Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

Komputasi dengan Performa Tinggi Sangat Dibutuhkan di Dunia Perbankan

Iwan Supriyatna

Kamis, 02 Juni 2022 | 13:54 WIB
Komputasi dengan Performa Tinggi Sangat Dibutuhkan di Dunia Perbankan
Ilustrasi aplikasi perbankan.

Suara.com - Dunia perbankan adalah industri yang menuntut performa tinggi di segala hal. Tak boleh ada kesalahan ataupun keterlambatan demi kenyamanan dan kepercayaan nasabah. Performa tinggi itu tak hanya dalam pelayanan fisik namun terutama dalam urusan komputasi yang selalu dituntut sempurna tanpa cela sedikitpun terutama di tengah maraknya digitalisasi perbankan saat ini.

Hal itu ditegaskan oleh Julyanto Sutandang, CEO PT. Equnix Business Solutions saat berbicara pada program Equnix Weekly Tech Talk (EWTT) 2022 yang diadakan secara virtual dengan tema “Konfigurasi Hardware Untuk PostgreSQL Di Lingkungan Perbankan”.

EWTT 2022 menghadirkan panelis yang ahli di bidangnya seperti Brando Lubis, Business Development Manager AMD; I Made Wiryana, pengajar di Universitas Gunadarma dan Evaluator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) - KemenpanRB; dan Koko Bachrudin, pengajar di Universitas Gunadarma yang juga anggota tim kajian akademik: Kemenkes, KemenpanRB, Kominfo, dan Pemda Kabupaten Tegal.

Komputasi dengan performa tinggi sangat dibutuhkan di dunia perbankan. Open source PostgreSQL bisa memenuhi tuntutan tersebut namun di sisi lain, performa tinggi PostgreSQL juga harus didukung oleh hardware yang mampu memberikan concurrency, consistency, integrity, dan durability.

“Dalam sebuah sistem perbankan, ada peluang terjadinya penguncian data yang sama secara berbarengan karena itu komputer harus mampu melakukan Locking (penguncian) data secara cepat, konsisten, dan tahan gangguan (bencana),” jelas Julyanto ditulis Kamis (2/6/2022).

Agar locking ini bisa terpenuhi sesuai kebutuhan maka diperlukan hardware yang tepat dengan mempertimbangkan jumlah core, kecepatan clock CPU, dan juga kapasitas memory.

Jika menggunakan kombinasi terbaik dari ketiga komponen itu maka pada saat proses tidak akan terjadi antrian, penumpukan, atau kekacauan perintah yang harus dijalnkan sistem.

“Ibaratnya seperti kita mengembalikan buku di perpustakaan. Kita hanya perlu meletakkan buku di meja petugas dan petugas yang akan meletakkan buku itu di rak dengan cepat dan tepat. Kalau kita sendiri yang harus meletakkan buku itu di rak maka pasti akan terjadi kekacauan ketika ada banyak orang mengembalikan buku pada saat bersamaan,” ujar Julyanto.

Julyanto menyarankan agar menggunakan hardware yang memang terpercaya dan terbaik guna memaksimalkan performansi, misalnya AMD EPYC. Saat ini AMD adalah market leader di industri prosesor komputer. Prosesor AMD sudah dibekali dengan teknologi tinggi sehingga mampu menangani kecanggihan sekaligus fleksibilitas PostgreSQL yang mampu menangani kompleksnya data dalam jumlah besar.

baca juga

“Kami sangat senang bahwa prosesor AMD EPYC dan akselerator daya AMD Instinct menjadi yang tercepat, paling hemat daya, supercompiter pertama yang mampu mendobrak batasan,” ujar Forres Norod, Senior Vice Presidnet and general Manager, Data Center Solutions Group, AMD beberapa waktu lalu dalam siaran persnya.

Kombinasi yang tepat pada jumlah core, clock CPU, dan kapasitas memory akan menentukan performa sesuai keinginan.

“Untuk bisnis perbankan diperlukan database yang mampu menangani kebutuhan seperti transaksi, serta berbagai macam aplikasi seperti mobile banking, SMS banking dan lainnya,” jelas Julyanto.

Dengan kombinasi hardware yang tepat maka keuntungan menggunakan open source bisa berlipat karena optimalisasi bisa dilakukan dengan nyaman, tanpa harus mengeluarkan tambahan biaya.

“Dengan menggunakan solusi open source kita bisa tahu lebih detil beban hardware secara terukur sehingga kinerjanya bisa optimal,” terang Made yang hadir sebagai panelis.

Dengan mempelajari dan memahami konfigurasi hardware untuk implementasi database server maka kinerja maksimalnya akan meningkatkan efisiensi kecepatan pemrosesan data. Dan pada akhirnya bisa memberikan efisiensi biaya tanpa harus kehilangan performa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koperasi Syariah Terlalu Banyak Regulasi?

Koperasi Syariah Terlalu Banyak Regulasi?

Your Say | Minggu, 29 Mei 2022 | 12:43 WIB

Layanan BPR Kini Mulai Berubah Jadi Digital

Layanan BPR Kini Mulai Berubah Jadi Digital

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 21:04 WIB

BI: Kredit Perbankan Tumbuh 9,1 Persen Pada April 2022

BI: Kredit Perbankan Tumbuh 9,1 Persen Pada April 2022

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:01 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau

Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan

Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Apa Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum? Ini 5 Cara Mengatasinya

Apa Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum? Ini 5 Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan

Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui

8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa

Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:15 WIB

HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI

HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI

Jakarta | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:14 WIB

Profil Putri Juficha: Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia saat Ulang Tahun

Profil Putri Juficha: Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia saat Ulang Tahun

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:12 WIB

Diperiksa KPK, Ketua DPRD Kuansing Ngaku Tak Tahu Uang untuk Raja Juli

Diperiksa KPK, Ketua DPRD Kuansing Ngaku Tak Tahu Uang untuk Raja Juli

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:10 WIB

×