hingga 22 Februari 2021 yang diterapkan di tujuh provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Langkah ini diambil karena PPKM yang sudah berlaku sebelumnya dianggap tidak efektif.

Tak ayal kebijakan ini semakin memukul beberapa industri terdampak, terutama bisnis restoran.

Bahkan menurut Ketua Badan Pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHR), Sustrisno Iwantono, sepanjang tahun 2020 sebanyak 1.033 restoran di Indonesia resmi tutup secara permanen.

Meskipun PPKM Skala Mikro ini ada sedikit perubahan terkait jam operasional mal dan restoran yang diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 dari sebelumnya di pukul 20.00, ditambah adanya kelonggaran dimana tamu yang dine-in dapat mencapai maksimal 50 persen dari total kapasitas restoran, tetap saja kebijakan ini dirasakan sangat berat bagi para pelaku usaha F&B (Food and Beverages).

Grant Thornton mengevaluasi perkembangan industri ini terkait kondisi dan tren yang berkembang dalam industri restoran secara umum pada masa sebelum dan selama pandemi terjadi.

Analisa ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru terhadap pelaku bisnis restoran dan F&B di Indonesia untuk menentukan strategi bisnis untuk mengantisipasi jika PPKM mikro Jawa-Bali ini terus berlaku.

Tantangan Nyata Industri F&B

Sebelum pandemi COVID-19 melanda dunia, industri restoran sebenarnya juga telah menghadapi berbagai tantangan seperti pemberlakuan kenaikan upah wajib minimum hingga ketidakstabilan harga bahan baku di pasar yang tentunya berpengaruh terhadap beban operasional perusahaan.

baca juga

Perubahan perilaku konsumen dengan hadirnya berbagai platform delivery online juga menghadirkan tantangan bagi pelaku usaha yang selama ini mengandalkan konsumen hanya dari pesanan dine-in saja.

Jika adaptasi tidak dilakukan secara cepat dan tepat bukan tidak mungkin usaha yang telah dibangun sekian lama tidak dapat bertahan.

“Dampak COVID-19 ini memang meningkatkan tantangan yang telah dihadapi industri restoran sebelum pandemi. Namun jika pelaku usaha dapat mengimplementasikan strategi dengan tepat mereka akan dapat melewati pandemi ini dengan baik,” kata Johanna Gani, CEO/Managing Partner Grant Thornton Indonesia, Kamis (11/2/2021).

“Semakin awal pelaku usaha dapat mengidentifikasi outlet dengan kinerja terbaik, akan semakin aman. Kami selalu mengatakan ini kepada klien kami terlepas mereka berasal dari industri ritel baik restoran ataupun non-restoran. Untuk itu diperlukan reviu secara berkala atas kebutuhan akan kas serta analisa atas pendapatan dan laba kotor yang dapat dihasilkan dari masing-masing outlet, sehingga pelaku usaha dapat mengambil keputusan yang tepat dan cepat untuk dapat bertahan di situasi pandemi ini,” Johanna menambahkan.

Teknologi Memegang Peranan Vital

Pesatnya kemajuan teknologi dapat membantu berjalannya bisnis restoran di masa pandemi ini dimana segalanya dilakukan tanpa sentuhan maupun kontak langsung.

Sehingga pelaku usaha restoran perlu memanfaatkan berbagai teknologi dalam operasional sehari-hari.

Menu digital menjadi salah satu kewajiban, dimana kini pengunjung tinggal melakukan scan QR-code untuk mengakses menu yang ingin dipilih, sehingga risiko tinggi kontak dengan buku menu dapat diminimalisir.

Pembayaran cashless juga menjadi opsi utama untuk mengurangi kontak dengan mesin EDC (Electronic Data Capture).

Tingginya pesanan melalui layanan antar yang didukung kemudahan akses melalui platform online delivery juga diperkirakan akan tumbuh signifikan sepanjang tahun karena memungkinkan pelanggan untuk mengkonsumsi makanan favorit mereka tanpa harus berinteraksi langsung di dalam restoran dengan banyak orang.

Maraknya promo serta ditambahnya fitur mengambil pesanan makanan sendiri di restoran (self pick-up) juga menjadi salah satu faktor pertimbangan tingginya konsumsi makanan melalui platform online delivery.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Ocha Korea, Pria Ini Syok Berat Minum Ini Saat di Restoran AYCE

Dikira Ocha Korea, Pria Ini Syok Berat Minum Ini Saat di Restoran AYCE

Lifestyle | Minggu, 07 Februari 2021 | 12:17 WIB

Hal Ini Dikhawatirkan Pengusaha Hotel dan Restoran Jika Jakarta Lockdown

Hal Ini Dikhawatirkan Pengusaha Hotel dan Restoran Jika Jakarta Lockdown

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:13 WIB

Pengusaha Hotel dan Restoran di Kota Makassar Ancam Tak Mau Bayar Pajak

Pengusaha Hotel dan Restoran di Kota Makassar Ancam Tak Mau Bayar Pajak

Sulsel | Rabu, 03 Februari 2021 | 18:50 WIB

Terkini

Deretan Mobil LCGC Terlaris yang Masih Diburu Konsumen

Deretan Mobil LCGC Terlaris yang Masih Diburu Konsumen

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Gandeng Produser Peraih Grammy, Psychic Fever Siap Lepas Landas Lewat Album Different

Gandeng Produser Peraih Grammy, Psychic Fever Siap Lepas Landas Lewat Album Different

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Dulunya Dapur, Ruko yang Meledak di Pasar Cimanggis Jadi Tempat Suplai Buah MBG

Dulunya Dapur, Ruko yang Meledak di Pasar Cimanggis Jadi Tempat Suplai Buah MBG

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kulit Berminyak dan Kusam? Ini 4 Rekomendasi Sunscreen Anti-Lengket Bikin Auto Glowing!

Kulit Berminyak dan Kusam? Ini 4 Rekomendasi Sunscreen Anti-Lengket Bikin Auto Glowing!

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda

Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:43 WIB

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar Sebagai Direktur Utama PLN

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar Sebagai Direktur Utama PLN

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Dipanggil KPK Terkait Korupsi ATR/BPN, Nusron Wahid Belum Tampak hingga Siang Ini

Dipanggil KPK Terkait Korupsi ATR/BPN, Nusron Wahid Belum Tampak hingga Siang Ini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Survei SMRC Ungkap Potret Kapabilitas Tokoh Menuju 2029: Mahfud MD Teratas, Skor Prabowo di Bawah 6

Survei SMRC Ungkap Potret Kapabilitas Tokoh Menuju 2029: Mahfud MD Teratas, Skor Prabowo di Bawah 6

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:37 WIB

6 Cara Membedakan Pensil Alis Viva Asli dan Palsu, Cek Warna hingga Kode Produk

6 Cara Membedakan Pensil Alis Viva Asli dan Palsu, Cek Warna hingga Kode Produk

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Bukan Sekadar Tarik Tunai, Agen BRILink Ikut Jadi Ujung Tombak Melek Keamanan Transaksi

Bukan Sekadar Tarik Tunai, Agen BRILink Ikut Jadi Ujung Tombak Melek Keamanan Transaksi

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×