Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor Luwu Utara Terima Huntap dari Pemerintah

Iwan Supriyatna

Selasa, 04 Januari 2022 | 09:47 WIB
Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor Luwu Utara Terima Huntap dari Pemerintah
Korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah dapat menempati Hunian Tetap (Huntap) bantuan pemerintah melalui BNPB.

Suara.com - Korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah dapat menempati Hunian Tetap (Huntap) bantuan pemerintah melalui BNPB.

PT Sakura Makmur Lestari (Tatalogam Group) selaku aplikator yang ditunjuk untuk membangun huntap ini, menyerahkan rumah instan DOMUS kepada pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani menuturkan, kehadiran Huntap ini adalah sinergi dan kolaborasi yang manis dari semua pihak.

“Saya terima kasih banyak. Masukan yang datang dari warga jadi senjata untuk disampaikan ke Pusat. Dalam dokumen Rencana Aksi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) yang disusun dengan asistensi BNPB dan tim Kemen PUPR, semua pihak terlibat mulai dari Pusat, Provinsi, daerah, swasta, termasuk masyarakat terbuka untuk mengambil bagian dalam proses pemulihan pascabencana. Dan ini dibuktikan oleh salah satu tokoh masyarakat kita, Pak H.Mukaddas yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Huntap khusus di Desa Sepakat,” kata Indah usai menyerahkan Huntap Domus ke masyarakat ditulis Selasa (4/1/2022).

Bupati perempuan pertama di Sulsel ini menegaskan, tidak ada yang boleh main-main dengan program penanggulangan bencana.

“Untuk itu integritas dan akuntabilitas adalah harga mati. Sehingga warga kita bisa melihat anggaran yang diperuntukkan untuk bangunan ini tidak ada satu rupiah pun lari kemana-mana. Itu komitmen kita. Saya pastikan sekali lagi tidak ada satu rupiah pun, apa yang menjadi hak warga tidak sampai kepada warga sebab tidak ada istilah uang tunai, semuanya cashless. Langsung masuk ke rekening, sekaligus kita dukung program pemerintah untuk digitalisasi keuangan,” terang Indah.

Ke depan, Indah mengatakan, Pemda juga akan memfasilitasi Prasarana, Sarana, dan Utilitas umumnya (PSU) di lokasi huntap tersebut termasuk dengan jaringan listrik dan air bersihnya.

“Ini baru bangunannya yang selesai, belum Prasarana, Sarana, dan Utilitas umumnya (PSU), termasuk jaringan PLN dan air bersih. Untuk air bersih Pemda yang akan sambungkan dan semuanya gratis khusus untuk penyintas. Kalau aliran listriknya kita mengikuti aturan main PLN. Untuk akses jalan alhamdulillah sudah lolos untuk pra-verifikasi dan mudah-mudahan penetapannya tidak berubah untuk RR-nya karena bertahap selama lima tahun. Sekali lagi, terima kasih untuk dukungan semua pihak dari Pusat, Provinsi, hingga daerah, sebab tak ada pemerintah yang ingin masyarakatnya terbengkalai, hanya semuanya berproses,” jelas Indah.

Bupati yang dinobatkan sebagai Perempuan Inspirasi Indonesia Tahun 2021 ini juga mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan PT Sakura Makmur Lestari (Tatalogam Group) yang telah berhasil melakukan percepatan pembangunan di melampaui target yang telah ditetapkan. Dengan keberhasilan yang telah ia saksikan, menjadi referensi tersendiri bagi pemerintah daerah untuk menggunakan produk rumah instan Domus dalam pelaksanaan program serupa di masa yang akan datang.

“Kami mengapresiasi upaya dari PT Sakura Makmur Lestari (Tatalogam Group), dalam hal ini atas komitmennya untuk melakukan upaya-upaya percepatan sehingga target yang kita tetapkan itu bukan hanya dipenuhi, tapi juga lebih cepat. Karena kita tahu bahwa warga kita ini sudah cukup lama tidak tinggal dirumah akibat kondisi rumah yang memang tidak memungkinkan lagi untuk dihuni. Jadi percepatan pelaksanaan kegiatan akan sangat membantu masyarakat kita sehingga mereka bisa lebih tenang. Karena itu, dengan apa yang kita saksikan hari ini, saya kira ini akan menjadi referensi tersendiri bagi pemerintah daerah dan dalam pelakanaan program serupa di masa yang akan datang," tambah Indah.

baca juga

Sementara itu, dikesempatan yang sama, General Manager Tatalogam Group, Krisna Dewanti menerangkan, Huntap Type Cendrawasih dibangun sebanyak 300 unit untuk korban banjir bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Rumah sudah selesai dibangun dalam jangka 4 bulan dan langsung diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Minggu (31/12).

“Kami memulai membangun Agustus lalu serentak di berbagai wilayah; Kota Masamba, Desa Raddha, Desa Baloli, Desa Sabbang, dan beberapa wilayah lain yang tersebar di beberapa kecamatan. Dana pembangunan Huntap ini berasal dari bantuan BNPB. Hari ini (31/12), DOMUS telah diserahterimakan ke Bupati Luwu Utara dan langsung disalurkan Bupati kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang masih tinggal di kontrakan dan rumah keluarga bisa segera menempati rumah bantuan masing-masing. Hal ini sesuai janji Ibu Bupati kepada masyarakat sebagai hadiah tahun baru,” terang Krisna.

Ia menambahkan, rumah instan DOMUS memang didesain agar bisa dibangun dengan waktu yang relatif singkat. Pembangunan Rumah Domus hanya membutuhkan waktu 5-10 hari saja jika lahan sudah siap. Penginstalasian rumah instan DOMUS juga cukup mudah sehingga masyarakat lokal yang sebelumnya mendapat pelatihan dan sertifikasi lebih dulu, dapat ikut berperan dalam pembangunan. Hal ini sesuai dengan keinginan Bupati Indah agar proyek pembangunan memberdayakan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja.

Selain kecepatan waktu pembangunan dan harga yang ekonomis, Krisna melanjutkan, Rumah DOMUS juga dirancang dengan konsep Rumah Tahan Gempa (RTG), yang dibuktikan dengan hasil uji laboratorium dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Karena banyak menggunakan material baja ringan, ketahanan bangunan Rumah Domus minimal bisa mencapai 25 tahun. Berkat inovasi-inovasi itulah, belum lama ini Rumah Instan DOMUS dianugerahi penghargaan Rintek 2021 dari Kementerian Perindustrian. Domus dinilai sukses menciptakan inovasi baru yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Sebelumnya diketahui, Pemkab Luwu Utara terus menggenjot pembangunan 1.005 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut tahun lalu. Dari 1.005 unit huntap, 50 unit di antaranya merupakan bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang telah selesai dibangun dan diserahkan pada masyarakat tahun 2020 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

431 Rumah Warga Padang Lawas Rusak Diterjang Banjir Bandang

431 Rumah Warga Padang Lawas Rusak Diterjang Banjir Bandang

Sumut | Senin, 03 Januari 2022 | 20:20 WIB

Cegah Jakarta Tenggelam, Menteri PUPR Berkomitmen Bangun Tiga SPAM

Cegah Jakarta Tenggelam, Menteri PUPR Berkomitmen Bangun Tiga SPAM

News | Senin, 03 Januari 2022 | 18:31 WIB

Cegah Jakarta Tenggelam, Pusat dan Pemprov DKI Sepakat Akan Bangun SPAM

Cegah Jakarta Tenggelam, Pusat dan Pemprov DKI Sepakat Akan Bangun SPAM

Jakarta | Senin, 03 Januari 2022 | 18:27 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×