Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Kapten Penerbang Ini Bersyukur Memiliki JKN-KIS Saat Istri Melahirkan

Fabiola Febrinastri

Selasa, 07 Desember 2021 | 16:55 WIB
Kapten Penerbang Ini Bersyukur Memiliki JKN-KIS Saat Istri Melahirkan
Salah satu peserta JKN-KIS. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Agung Tri Widyatmoko (30) adalah Kapten Penerbang Skuadron Udara 15 Lanud Iswahyudi. Sejak tahun 2015, ia telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

Setiap harinya, ia rutin berolah raga sebelum menjalankan aktivitasnya dan selalu mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna sebagai wujud pola hidup sehat. Agung bersyukur telah mempunyai kartu JKN-KIS, sebagai anugerah terindah saat istrinya melahirkan kedua buah hatinya secara sesar.

“Tahun 2018, istri saya melahirkan anak pertama kami dengan persalinan sesar, begitu juga dengan yang kedua di tahun 2019. Persalinan yang saya yakini berbiaya mahal ini tentunya akan terasa ringan dengan fasilitas JKN-KIS. Alhamdulillah, bersyukur sekali karena dengan mempunyai dan menunjukkan kartu JKN-KIS semua biaya persalinan dijamin tanpa mengeluarkan biaya apapun. Uang yang tadinya disiapkan untuk biaya persalinan dapat kami tabung kembali dan dimanfaatkan untuk keperluan lainnya," tutur pria dengan sapaan akrab Agung ini.

Menyambung ceritanya, Agung mengatakan bahwa proses pemeriksaan kehamilan sang istri dimulai saat memasuki usia 1,5 bulan karena secara rutin dilakukan kontrol ke Faskes Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftarnya. Pengalaman pelayanan pada FKTP yang dirasakan oleh Agung dan istrinya terkesan sangat baik, dimulai dari kelengkapan fasilitas saat menunggu antrean, sikap petugas yang cukup ramah dan responsif, tidak ada diskriminasi saat melayani.

“Andaikan saya belum mempunyai JKN-KIS, lumayan merogoh kocek untuk biaya persalinan selama dua kali berturut-turut. Kurang lebih bolak balik kontrol kehamilan selama 9 kali dan anak saya masih harus dirawat di inkubator selama 5 hari setelah kelahirannya, semuanya gratis tanpa ada biaya tambahan apapun. Istri saya secara lahir sehat wal wafiat, terlebih psikis nya sudah kembali ceria seperti semula. Terima kasih banyak ya BPJS Kesehatan, luar biasa," tutur pria asli dari Kabupaten Bojonegoro ini.

Agung, yang tiap harinya bertugas sebagai Kasubsiopsud Siops di Skuadron Udara 15 ini berharap, Program JKN-KIS dapat terus berlangsung. BPJS Kesehatan bisa meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terutama di daerah terpencil, agar pelaksanaan program ini bisa berjalan semakin baik sesuai cita cita negara dan bangsa Indonesia.

“Perlindungan kesehatan sangat penting bagi kita semua karena lebih baik menjaga daripada mengobati. Tidak ada yang sulit jika kita memahami prosedur dan persyaratannya. Jangan malu bertanya jika tidak tahu karena sebagai peserta, kita wajib untuk mencari informasi terbaru tentang JKN-KIS agar segala proses pada saat berobat menjadi mudah dan cepat karena segala persyaratan yang dibutuhkan saat berobat telah kita siapkan dan pahami," tutup Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanpa Harus ke Kantor, Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan via Online

Tanpa Harus ke Kantor, Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan via Online

Jabar | Selasa, 07 Desember 2021 | 13:23 WIB

Hadapi Risiko Kerja, Irfan: Karena Ada JKN-KIS, Bekerja Jadi Tenang

Hadapi Risiko Kerja, Irfan: Karena Ada JKN-KIS, Bekerja Jadi Tenang

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 12:10 WIB

Pekerja Sektor Swasta Ini Rasakan Manfaat Jadi Peserta JKN-KIS

Pekerja Sektor Swasta Ini Rasakan Manfaat Jadi Peserta JKN-KIS

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 12:02 WIB

Mobile JKN Mudahkan Akses Layanan Bagi Peserta

Mobile JKN Mudahkan Akses Layanan Bagi Peserta

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 11:57 WIB

Aturan Iuran Kelas BPJS Kesehatan Resmi Dihapus Tahun 2022, Ini Rinciannya

Aturan Iuran Kelas BPJS Kesehatan Resmi Dihapus Tahun 2022, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 11:24 WIB

Waspadai Penyakit Katastropik, Pahami Penjaminan JKN-KIS

Waspadai Penyakit Katastropik, Pahami Penjaminan JKN-KIS

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

×