alexametrics

Penggunaan Alsintan Percepat Waktu Panen Petani Bojongemas Bandung

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Penggunaan Alsintan Percepat Waktu Panen Petani Bojongemas Bandung
Alsintan. (Dok: Kementan)

Alsintan berperan untuk mendukung ketahanan pangan

Suara.com - Alat mesin pertanian (Alsintan) bantuan dari Kementerian Pertanian (Kemntan) betul-betul bermanfaat bagi para petani. Salah satu kelompok tani yang telah menerima manfaat dari alat tersebut adalah para petani di Bojongemas, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Berdasarkan pengakuan para petani di sana, alsintan bukan hanya mempermudah proses pengolahan lahan dan penanaman bibit, namun juga mempercepat waktu panen bagi para petani. Sebab, proses panen menggunakan alsintan lebih mudah, dibanding memanen secara manual. Selain itu, memanen menggunakan alsintan juga tidak memerlukan banyak orang untuk memanen, yang artinya alsintan juga berhasil menekan biaya produksi.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo berharap, kehadiran alsintan dapat saling dikombinasikan, sehingga bertani lebih efektif. Hal ini guna meningkatkan produksi, mengefisiensikan biaya dan tetap dapat menjadi lapangan kerja bagi buruh tani.

"Kami berharap mesin ini tidak menghilangkan pekerjaan buruh tani, tetapi dalam rangka melakukan percepatan saat musim panen serentak di semua daerah," ujar pria yang karib disapa SYL itu dalam keterangannya.

Baca Juga: Kementan Pastikan Stok Pupuk Pasca Lebaran Aman

Menurut SYL, alsintan memiliki peran penting dalam penyediaan pangan untuk mendukung ketahanan pangan. Baginya, penyediaan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia adalah hal yang penting dalam kerangka ketahanan pangan nasional.

"Dengan alsintan kita ingin memastikan penyediaan pangan tidak terkendala. KIta juga berharap petani bisa memaksimalkan peran alsintan untuk mendukung pertanian yang maju, mandiri, dan modern," harapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menjelaskan, alsintan merupakan bantuan dari pemerintah sebagai stimulus yang ditujukkan bagi kelompok tani agar dapat dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan kapasitas kerjanya.

"Bantuan alsintan ini akan diberikan ke daerah-daerah sentra tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Bantuan alsintan tahun anggaran 2021 ini sudah termasuk untuk mendukung program food estate," terang Sarwo Edhy.

Bantuan alsintan pra panen diharapkan akan sangat membantu percepatan pengolahan lahan pertanian sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian.

Baca Juga: Tingkatkan Ekonomi Petani di Lahat, Kementan Rehabilitasi Jaringan Irigasi

Sarwo Edhy berkomitmen untuk menggenjot produktivitas pertanian di tahun 2021. Untuk mendukung hal tersebut, Kementan telah menyiapkan alokasi alsintan untuk mendukung pertanian tersebut yang terdiri dari Cultivator, Hand Sprayer, Pompa Air, Rice Transplanter, Traktor Roda Dua Traktor Roda Empat.

Komentar