Basuki Hadimuljono : Program Padat Karya Penting untuk Kurangi Pengangguran

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 02 April 2021 | 17:50 WIB
Basuki Hadimuljono : Program Padat Karya Penting untuk Kurangi Pengangguran
Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, Padat Karya Tunai sangat penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, pembangunan infrastruktur padat karya juga bertujuan mengurangi pengangguran.

“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah, agar menghuni rumah yang layak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah,” ujarnya.

Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)
Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)

Untuk itulah, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan terus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni dalam Program Sejuta Rumah. Salah satunya di Sumatera Selatan. 

Direktur Jenderal Perumahan, Khalawi Abdul Hamid menyampaikan, pelaksanaan Program Bantuan Stimulan perumahan Swadaya (BSPS) di Sumsel dilaksanakan dengan skema padat karya dan nantinya harus terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta berkolaborasi dengan program pemberdayaan lainnya untuk kebutuhan sanitasi seperti MCK dan air bersih.

Berdasarkan data yang dimiliki Ditjen Perumahan, pada 2020, PUPR menyalurkan Program BSPS di Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 7.200 unit. Bantuan tersebut tersebar di 15 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Banyuasin ( 661 unit) , Kabupaten Musi Banyuasin ( 250 unit), Kabupaten OKI ( 904 unit), Kabupaten Ogan Ilir ( 205 unit), Kabupaten Pali ( 522 unit), dan Kabupaten Muara Enim ( 452 unit).

Selain itu, Kabupaten Lahat ( 274 unit), Kabupaten OKU ( 200 unit), Kabupaten OKU Timur ( 253 unit), Kabupaten OKU Selatan ( 365 unit), Kabupaten Musi Rawas ( 500 unit), Kabupaten Empat Lawang ( 790 unit), Kota Palembang (1175 unit), Kota Pagaralam (199 unit), dan Kota Prabumulih (450 unit).

“Total anggaran Program BSPS di Provinsi Sumsel sekitar Rp 126 miliar,”  terangnya.

Melalui Program BSPS, imbuhnya, masyarakat di berbagai daerah telah merasakan manfaatnya. Program BSPS dilaksanakan sebagai wujud nyata pemerintah hadir untuk memberikan bantuan bagi MBR untuk membangun/memperbaiki rumahnya secara swadaya, meskipun dengan dana stimulan yang terbatas.

Pengusulan calon penerima Program BSPS dilakukan oleh pemda kabupaten/kota, dengan melampirkan lokasi (nama desa/kelurahan), yang dilengkapi dengan jumlah rumah tidak layak huni dan jumlah kebutuhan kekurangan rumah di lokasi tersebut. Adapun kriteria calon penerima BSPS antara lain, warga negara Indonesia yang sudah berkeluarga, memiliki atau menguasai tanah (dikuasai secara fisik dan memiliki legalitas), tanah tidak dalam sengketa dan lokasi tanah sesuai tata ruang wilayah.

Selain itu, belum memiliki rumah, atau memiliki dan menempati rumah satu-satunya dengan kondisi tidak layak huni, belum pernah memperoleh BSPS dari pemerintah pusat, berpenghasilan paling banyak senilai upah minimum provinsi setempat, diutamakan yang telah memiliki keswadayaan dan berencana membangun atau meningkatkan kualitas rumahnya;

baca juga

“Bila masyarakat memenuhi kriteria di atas, silakan melapor kepada desa/kelurahan setempat untuk dicatat atau diusulkan kepada dinas perumahan kabupaten/kota. Dinas perumahan akan merekap usulan atau hasil pendataan dari tiap desa/kelurahan untuk diusulkan kepada Kementerian PUPR,” tandasnya.

Salah satu penerima bantuan Program BSPS di Sumsel, Sudirmanto (49), warga Kelurahan Kemang Manis, yang kesehariannya berprofesi sebagai buruh harian merasa bahagia memiliki rumah yang layak huni.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR karena program BSPS sekarang saya dan keluarga dapat menempati hunian yang lebih nyaman dan aman,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni

Ada 44 Unit, Rusun ASN di Tanjung Selor Siap Dihuni

News | Jum'at, 02 April 2021 | 07:40 WIB

Proyek Jembatan Batam-Bintan Bakal Ditawarkan Swasta Tahun Ini

Proyek Jembatan Batam-Bintan Bakal Ditawarkan Swasta Tahun Ini

Batam | Kamis, 01 April 2021 | 10:50 WIB

Setor Rp 500 Juta, Anggota DPD RI Asal Lampung Berharap Dapat Proyek

Setor Rp 500 Juta, Anggota DPD RI Asal Lampung Berharap Dapat Proyek

Lampung | Kamis, 01 April 2021 | 09:54 WIB

PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai

PUPR Siapkan Rusus bagi Nelayan yang Rumahnya Terkena Abrasi Pantai

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 07:22 WIB

Untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Layak, Rantai Pasokan Perumahan harus Dijaga

Untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Layak, Rantai Pasokan Perumahan harus Dijaga

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 20:07 WIB

Tinjau Dua Ruas Tol Baru JORR II, Menteri PUPR Harap Segera Beroperasi

Tinjau Dua Ruas Tol Baru JORR II, Menteri PUPR Harap Segera Beroperasi

Jakarta | Rabu, 31 Maret 2021 | 03:05 WIB

Terkini

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

×