Menteri BUMN Apresiasi Kemandirian Ekonomi yang Dilakukan Para ODHA di Bali

Fabiola Febrinastri

Rabu, 29 Desember 2021 | 13:58 WIB
Menteri BUMN Apresiasi Kemandirian Ekonomi yang Dilakukan Para ODHA di Bali
Menteri BUMN, Erick Thohir di Bali. (Dok: PLN)

Suara.com - Upaya PT PLN (Persero) dalam menghadirkan kemandirian ekonomi kepada komunitas Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Bali mendapat apresiasi dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Sekar Jempiring", PLN Group berupaya meningkatkan taraf hidup Komunitas ODHA sejak 2019.

Ketika berbincang secara langsung dengan perwakilan KDS Sekar Jempiring, Erick Thohir pun tak kuasa menahan haru mendengar perjuangannya untuk dapat terus menatap masa depan. Tak sungkan, Menteri BUMN pun langsung memeluknya untuk menenangkan perwakilan ODHA yang mulai menangis, menceritakan perjuangannya di masa lalu.

Menteri BUMN, Erick Thohir memeluk seorang perwakilan Odha di Bali. (Dok: PLN)
Menteri BUMN, Erick Thohir memeluk seorang perwakilan Odha di Bali. (Dok: PLN)


"Terima kasih atas perjuangan teman-teman (ODHA) yang terus berjuang, terus berusaha dan menginspirasi kita semua," ucap Erik.

Sebelumnya, Ni Ketut Rediten, yang merupakan pengurus KDS Sekar Jempiring menyebutkan, berdasarkan data Kemenkes pada 2021, terdapat 30 ribu kasus HIV/AIds di Bali saja. Sementara anggota aktif komunitasnya baru berjumlah 42. Ini berarti masih banyak sekali ODHA yang belum membuka diri dan berkomunitas.

"Orang dengan HIV memang tidak gampang menyatakan apa yang telah kita alami. Kami sangat bersyukur, di akhir 2019 bertemu Rumah BUMN yang menawarkan diri untuk membina kami," ucapnya Rediten.

Melihat masih banyaknya ODHA yang belum mau membuka diri dan tertekan oleh stigma negatif di tengah masyarakat, Erick akan mendorong BUMN untuk berinovasi sehingga dapat menjadi ekosistem bersama untuk membangun negara.

"Ke depan, kita juga akan dorong bercocok tanam dan berternak, karena itu lebih konsisten dan berguna bagi kebutuhan sehari-hari di lahan yang terbatas," imbuhnya.

Erick Thohir mengapresiasi peran PLN di KDS Sekar Jempiring yang mampu menghadirkan kegiatan yang bisa menyejahterakan dan meningkatkan taraf hidup para ODHA, mulai dari budidaya tanaman ataupun pelatihan-pelatihan keterampilan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengungkapkan, melalui KDS Sekar Jempiring, PLN ingin meningkatkan kepercayaan diri penderita HIV/AIDS agar tetap optimis dalam melanjutkan hidupnya. Program ini memiliki dua agenda, yakni memberikan keterampilan kepada komunitas ODHA, disertai dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang HIV/AIDS secara menyeluruh.

"Alhamdulillah, saat ini komunitas ODHA di KDS Sekar Jempiring sudah mampu meningkatkan perekonomian mereka secara mandiri dan memberi inspirasi pada masyarakat di sekitarnya," ujarnya.

Di KDS Sekar Jempiring, PLN memberikan pelatihan kepada 42 orang anggota agar memiliki keterampilan, mulai dari menjahit, membuat obat herbal, hingga melakukan kegiatan urban farming. Hasilnya, saat ini KDS Sekar Jempiring sudah menghasilkan 4 liter pupuk organik cair per bulan yang saat ini masih digunakan untuk keperluan sendiri.

"Selain itu, ada juga peningkatan keuangan Koperasi Sekar Jempiring sebesar Rp43,4 juta, dari Rp2,7 juta pada 2019 menjadi Rp 46,1 juta pada 2021," imbuh Darmawan.

Ke depan, Darmawan berharap, komunitas ini dapat semakin maju dan dapat menjadi contoh bagi ODHA lain, agar mau membuka dirinya dan menatap masa depan dengan lebih optimis, sehingga mereka juga dapat berkontribusi di masyarakat dan ikut menjadi pendorong kemajuan bangsa ini.

Selain KDS Sekar Jempiring di Bali, PLN juga turut berperan aktif mendukung pengembangan lebih dari 8.000 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui 29 Rumah BUMN, yang dikelola perseroan di Indonesia. Khusus di Bali, sepanjang 2021, total ada 234 UMK yang berada di bawah naungan Rumah BUMN Denpasar, dengan total biaya pembinaan yang sudah disalurkan sebesar Rp332,9 juta.

Salah satu bentuk bantuan PLN kepada UMK ini berupa moda transportasi gerobak motor listrik yang diharapkan mampu mendorong kendaraan listrik berbasis baterai. Sebagai solusi transportasi zero pollution, program ini juga ditargetkan mampu menarik minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak ke listrik.

“Kami berharap, dengan penyaluran bantuan ini, maka UMK dapat meningkatkan perekonomiannya sekaligus berkontribusi terhadap penggunaan moda transportasi yang green atau lebih bersih,” ucap Darmawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Datangi Bandara Ngurah Rai, Erick Thohir Tinjau Kesiapan Untuk KTT G20 di Bali

Datangi Bandara Ngurah Rai, Erick Thohir Tinjau Kesiapan Untuk KTT G20 di Bali

Bali | Rabu, 29 Desember 2021 | 10:58 WIB

Datangi Markas Bali United, Erick Thohir Malah Diminta Suporter Maju Calon Presiden 2024

Datangi Markas Bali United, Erick Thohir Malah Diminta Suporter Maju Calon Presiden 2024

Bali | Rabu, 29 Desember 2021 | 08:48 WIB

Ketemu Suporter Bali United, Erick Thohir Malah Diminta Jadi Calon Presiden 2024

Ketemu Suporter Bali United, Erick Thohir Malah Diminta Jadi Calon Presiden 2024

Jawa Tengah | Rabu, 29 Desember 2021 | 07:37 WIB

Menteri Erick Thohir: Vaksin Buatan BUMN Masuk Uji Klinis Tahap Pertama

Menteri Erick Thohir: Vaksin Buatan BUMN Masuk Uji Klinis Tahap Pertama

Bisnis | Senin, 27 Desember 2021 | 18:12 WIB

Menteri Erick Thohir Tugaskan Holding BUMN Farmasi Kembangkan Industri Herbal

Menteri Erick Thohir Tugaskan Holding BUMN Farmasi Kembangkan Industri Herbal

Bisnis | Senin, 27 Desember 2021 | 16:52 WIB

Bangun RS Internasional Bali, Menteri Erick: Buat Jamin Kesehatan Investor

Bangun RS Internasional Bali, Menteri Erick: Buat Jamin Kesehatan Investor

Bisnis | Senin, 27 Desember 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Rocky Gerung Santai Cibiran Usai Masuk Istana: Mantan Masih Mantau

Rocky Gerung Santai Cibiran Usai Masuk Istana: Mantan Masih Mantau

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:54 WIB

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:45 WIB

×