Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Ekosis Dukung Lombok Utara dan Sumbawa Kembangkan Sektor Agribisnis

Iwan Supriyatna

Senin, 31 Mei 2021 | 07:38 WIB
Ekosis Dukung Lombok Utara dan Sumbawa Kembangkan Sektor Agribisnis
Kompak menggandeng start-up agribisnis Ekosis dan Bappenas untuk mendukung pengembangan usaha dan pembiayaan bagi UMKM.

Suara.com - KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan Kemitraan Pemerintah Autralia-Indonesia) menggandeng start-up agribisnis Ekosis dan Bappenas untuk mendukung pengembangan usaha dan pembiayaan bagi UMKM.

Beberapa waktu lalu, workshop diadakan bagi UMKM Lombok Utara dan Sumbawa. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Direktur Pengembangan UKM dan Koperasi Bappenas, Bussiness Development Specialist Ekosis, Direktur Utama PD. BPR NTB Sumbawa, Direktur BUMD, serta LED Koordinator KOMPAK.

Menurut Wakil Bupati Kab Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan, terdapat beberapa hasil alam yang potensial untuk dikembangkan di Lombok Utara, diantaranya cokelat, kopi, cengkeh, dan kacang mede.

Meskipun begitu, berbagai rintangan masih dihadapi oleh pelaku usaha, diantaranya distribusi yang sulit, pemasaran produk terbatas, hingga mutu yang perlu terstandarisasi agar berdaya saing. Hal inilah yang membuat banyak UMKM gulung tikar di masa pandemi.

Direktur Pengembangan Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi Kementerian PPN/Bappenas, Ahmad Dading Gunadi menyatakan, meskipun UMKM mendominasi jumlah penyerapan tenaga kerja di Indonesia, namun produktifitas UMKM masih perlu ditingkatkan. Faktanya, 90 persen pelaku UMKM belum memanfaatkan digital sebagai pemasaran.

Untuk mendukung pemasaran, Ekosis menyediakan platform jual beli khusus agribisnis yang memungkinkan UMKM terhubung langsung dengan pembeli secara digital. Pelaku usaha juga dapat mengajukan sertifikasi, konsultasi, ataupun pelatihan agar mutu dan kualitas produk terjamin. Selain itu, angkutan logistik maupun cold chain juga dapat langsung dipilih melalui aplikasi atau web Ekosis.

Menurut Felicia Yulie Mills, selaku Bussiness Development Specialist Ekosis, tak hanya dari segi pemasaran, Ekosis juga turut mendukung pelaku UMKM agar cepat bertubuh dan menambah kualitas dan kuantitas produksi dengan bantuan permodalan.

"Pelaku usaha yang aktif bertransaksi dan tercatat track record penjualannya di Ekosis akan berkesempatan untuk mengajukan pinjaman dari partner permodalan Ekosis yang terpercaya dan terdaftar di OJK. Pelaku usaha nantinya bisa memilih penyedia permodalan yang paling sesuai." tandas Felicia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Startup Agribisnis Ekosis Bantu Pemerintah Kembangkan UMKM

Startup Agribisnis Ekosis Bantu Pemerintah Kembangkan UMKM

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 15:47 WIB

Dinas Aceh Barat Gandeng Startup Ekosis untuk Bantu Kembangkan Agribisnis

Dinas Aceh Barat Gandeng Startup Ekosis untuk Bantu Kembangkan Agribisnis

Bisnis | Jum'at, 26 Maret 2021 | 10:06 WIB

Sektor Agribisnis Tetap Prospektif di Tahun 2021

Sektor Agribisnis Tetap Prospektif di Tahun 2021

Lampung | Kamis, 11 Maret 2021 | 11:22 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

×