Petani di Sumut Serap Pupuk Subsidi hingga 30%

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Sabtu, 15 Mei 2021 | 13:33 WIB
Petani di Sumut Serap Pupuk Subsidi hingga 30%
Ilsutrasi pupuk. (Dok: Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat, pupuk subsidi oleh para petani di Sumatera Utara (Sumut) telah terserap hingga 30 persen hingga April 2021.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Jhoni Akim Purba mengatakan, hingga April 2021, penyerapan pupuk urea bersubsidi di Sumut sebesar 18,63 persen dari total alokasi sepanjang tahun yang sebanyak 154.916 ton.

Kemudian penyerapan SP36 sebesar 12,58 persen, NPK 23,67 persen, ZA 10,47 persen dan pupuk organik 19,73 persen dari total alokasi 19.918 ton. Angka ini membuktikan bahwa ketersediaan pupuk subsidi untuk para petani aman.

"Tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi. Penyerapan petani hingga April 2021 rata-rata sudah 30 persen," ujar Jhoni.

Jhoni menjelaskan, kalau pun ada gangguan, kemungkinan karena kios atau distributor belum menebus. Bisa juga petani belum menyerahkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

"Soal RDKK diakui jadi masalah khususnya di saat pilkada. Petani ragu dan tidak mau memberikan KTP dan kartu keluarga dengan alasan takut disalahgunakan untuk keperluan bakal calon kepala daerah. Yang pasti pupuk bersubsidi tidak langka, " tegas Jhoni.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, mengapresiasi penyerapan pupuk di Sumut. Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa SYL itu menegaskan, pengawasan dan pengawalan distribusi pupuk bersubsidi harus dilakukan bersama.

"Pupuk bersubsidi adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk membantu petani meningkatkan produktivitas untuk menjaga ketahanan pangan. Oleh karena itu, program ini harus sama-sama kita awasi dan kawal agar tepat sasaran," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy. Sebab, jumlah pupuk bersubsidi yang jumlahnya sangat terbatas ini, sangat membantu peningkatan produksi tanaman petani sehingga perlu dikawal semua pihak dalam proses distribusinya.

"Jumlah pupuk bersubsidi sangat terbatas. Oleh karena itu, pupuk subsidi sifatnya membantu petani. Kita pun mendistribusikannya secara tertutup dengan data di eRDKK," katanya.

Sarwo Edhy menambahkan, penerima pupuk bersubsidi sendiri sudah diatur dalam Permetan Nomor 49 tahun 2020.

"Dalam Permentan disebutkan, petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi adalah petani yang memiliki KTP, memiliki lahan maksimal 2 hektare, tergabung dalam kelompok tani, dan telah menyusun eRDKK," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Embung dan Dam Parit Jadi Solusi Masalah Kekurangan Air di Karawang

Embung dan Dam Parit Jadi Solusi Masalah Kekurangan Air di Karawang

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 17:05 WIB

Kepala BPS: Sektor Pertanian Konsisten Tumbuh Positif

Kepala BPS: Sektor Pertanian Konsisten Tumbuh Positif

Bisnis | Rabu, 05 Mei 2021 | 13:59 WIB

Nahas, Petani di Jombang Tewas Kesetrum Jebakan Tikus yang Dibuat Sendiri

Nahas, Petani di Jombang Tewas Kesetrum Jebakan Tikus yang Dibuat Sendiri

Malang | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:48 WIB

Tingkatkan Indeks Pertanaman, Petani di Karawang Gencarkan Program RJIT

Tingkatkan Indeks Pertanaman, Petani di Karawang Gencarkan Program RJIT

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:31 WIB

Kementan Sebut Food Estate Kalteng akan Jadi Kiblat Lumbung Pangan Nasional

Kementan Sebut Food Estate Kalteng akan Jadi Kiblat Lumbung Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:55 WIB

Bulog Sumut Beli 6.874 Ton Beras Petani

Bulog Sumut Beli 6.874 Ton Beras Petani

Sumut | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000  ATM & CRM

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:41 WIB

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:00 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB