Ini Produsen Terigu Pertama Indonesia yang Pakai Sumber Energi Terbarukan

Iwan Supriyatna

Jum'at, 10 September 2021 | 17:25 WIB
Ini Produsen Terigu Pertama Indonesia yang Pakai Sumber Energi Terbarukan
Ini Produsen Terigu Pertama Indonesia yang Pakai Sumber Energi Terbarukan. (Dok Istimewa)

Suara.com - PT Flour Mills Indonesia mendukung penggunaan energi terbarukan berbasis tenaga surya dengan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di salah satu pabriknya di Kawasan Industri Medan 4, Sumatra Utara.

Pemasangan sistem PLTS dengan kapasitas 2.4 megawatt-peak ini, merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan unit usaha Bungasari di belahan barat Indonesia, sekaligus mengurangi dampak buruk lingkungan dengan menghadirkan energi ramah lingkungan.

Produsen tepung terkemuka Indonesia ini menggandeng PT Xurya Daya Indonesia --sebuah startup nasional penyedia jasa pembangunan PLTS atap--, guna mengoptimalkan program ramah lingkungan, dengan memanfaatkan energi terbarukan.

Budianto Wijaya dari Bungasari dan Eka Himawan dari Xurya meneken perjanjian pembangunan PLTS atap tersebut di Jakarta, Jum`at (10/9), "Setelah penandatanganan perjanjian, tim pembangunan PLTS atap ini segera masuk ke tahap berikutnya, yakni proses desain dan konstruksi," jelas Presiden Direktur Bungasari Budianto Wijaya melalui keterangan resminya.

"Untuk waktu pemasangan dan penyelesaian proyek ini diperkirakan memakan waktu sekitar lima hingga enam bulan, sehingga di awal tahun 2022 proyek ini diharapkan sudah selesai di tahap awal dan bisa mulai beroperasi," Budianto, menambahkan.

Memanfaatkan atap pabrik dengan membangun PLTS atap merupakan bentuk partisipasi Bungasari dalam menekan tingkat pemanasan global, yang mengancam keberlangsungan produksi pertanian akibat dampak cuaca ekstrem. Inisiatif Bungasari ini juga menjadi sejalan dengan Gerakan Nasional Sejuta Surya yang telah dikampanyekan oleh pemerintah sejak tahun 2017.

Managing Director Xurya Eka Himawan mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi komitmen Bungasari sebagai pabrik terigu pertama di Indonesia yang menggunakan energi baru terbarukan dalam kegiatan operasionalnya. Langkah ini tentu sangat penting untuk mengurangi dampak climate change yang dapat mengancam keberlangsungan produksi pertanian. Setiap industri memang perlu memperhatikan aspek lingkungan dalam kegiatan operasionalnya, dan Bungasari telah selangkah lebih maju dalam hal ini.”

Dengan beroperasinya proyek PLTS atap ini, Bungasari akan memproduksi sendiri energi listrik untuk kebutuhan pabriknya di Medan, dengan sumber tenaga surya sebesar 2.940.819 kilowatt-hour (kWh) per tahun atau setara dengan penghematan pengeluaran hingga Rp3 miliar per tahun. Produksi energi listrik bersih tersebut juga setara dengan pengurangan karbon dioksida sejumlah 68.668.113 kg atau konsumsi listrik untuk 46,969 rumah atau green house gas (22.261.996 liter).

Selain itu, dengan pemanfaatan sinar matahari sebagai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan, Bungasari juga melakukan penghematan yang sebanding dengan penghematan emisi atas 14.704 kendaraan roda empat. Kemudian mendorong ekonomi hijau dengan perbandingan penanaman pohon sejumlah 881.414 pohon.

baca juga

"Pembangunan PLTS atap di Medan ini merupakan pilot project Bungasari dalam menggaungkan kepedulian terhadap lingkungan. Kami tentunya berharap inisiatif ini dapat terus berlanjut ke pabrik-pabrik Bungasari lainnya," jelas Budianto.

Budianto juga mengungkapkan, selain proyek energi terbarukan, Bungasari pun tengah merencanakan pengerjaan proyek pemanfaatan energi gas buang yang bersumber dari gas engine di salah satu pabrik Bungasari di Cilegon, Banten.

Proyek ini akan memberikan manfaat penghematan energi listrik sejumlah 824.000 kWh per tahun atau selaras dengan jejak karbon (carbon foot-print) sejumlah 570 ton karbon dioksida per tahun. Bagi Bungasari, inisiatif ini semakin mengukuhkan komitmennya terhadap pembangunan masa depan hijau dan berperspektif iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukannya Terigu, Wanita Ini Malah Pakai Tepung Aci untuk Bikin Bolu

Bukannya Terigu, Wanita Ini Malah Pakai Tepung Aci untuk Bikin Bolu

Lifestyle | Rabu, 19 Mei 2021 | 18:35 WIB

Stok Terigu Bulog Sumut Capai 1,06 Ton, Cukup Penuhi Kebutuhan Ramadan

Stok Terigu Bulog Sumut Capai 1,06 Ton, Cukup Penuhi Kebutuhan Ramadan

Sumut | Kamis, 01 April 2021 | 14:47 WIB

Bulog Jamin Stok Terigu di Sumut Memadai hingga Bulan Ramadhan

Bulog Jamin Stok Terigu di Sumut Memadai hingga Bulan Ramadhan

Sumut | Selasa, 16 Maret 2021 | 09:18 WIB

Terkini

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:36 WIB

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:27 WIB

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

×