Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kerjasama KB Bukopin dan Hyundai Jadi Langkah Awal Kolaborasi Pembiayaan Kendaraan Bermotor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 21 Februari 2022 | 15:19 WIB
Kerjasama KB Bukopin dan Hyundai Jadi Langkah Awal Kolaborasi Pembiayaan Kendaraan Bermotor
PT Bank KB Bukopin Tbk melalui cabang Palembang secara resmi menjalin kerja sama dengan dealer Hyundai Motor Indonesia cabang Palembang. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - PT Bank KB Bukopin Tbk melalui cabang Palembang secara resmi menjalin kerja sama dengan dealer Hyundai Motor Indonesia cabang Palembang dalam pembiayaan Purchase Order (PO) kendaraan, dengan plafon pembiayaan senilai Rp30 miliar untuk periode satu tahun ke depan.

Presiden Direktur KB Bukopin Chang Su Choi menyampaikan kerja sama yang terjalin antara perseroan dan Hyundai Motor Indonesia pada awal tahun itu, merupakan langkah awal kedua belah pihak dalam kolaborasi pembiayaan kendaraan bermotor.

"Ke depannya KB Bukopin akan memberikan pembiayaan kepada setiap dealer Hyundai yang beroperasi di Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis perseroan di Jakarta, Senin (21/2/2022).

Hyundai Motor Indonesia merupakan dealer resmi penjualan mobil asal Korea Selatan. Saat ini Hyundai merupakan pionir dari mobil listrik yang paling terjangkau bagi pasar Indonesia melalui mobil Hyundai Kona dan Hyundai Ioniq.

Dijelaskan, kerja sama yang terjalin tersebut merupakan layanan perseroan kepada pelaku usaha di bidang otomotif dalam hal pembiayaan melalui skema Dealer Financing.

Dealer Financing merupakan skema pembiayaan untuk dealer yang memiliki eksklusif agreement dengan ATPM untuk penjualan kendaraan baru. Saat ini ATPM yang sudah bekerja sama dengan KB Bukopin adalah Hyundai Motor Indonesia.

“Melalui skema pembiayaan dealer financing, perseroan berharap dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan keberlanjutan ekonomi di Tanah Air dalam bidang otomotif, khususnya roda empat," katanya.

Menurut dia, industri otomotif roda empat merupakan salah satu sektor andalan yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data Gaikindo, saat ini terdapat 22 perusahaan industri otomotif roda empat yang memberikan dampak luas terhadap lebih dari 1,5 juta pekerja di sepanjang rantai industri tersebut, kata Choi.

Perseroan pada tahun ini memang sedang gencar melakukan ekspansi ke berbagai sektor bisnis. Hal ini sesuai dengan rencana bisnis 2022 yang sebelumnya telah disampaikan pada paparan publik perseroan pada 17 Desember 2021.

Pada segmen ritel, bank akan membangun ekosistem nasabah mass affluent untuk hubungan jangka panjang dengan beragam layanan produk ritel dan memanfaatkan digital banking.

Pada segmen SME, bank akan menyediakan end to end business model yang berbasis risiko.

Pada segmen korporasi, bank akan mengoptimalkan peluang bisnis baru dengan memanfaatkan jaringan bisnis Indo-Korean (Korean Desk) melalui perusahaan besar sebagai anchor company untuk membangun ekosistem value chain & supply chain yang spesifik (tailored) yang akan dikolaborasikan melalui cross selling produk consumer atau SME. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Buka Rekening Bukopin Online, Kini Makin Mudah Dengan Dukungan Investor Korea

7 Cara Buka Rekening Bukopin Online, Kini Makin Mudah Dengan Dukungan Investor Korea

Bisnis | Jum'at, 18 Februari 2022 | 17:55 WIB

Potret Mobil Goyang yang Sesungguhnya, Publik Malah Salfok dengan Spion Motor Perekam

Potret Mobil Goyang yang Sesungguhnya, Publik Malah Salfok dengan Spion Motor Perekam

Otomotif | Jum'at, 18 Februari 2022 | 17:07 WIB

Kelanjutan Cuitan Mitra Hyundai Tentang Kashmir, India Panggil Duta Besar Korea Selatan

Kelanjutan Cuitan Mitra Hyundai Tentang Kashmir, India Panggil Duta Besar Korea Selatan

Otomotif | Sabtu, 12 Februari 2022 | 19:43 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB