Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Pamsimas, Program Kementerian PUPR Berkonsep Sederhana yang Diakui Bank Dunia

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 03 Desember 2021 | 15:15 WIB
Pamsimas, Program Kementerian PUPR Berkonsep Sederhana yang Diakui Bank Dunia
Pemanfaatan Pamsimas. (Istimewa)

Suara.com - Air minum merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia yang digunakan untuk pemenuhan berproduksi dan juga sebagai pemenuhan kebutuhan domestik. Terlebih pertumbuhan jumlah penduduk semakin meningkat tiap tahunnya. Praktis hal ini juga meningkatkan kebutuhan akan sarana dan prasarana air.

Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyakarat). Program ini memiliki tujuan yang sederhana yakni, memenuhi ketersediaan air minum dan sanitasi layak. Namun, dalam prosesnya, program ini melibatkan berbagai kalangan dan menyentuh aspek luas kehidupan (ekonomi, sosial, kesehatan dan pelestarian alam). Sehingga bersifat multi-dimensional dan multi-stakeholder.

Berkat pendekatannya yang menjunjung semangat kolaborasi, program sederhana ini bahkan memberi manfaat jauh lebih luas dari sekadar cuma soal penyediaan air dan  sanitasi. Program ini menjadi bersifat inklusif karena bertumpu pada keterlibatan masyarakat penerima manfaat. Program ini bahkan dirancang untuk melibatkan masyarakat yang paling marjinal sekalipun: komunitas adat tradisional, kalangan perempuan, dan penyandang disabilitas. Di atas semua itu, program ini mengedepankan prinsip partisipasi dan gotong royong (kerjasama).

Diakui Bank Dunia

Kehebatan program ini diakui oleh George Soraya, mantan Task Team Leader Bank Dunia. Laki-laki asal Turki itu sudah banyak mengunjungi desa-desa Pamsimas di berbagai negara di dunia.

Menurut Soraya, program Pamsimas merefleksikan kapasitas, kultur, dan ideologi bangsa Indonesia, yaitu gotong royong.

“Gotong royong inilah yang menjadi kekhasan Indonesia yang tidak ada di negara lain,” katanya.

Program Pamsimas melibatkan gotong royong warga tidak hanya dalam perencanaan dan pengerjaan, tapi juga dalam pembiayaan. Dana program Pamsimas adalah hasil dari keroyokan, hasil dari gotong royong berbagai pihak, lalu dicemplungkan dalam satu wadah. Pamsimas telah berhasil menggabungkan dana internasional, dana pemerintah dari pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga desa, dan dana dari masyarakat dalam satu wadah itu.

Alokasi anggaran pada setiap Program Pamsimas terdiri atas 70 persen dana pemerintah pusat atau daerah, 10 persen (minimal) dari anggaran desa, dan 20 persen sisanya merupakan kontribusi masyarakat dalam bentuk tunai 4 persen serta 16 persen dalam bentuk benda/barang/tenaga.

baca juga

Dana dari masyarakat itu pun bentuknya kontribusi, hasil dari gotong royong juga, baik dalam bentuk tunai yang dikumpulkan dari masyarakat maupun dalam bentuk tenaga kerja berupa kerja bakti gotong royong warga.

‘’Kontribusi masyarakat ini  kalau dinilai dengan uang jumlahnya  bisa sangat besar. Pamsimas adalah cerita sukses besar. Saya banyak belajar dari Pamsimas.’’ pungkasnya.

Qurrotu' Ainy, ST, M.Eng.
PPK Pembinaan Manajemen II
Satker Direktorat Air Minum
Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Layanan Transportasi Terpadu Berbasis Teknologi, Grab Masuk Aplikasi JakLingko

Perkuat Layanan Transportasi Terpadu Berbasis Teknologi, Grab Masuk Aplikasi JakLingko

Otomotif | Jum'at, 31 Desember 2021 | 10:06 WIB

4 Tips Membatasi Diri dari Media Sosial, Butuh Waktu dan Proses

4 Tips Membatasi Diri dari Media Sosial, Butuh Waktu dan Proses

Your Say | Kamis, 30 Desember 2021 | 13:20 WIB

Dampak Penetrasi Teknologi Digital ke Perekonomian RI Ternyata Masih Kecil

Dampak Penetrasi Teknologi Digital ke Perekonomian RI Ternyata Masih Kecil

Bisnis | Rabu, 29 Desember 2021 | 17:14 WIB

Hiruk Pikuk TikTok dan Kewaspadaan Komunitas Liker

Hiruk Pikuk TikTok dan Kewaspadaan Komunitas Liker

Your Say | Rabu, 29 Desember 2021 | 14:57 WIB

4 Hal Ini Menandakan Kamu Berada pada Kemajuan Teknologi, Kamu Menyukainya?

4 Hal Ini Menandakan Kamu Berada pada Kemajuan Teknologi, Kamu Menyukainya?

Your Say | Rabu, 29 Desember 2021 | 10:59 WIB

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Lampung Dorong Petani Pakai Teknologi Tepat Guna

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Lampung Dorong Petani Pakai Teknologi Tepat Guna

Lampung | Rabu, 29 Desember 2021 | 09:51 WIB

Terkini

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB