Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
lomba balap karung di Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta. (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • Warga binaan berinisial BGS bebas murni dari Lapas Salemba pada Senin, 17 Agustus 2026.
  • BGS bebas setelah menerima remisi umum II dan menjalani masa tahanan selama satu tahun tujuh bulan.
  • Kepala Lapas Salemba Amico Balalembang menyatakan 18 narapidana langsung bebas murni pada hari kemerdekaan tersebut.

Suara.com - Pada hari ini, salah satu warga binaan berinisial BGS dinyatakan bebas dari Lapas Salemba setelah mendapatkan remisi umum (RU) II.

Dia bebas setelah mendekam selama satu tahun tujuh bulan di balik jeruji.

Tak banyak yang bisa disampaikan BGS kecuali rasa senang dan bersyukur karena akan kembali hidup bersama keluarganya. Dia berharap bisa jalan-jalan setelah bebas, tetapi BGS berencana untuk pulang terlebih dahulu ke rumahnya di kawasan Cibubur.

“Mau istirahat, jalan-jalan. Pulang dulu ke rumah di Cibubur,” kata BGS ditemui di Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Dari perjalanan hidup yang membuatnya harus merasakan tinggal di penjara, BGS mengaku banyak mengambil pelajaran untuk kembali ke masyarakat, khususnya soal agama dan keterampilan yang dia dapatkan dari Lapas Salemba.

“Saya sudah ambil ilmunya dari sini untuk ke luar, pekerjaan di sini yaitu peternakan,” ucap BGS.

Dia mengaku paling suka kegiatan beternak ayam saat berada di dalam lapas.

Untuk itu, dia berencana untuk beternak ayam juga setelah bisa kembali ke rumah.

Usai menyelesaikan urusan administrasi mengenai bebasnya BGS, dia menyebut bahwa keluarganya sudah tiba di lapas untuk menjemput.

baca juga

BGS mengaku pernah dikunjungi keluarga dan diberikan pesan agar tidak mengulangi kesalahan berupa tindak pidana yang membuatnya harus menjalani hari-lari di penjara.

BGS juga berkomitmen untuk tidak lagi mengulangi kesalahannya. Menurut BGS, orang-orang pertama yang akan dia temui setelah bebas adalah keluarganya.

“Keluarga saja kayak bapak dan abang,” tandas BGS.

Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang. (Suara.com/Dea)
Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang. (Suara.com/Dea)

Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang menjelaskan bahwa di lapas yang dia pimpin, terdapat remisi umum I (RU I) atau pengurangan masa pidana kepada 1.186 orang.

“Kemudian untuk RU 2 atau yang langsung bebas itu 31 orang. Namun dari ke-31 orang itu ada sejumlah 12 orang itu yang harus menjalani pidana denda. Jadi yang bebas langsung itu sekitar 18 orang. Jadi 18 orang hari ini untuk warga binaan di Lapas Salemba itu bisa menghirup udara bebas,” kata Amico saat ditemui di ruangannya.

Lapas Salemba Persiapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat Amico menjelaskan bahwa pihaknya melakukan asesmen kepada warga binaan saat awal menjalani masa tahanan untuk mengetahui bakat dan minat mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan

Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Terkini

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:42 WIB

5 Rekomendasi HP RAM 8 GB Rp1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harganya

5 Rekomendasi HP RAM 8 GB Rp1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 14:41 WIB

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Apa Perbedaan Fitur Stylus Pen Aktif dan Pasif pada Tablet Android? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 14:41 WIB

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:40 WIB

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi

Bogor | Rabu, 09 September 2026 | 14:38 WIB

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:37 WIB

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Sinergi Komunitas dan Perusahaan Pembiayaan Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

Sempat Dicoret, Kajian Ikan Sapu-Sapu Kembali Dianggarkan Rp250 Juta

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:35 WIB

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 14:31 WIB

×