PPI Tuntaskan Program Tahap Kelima Pengentasan Stunting di NTB

Iwan Supriyatna

Minggu, 06 Maret 2022 | 09:06 WIB
PPI Tuntaskan Program Tahap Kelima Pengentasan Stunting di NTB
PPI Member ID Food secara berkelanjutan laksanakan program penurunan prevalensi stunting.

Suara.com - PPI Member ID Food secara berkelanjutan laksanakan program penurunan prevalensi stunting dengan memberikan bantuan secara berkala berupa makanan pokok untuk memenuhi gizi ibu dan anak berupa Susu formula, biscuit, daging ayam, kacang hijau, beras, telur ayam, dan gula pasir, di wilayah NTB sebagai wujud program TJSL Perseroan.

Berdasarkan tingginya angka prevalensi stunting di daerah Lombok Barat, bantuan rutin ini disalurkan setiap bulan selama satu tahun untuk melihat dan mengukur perkembangan keberhasilan program sebagai bentuk untuk menurunkan angka stunting.

“Dalam mengukur keberhasilan program ini, kami terus melakukan pemantauan ihwal bantuan yang diberikan agar tepat sasaran, dengan menunjuk petugas khusus untuk memonitoring kesehatan ibu dan anak, sekaligus terus mengedukasi pentingnya memperhatikan makanan yang dikonsumsi baik untuk kesehatan pertumbuhan bayi dan balita maupun kesehatan ibu yang sedang mengandung dan menyusui,” jelas Solihin, Pjs. Branch Manager PPI Cabang Mataram ditulis Minggu (6/3/2022).

Program yang dimulai sejak Triwulan IV tahun 2021 dan telah berlangsung hingga saat ini berjalan dengan baik berdasarkan laporan penyaluran setiap bulannya. Hal ini juga dibarengi dengan sinergi yang terjalin dengan Puskesmas Labuapi Lombok Barat dan PPI Cabang Mataram sebagai controller.

Lebih dari 150 anak yang rutin diberikan bantuan oleh PPI dan di pantau kesehatannya melalui Puskesmas setempat. Sampe dengan tahap ke V program ini, PPI telah menyalurkan bantuan hampir Rp 500 juta.

Program yang bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat proses penurunan stunting ini menjadi salah satu fokus PPI dalam menjawab tantangan pemerintah untuk menciptakan generasi unggul yang bebas stunting.

PPI Berharap program ini dapat menghasilkan output yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat area NTB untuk mengentaskan stunting.

"Fokus TJSL kami di 2022 ini dirancang untuk mengedepankan para penerima manfaat terkait dengan ekosistem utama perusahaan dan arah transformasi serta program strategis unggulan korporasi, sehingga diharapkan menghasilkan creating shared, terarah sesuai roadmap korporasi, terukur dampaknya dan tentu saja akuntabilitas sesuai tata Kelola," kata Noverita Anggraeni Kepala Sekretaris Perusahaan PPI.

Lebih lanjut disampaikan Noverita bahwa Peningkatan kapabilitas petani kopi agar berkualitas global, bedah warung pangan dan program pelatihan UMKM go ekspor selanjutnya akan menjadi perhatian PPI Member ID Food.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Stunting di Lampung Tahun 2021 Menurun

Angka Stunting di Lampung Tahun 2021 Menurun

Lampung | Sabtu, 05 Maret 2022 | 09:17 WIB

Dinkes Lampung Catat Angka Stunting di Lampung Menurun Tahun Lalu

Dinkes Lampung Catat Angka Stunting di Lampung Menurun Tahun Lalu

Lampung | Jum'at, 04 Maret 2022 | 23:20 WIB

Pemprov Kaltim Bentuk Tim Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting: Amanat Perpres

Pemprov Kaltim Bentuk Tim Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting: Amanat Perpres

Kaltim | Kamis, 03 Maret 2022 | 19:01 WIB

Terkini

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:58 WIB

Aktivis BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Amnesty Singgung Kapolri Baru

Aktivis BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Amnesty Singgung Kapolri Baru

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:44 WIB

×