Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Menkeu Sri Mulyani Bilang Pengemplang Dana BLBi Selalu Mangkir Ketika Dipanggil

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 17:39 WIB
Menkeu Sri Mulyani Bilang Pengemplang Dana BLBi Selalu Mangkir Ketika Dipanggil
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [Suara.com/Muhammad Fadil Djailani]

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sebelum pemerintah melakukan penyitaan aset para obligor dan debitur penikmat Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Pemerintah selalu melakukan langkah persuasif terlebih dahulu dengan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan, namun kata Sri Mulyani sebagian besar para obligor dan debitur tersebut selalu mangkir dari setiap pemanggilan yang dilakukan.

"Untuk beberapa pemanggilan oleh Tim Satgas BLBI, saya memahami sekarang ada beberapa obligor dan debitur yang sedang dipanggil. Ada yang langsung datang ada yang dibutuhkan sampai tiga kali pemanggilan," ucap Sri Mulyani dalam konfrensi pers, Jumat (27/6/2021).

Sri Mulyani pun menjelaskan, kalau ada niat baik dari obligor dan debitur tersebut, negara tentunya akan mengambil opsi-opsi terbaik dalam menyelesaikan masalah ini.

Namun, kata dia, jika tidak ada niat baik tentunya jalan terakhir adalah dengan mempublikasikan dan penyitaan atas aset yang dimiliki obligor dan debitur tersebut.

"Kalau ada niat baik dan ingin diselesaikan kita akan bahas dengan mereka. Tapi kalau udah dipanggil satu kali tidak ada respons dua kali tidak ada respons maka memang kami akan umumkan ke publik dan akan dilakukan langkah-langkah selanjutnya," paparnya.

Salah satu pihak yang mangkir dalam pemanggilan oleh satgas adalah Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Putra dari Presiden Kedua Indonesia, Soeharto itu dilaporkan telah mangkir dari panggilan Satuan Tugas (Satgas) BLBI sebanyak tiga kali.

Adapun Tommy memiliki kewajiban untuk menyelesaikan utang terhadap negara sebesar Rp 2.612.287.348.912,95. Tommy dipanggil sebagai pengurus PT Timor Putra Nasional.

baca juga

Selain Tommy, Satgas juga memanggil Ronny Hendrarto Ronowicaksono. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Desak penerima Dana BLBI Segera Kembalikan Uang ke Negara

Mahfud MD Desak penerima Dana BLBI Segera Kembalikan Uang ke Negara

Bisnis | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 17:25 WIB

Sri Mulyani Kejar Rp 110,45 Triliun Uang Negara

Sri Mulyani Kejar Rp 110,45 Triliun Uang Negara

Sulsel | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 16:40 WIB

Satgas BLBI Sita 49 Aset Tanah Milik Pengemplang Dana

Satgas BLBI Sita 49 Aset Tanah Milik Pengemplang Dana

Bisnis | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 15:34 WIB

Terkini

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

×