Nilai Tukar Rupiah Melemah, Terdampak Pengetatan Stimulus Bank Sentral AS

M Nurhadi

Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:08 WIB
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Terdampak Pengetatan Stimulus Bank Sentral AS
Ilustrasi uang Rupiah (Antara)

Suara.com - Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Rabu sore ditutup melemah. Pelaku pasar saat ini tengah menanti petunjuk soal pengetatan stimulus atau tapering oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed).

Rupiah ditutup melemah lima poin atau 0,03 persen ke posisi Rp14.398 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.393 per dolar AS.

"Pergerakan rupiah hari ini hanya lebih ke teknikal. Tidak ada berita negatif dari domestik. Begitu halnya juga dengan dolar AS yang masih tertekan menjelang Jackson Hole," kata Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong, Rabu (25/8/2021).

Investor tengah mencermati agenda di simposium Jackson Hole Federal Reserve, yang berlangsung dari 26 hingga 28 Agustus. Perhatian tertuju pada kepastian dari jadwal pengurangan aset dan kenaikan suku bunga The Fed.

Dengan jumlah kasus yang semakin menyebar secara global, pejabat The Fed dapat menunda memulai pengurangan aset yang saat ini menjadi perhatian dari pelaku pasar.

Dari faktor internal, jumlah kasus harian COVID-19 pada Selasa (24/8) kembali meningkat setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh di bawah 10.000 kasus.

Kasus harian COVID-19 bertambah 19.106 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,01 juta kasus pada Selasa (24/8/2021).

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 1.038 kasus sehingga totalnya mencapai 128.252 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 35.082 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,61 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 273.750 kasus.

baca juga

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.405 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.395 per dolar AS hingga Rp14.413 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.408 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.391 per dolar AS. Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.410 per Dolar AS, Apa Penyebabnya?

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.410 per Dolar AS, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 25 Agustus 2021 | 09:25 WIB

Dolar AS Terjungkal, Harga Emas Dunia Bersinar Terang

Dolar AS Terjungkal, Harga Emas Dunia Bersinar Terang

Bisnis | Selasa, 24 Agustus 2021 | 08:06 WIB

Pergerakan Harga Emas Dunia Tertahan Penguatan Dolar AS

Pergerakan Harga Emas Dunia Tertahan Penguatan Dolar AS

Bisnis | Senin, 23 Agustus 2021 | 07:15 WIB

Penguatan Dolar AS Menekan Kenaikan Harga Emas

Penguatan Dolar AS Menekan Kenaikan Harga Emas

Bisnis | Senin, 02 Agustus 2021 | 09:09 WIB

Lebanon Jual Big Mac Termurah di Dunia karena Nilai Mata Uang Anjlok

Lebanon Jual Big Mac Termurah di Dunia karena Nilai Mata Uang Anjlok

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 12:09 WIB

Harga Saham dan Imbal Hasil Obligasi di AS Naik, Kilau Emas Dunia Memudar

Harga Saham dan Imbal Hasil Obligasi di AS Naik, Kilau Emas Dunia Memudar

Bisnis | Kamis, 22 Juli 2021 | 08:08 WIB

Terkini

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:43 WIB

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:14 WIB

×