Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Kejar Target Nasional 70-75 Persen, Binda NTB Gencarkan Vaksinasi Massal

Iwan Supriyatna

Kamis, 10 Maret 2022 | 15:29 WIB
Kejar Target Nasional 70-75 Persen, Binda NTB Gencarkan Vaksinasi Massal
Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggencarkan percepatan vaksinasi Covid-19.

Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggencarkan percepatan vaksinasi Covid-19, demi memenuhi target 70 persen sampai 75 persen populasi secara nasional.

Vaksinasi kali ini menyasar anak usia 6-11 tahun dan masyarakat umum di 10 kabupaten dan kota, dengan target sebanyak 3.510 orang.

“Percepatan cakupan vaksinasi diperlukan untuk memastikan keberlangsungan fenomena penurunan positivity rate nasional dan daerah," ujar Kabinda NTB Wara Winahya, seperti dikutip Kamis (10/3/2022).

"Meski saat ini puncak kasus positif secara nasional diperkirakan sudah terlampaui, namun target vaksinasi justru harus segera dicapai. Agar tidak ada pembalikan fenomena," sambung Wara.

Wara melanjutkan, untuk mempecepat realisasi vaksinasi, baik dosis pertama dan kedua serta booster, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.

Wara juga bilang, Binda NTB juga menggandeng hingga unit terkecil, seperti puskesmas, untuk melakukan vaksinasi baik secara terpusat, hingga vaksinasi dari sekolah ke sekolah serta door to door.

"Komitmen kita sama, yaitu menjangkau dan mempermudah akses vaksin bagi semua lapisan masyarakat. Karena pada tahun 2022 ini, kami menargetkan setidaknya bisa melakukan vaksinasi kepada 155.000 orang per bulan," katanya.

Wara mengakui, sejauh ini masih ada masyarakat yang belum terdata vaksin dan ada pula yang masih menolak untuk divaksin dengan berbagai alasan, di antaranya karena termakan informasi hoaks.

Oleh karena itu, Wara mengimbau agar warga tidak begitu saja percaya dengan pemberitaan bohong atau hoaks terkait vaksinasi Covid-19.

baca juga

"Kuncinya agar kita dapat mengakhiri pandemi jadi endemi yakni jangan percaya dengan berita hoaks yang beredar di sosial media. Karena vaksin sudah teruji aman dan halal. Selain itu bagi yang belum vaksis dosis lengkap agar segera vaksin dan tidak menunda-nunda," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih 6 Juta Warga Sulsel Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Lebih 6 Juta Warga Sulsel Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Sulsel | Kamis, 10 Maret 2022 | 10:13 WIB

Kewajiban Vaksinasi COVID-19 di Austria Ditunda, Apa Alasannya?

Kewajiban Vaksinasi COVID-19 di Austria Ditunda, Apa Alasannya?

Health | Kamis, 10 Maret 2022 | 01:05 WIB

Mulai Hari Ini, Bandara Adisutjipto Yogyakarta Hapus Syarat Tes PCR dan Antigen Bagi Pelaku Perjalanan

Mulai Hari Ini, Bandara Adisutjipto Yogyakarta Hapus Syarat Tes PCR dan Antigen Bagi Pelaku Perjalanan

Jogja | Rabu, 09 Maret 2022 | 19:50 WIB

Terkini

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

×