Modal Utang Bank Mandiri, DOID Resmi Akusisi Tambang Batu Bara di Australia

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 20 Desember 2021 | 15:33 WIB
Modal Utang Bank Mandiri, DOID Resmi Akusisi Tambang Batu Bara di Australia
Ilustrasi pertambangan batubara. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan pertambangan, PT Delta Dunia Makmur Tbk resmi mengakusisi bisnis usaha jasa pertambangan batu bara (Mining East) milik Downer EDI Limited di Australia melalui entitas anak perusahaan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) pada 17 Desember 2021 lalu. 

Nilai yang digelontorkan dalam akusisi ini mencapai 139 juta dolar Australia atau setara dengan US$99 juta atau sekira Rp1,4 triliun.

"Transaksi tersebut didanai sepenuhnya oleh fasilitas pinjaman Bank Mandiri yang dilaksanakan penarikannya pada bulan Juli 2021," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (20/12/2021).

Berkaitan dengan akusisi ini, manajemen emiten berkode DOID ini menyebut, ambil alih tersebut mencakup transfer atas aset, karyawan, liabilitas imbalan kerja, dan kontrak-kontrak Mining East dari Downer ke BUMA Australia.

Dengan akusisi ini maka DOID berhak atas kapasitas produksi sekitar 160 juta bcm untuk pengupasan lapisan tanah penutup, di mana sekitar 130 juta bcm telah terikat kontrak dan 10,5 juta ton batu bara yang digunakan untuk melayani konsesi batubara termal maupun coking.

Masih merujuk sumber yang sama, Mining East memiliki portofolio empat lokasi tambang di Queensland yang menjadi langganan dunia.

Mining East mencatat pendapatan tahunan sebesar sekitar 510 juta dolar Australia. Mining East juga sedang menjajaki berbagai proyek yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis tersebut di masa mendatang.

Kepemilikan aset asing ini, dijelaska oleh manajemen, menandai diversifikasi bisnis dengan masuknya BUMA ke industri batu bara coking. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan Atasi Persoalan Obvitnas Antang

Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan Atasi Persoalan Obvitnas Antang

Bisnis | Minggu, 19 Desember 2021 | 09:25 WIB

Miris, Orangutan Kurus Gendong Anak, Minta Makan ke Karyawan Tambang di Kutim

Miris, Orangutan Kurus Gendong Anak, Minta Makan ke Karyawan Tambang di Kutim

Kaltim | Kamis, 16 Desember 2021 | 11:36 WIB

Tambang Ilegal Makin Disorot, Andi Harun 'Merengek' Kuasa Pertambangan Kembali ke Daerah

Tambang Ilegal Makin Disorot, Andi Harun 'Merengek' Kuasa Pertambangan Kembali ke Daerah

Kaltim | Senin, 13 Desember 2021 | 15:21 WIB

163 Tambang Batu Bara Beroperasi Secara Ilegal di Kalimantan Timur

163 Tambang Batu Bara Beroperasi Secara Ilegal di Kalimantan Timur

Kaltim | Minggu, 12 Desember 2021 | 09:41 WIB

Terjadi Ledakan di Tambang Batubara Siberia, 52 Orang Tewas, Termasuk Enam Penyelamat

Terjadi Ledakan di Tambang Batubara Siberia, 52 Orang Tewas, Termasuk Enam Penyelamat

News | Sabtu, 27 November 2021 | 10:17 WIB

Penambang Ilegal Ibaratkan Maling, Kritik untuk Pemprov Kaltim: Jangan Bersembunyi

Penambang Ilegal Ibaratkan Maling, Kritik untuk Pemprov Kaltim: Jangan Bersembunyi

Kaltim | Kamis, 25 November 2021 | 22:37 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB