Kemenperin Beri Penghargaan Rintek 2021 ke Pupuk Kaltim

Iwan Supriyatna

Sabtu, 04 Desember 2021 | 05:35 WIB
Kemenperin Beri Penghargaan Rintek 2021 ke Pupuk Kaltim
Penghargaan diterima Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, dari Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) terima Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek) 2021 dari Kementerian Perindustrian RI, yang dinilai konsisten mendukung proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan, serta mengembangkan daya saing industri melalui pengembangan riset dan teknologi bernilai tinggi.

Penghargaan diterima Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman, dari Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita.

Diungkapkan Qomaruzzaman, penghargaan ini menunjukkan komitmen dan konsistensi PKT dalam mendukung program Pemerintah, utamanya proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan dalam mendorong kemandirian serta daya saing melalui kegiatan penelitian, pengembangan dan perekayasaan teknologi industri yang bernilai tinggi.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi PKT untuk terus melakukan upaya terbaik dalam aktivitas bisnis Perusahaan, mulai penerapan industri hijau secara berkelanjutan, hingga pengembangan teknologi berbasis Industri 4.0,” ujar Qomaruzzaman ditulis Sabtu (4/12/2021).

Dijelaskannya, secara spesifik penghargaan ini diberikan atas keberhasilan inovasi PKT dalam menciptakan teknologi Low Pressure Ammonia Absorber di Pabrik Urea PKT-4, sehingga mampu meningkatkan efisiensi energi dan meminimalkan emisi gas amoniak. Melalui inovasi ini, amoniak yang terserap akan direcycle ke unit sintesa, sehingga terjadi peningkatan produksi Urea hingga 14 ton per hari dan penurunan Ammonia Losses 7 ton per hari.

Selain berdampak pada efisiensi energi, inovasi ini secara tidak langsung juga berdampak pada penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta penghematan gas alam untuk memproduksi amoniak. Inovasi ini juga sebagai langkah PKT mengimplementasikan prinsip industri hijau secara signifikan dan berkesinambungan, yang mencakup efisiensi energi, efisiensi pemakaian bahan baku dan bahan penolong hingga efisiensi pemakaian air.

“PKT juga menerapkan inovasi teknologi yang mengacu pada 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Recovery) pada proses produksi, dibarengi penggunaan energi baru terbarukan serta pemenuhan baku mutu lingkungan pada limbah cair maupun emisi,” terang Qomaruzzaman.

Lebih lanjut, pengembangan inovasi menjadi salah satu upaya PKT untuk meningkatkan efisiensi sekaligus daya saing Perusahaan di kancah nasional maupun global, serta mendorong efektivitas pabrik dan perangkat pendukung lainnya, yang diciptakan secara mandiri. Seluruh inovasi yang digagas PKT sejauh ini terbukti mampu menekan biaya operasional, sekaligus menyelamatkan Perusahaan dari berbagai potensi risiko kerugian.

“Nilai efisiensi Perusahaan mampu tercapai dari setiap inovasi yang digagas. Mulai efektivitas proses produksi, peningkatan performa perangkat pabrik, hingga jasa pelayanan dan perbaikan. Jika dirupiahkan, seluruh tools tersebut menghasilkan penghematan hingga Miliaran Rupiah,” tambah Qomaruzzaman.

baca juga

Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, mengungkapkan penghargaan ini sebagai apresiasi bagi pelaku industri yang konsisten menciptakan dan memanfaatkan teknologi baru, untuk meningkatkan kualitas produk dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Langkah ini sebagai bagian dari upaya Kemenperin mendorong industri nasional melakukan penciptaan teknologi baru, agar mampu menjadi tuan di negeri sendiri dan kompetitif hingga kancah internasional.

“Rintisan teknologi industri merupakan salah satu wujud nyata implementasi program prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0, untuk menjadikan Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada 2030,” kata Agus.

Dikatakannya, Pemerintah secara proaktif terus memacu pengembangan industri nasional agar lebih berdaya saing melalui berbagai instrumen, baik berupa kebijakan maupun pemberian fasilitas fiskal maupun nonfiskal. Apalagi sektor industri manufaktur selama ini konsisten memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

“Maka untuk mencapai target 10 negara perekonomian terbesar di dunia, diperlukan terobosan bidang industri dengan memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir, karena tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi secara organik,” pungkas Menteri Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima SPPT SNI dari BSN, Mitra Binaan Pupuk Kaltim Siap Bersaing Secara Global

Terima SPPT SNI dari BSN, Mitra Binaan Pupuk Kaltim Siap Bersaing Secara Global

Bisnis | Kamis, 02 Desember 2021 | 10:39 WIB

Kemenperin Beri Penghargaan Industri Hijau ke Pupuk Kaltim untuk ke Sembilan Kalinya

Kemenperin Beri Penghargaan Industri Hijau ke Pupuk Kaltim untuk ke Sembilan Kalinya

Bisnis | Kamis, 02 Desember 2021 | 10:28 WIB

Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan, 18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan, 18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Press Release | Selasa, 30 November 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Eks Barcelona Jagokan Timnas Indonesia, Berbatov Berharap Kevin Diks Cs Main Indah

Eks Barcelona Jagokan Timnas Indonesia, Berbatov Berharap Kevin Diks Cs Main Indah

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:43 WIB

DPR Mulai Bongkar Desain Pemilu, 10 Isu Strategis Masuk Pembahasan RUU hingga Desember

DPR Mulai Bongkar Desain Pemilu, 10 Isu Strategis Masuk Pembahasan RUU hingga Desember

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Sering Dianggap Cuma Efek Menua, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Katup Jantung Bermasalah

Sering Dianggap Cuma Efek Menua, Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Katup Jantung Bermasalah

Health | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Lalu Dijual, Uangnya untuk Beli Sabu

Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Lalu Dijual, Uangnya untuk Beli Sabu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Timnas Indonesia vs Thailand Malam Ini: Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026 dan Link Live Streaming

Timnas Indonesia vs Thailand Malam Ini: Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026 dan Link Live Streaming

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Menteri Imipas Perintahkan Irjen Audit Dugaan Pungli Remisi

Buntut Temuan Ombudsman, Menteri Imipas Perintahkan Irjen Audit Dugaan Pungli Remisi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:31 WIB

KPK Dalami Pembelian Volvo Ridwan Kamil yang Pernah Dipakai Saat Pelantikan Pj Gubernur Jabar

KPK Dalami Pembelian Volvo Ridwan Kamil yang Pernah Dipakai Saat Pelantikan Pj Gubernur Jabar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Sugiono Jadi Menko PMK, Bidik Renovasi 300 Ribu Sekolah dan 10 Ribu Puskesmas hingga 2029

Sugiono Jadi Menko PMK, Bidik Renovasi 300 Ribu Sekolah dan 10 Ribu Puskesmas hingga 2029

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Gestur Presiden Prabowo ke SBY Bikin Jokowi Kikuk Mati Gaya, Mimik Ayah Gibran Viral

Gestur Presiden Prabowo ke SBY Bikin Jokowi Kikuk Mati Gaya, Mimik Ayah Gibran Viral

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Marimekko Hadir di Indonesia, Bawa Dunia Penuh Warna dan Motif yang Bebas Dipersonalisasi

Marimekko Hadir di Indonesia, Bawa Dunia Penuh Warna dan Motif yang Bebas Dipersonalisasi

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:22 WIB

×