Penggunaan Alsintan Percepat Waktu Panen Petani Bojongemas Bandung

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:07 WIB
Penggunaan Alsintan Percepat Waktu Panen Petani Bojongemas Bandung
Alsintan. (Dok: Kementan)

Suara.com - Alat mesin pertanian (Alsintan) bantuan dari Kementerian Pertanian (Kemntan) betul-betul bermanfaat bagi para petani. Salah satu kelompok tani yang telah menerima manfaat dari alat tersebut adalah para petani di Bojongemas, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Berdasarkan pengakuan para petani di sana, alsintan bukan hanya mempermudah proses pengolahan lahan dan penanaman bibit, namun juga mempercepat waktu panen bagi para petani. Sebab, proses panen menggunakan alsintan lebih mudah, dibanding memanen secara manual. Selain itu, memanen menggunakan alsintan juga tidak memerlukan banyak orang untuk memanen, yang artinya alsintan juga berhasil menekan biaya produksi.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo berharap, kehadiran alsintan dapat saling dikombinasikan, sehingga bertani lebih efektif. Hal ini guna meningkatkan produksi, mengefisiensikan biaya dan tetap dapat menjadi lapangan kerja bagi buruh tani.

"Kami berharap mesin ini tidak menghilangkan pekerjaan buruh tani, tetapi dalam rangka melakukan percepatan saat musim panen serentak di semua daerah," ujar pria yang karib disapa SYL itu dalam keterangannya.

Menurut SYL, alsintan memiliki peran penting dalam penyediaan pangan untuk mendukung ketahanan pangan. Baginya, penyediaan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia adalah hal yang penting dalam kerangka ketahanan pangan nasional.

"Dengan alsintan kita ingin memastikan penyediaan pangan tidak terkendala. KIta juga berharap petani bisa memaksimalkan peran alsintan untuk mendukung pertanian yang maju, mandiri, dan modern," harapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menjelaskan, alsintan merupakan bantuan dari pemerintah sebagai stimulus yang ditujukkan bagi kelompok tani agar dapat dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan kapasitas kerjanya.

"Bantuan alsintan ini akan diberikan ke daerah-daerah sentra tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Bantuan alsintan tahun anggaran 2021 ini sudah termasuk untuk mendukung program food estate," terang Sarwo Edhy.

Bantuan alsintan pra panen diharapkan akan sangat membantu percepatan pengolahan lahan pertanian sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian.

Sarwo Edhy berkomitmen untuk menggenjot produktivitas pertanian di tahun 2021. Untuk mendukung hal tersebut, Kementan telah menyiapkan alokasi alsintan untuk mendukung pertanian tersebut yang terdiri dari Cultivator, Hand Sprayer, Pompa Air, Rice Transplanter, Traktor Roda Dua Traktor Roda Empat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Indeks Pertanaman, Petani di Karawang Gencarkan Program RJIT

Tingkatkan Indeks Pertanaman, Petani di Karawang Gencarkan Program RJIT

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:31 WIB

Kementan Sebut Food Estate Kalteng akan Jadi Kiblat Lumbung Pangan Nasional

Kementan Sebut Food Estate Kalteng akan Jadi Kiblat Lumbung Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:55 WIB

Agar Ketersediaan Pangan Terjaga, Wapres Ajak Masyarakat untuk Bertani

Agar Ketersediaan Pangan Terjaga, Wapres Ajak Masyarakat untuk Bertani

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:17 WIB

800 H Sawah di Sulsel Kekeringan, Kementan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi

800 H Sawah di Sulsel Kekeringan, Kementan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi

Bisnis | Senin, 03 Mei 2021 | 09:34 WIB

IPB: Perkembangan Teknologi Pertanian Indonesia Saat Ini Jauh lebih Baik

IPB: Perkembangan Teknologi Pertanian Indonesia Saat Ini Jauh lebih Baik

Bisnis | Sabtu, 01 Mei 2021 | 20:24 WIB

Penuhi Janji Presiden, Mentan Serahkan Bantuan Alsintan di Indramayu

Penuhi Janji Presiden, Mentan Serahkan Bantuan Alsintan di Indramayu

Bisnis | Jum'at, 30 April 2021 | 20:15 WIB

Terkini

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB