Rencana Pengetatan Kebijakan Moneter The Fed Tekan Harga Emas Dunia

Jum'at, 24 Juni 2022 | 08:14 WIB
Rencana Pengetatan Kebijakan Moneter The Fed Tekan Harga Emas Dunia
Ilustrasi emas - cara jual emas agar untung (Pixabay)

Suara.com - Harga emas dunia bergerak lebih rendah pada perdagangan Kamis, karena dolar mendapatkan kembali momentum setelah Chairman Federal Reserve Jerome Powell berencana meningkatkan pengetatan kebijakan bank sentral yang bertujuan untuk menjinakkan inflasi.

Mengutip CNBC, Jumat (24/6/2022) harga emas di pasar spot turun 0,8 persen menjadi USD1.822,64 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,5 persen menjadi USD1.829,8.

Setelah Powell mengatakan komitmen The Fed untuk membatasi inflasi adalah "tanpa syarat," Indeks Dolar (Indeks DXY) melanjutkan kenaikannya, meredupkan daya tarik emas.

Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Kendati emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi, kenaikan suku bunga cenderung mengangkat yield obligasi, dengan demikian meningkatkan opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Emas tertekan oleh agresivitas strategi pengetatan The Fed, dengan penguatan dolar juga menjadi hambatan, kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Pasar emas dan perak juga terbebani oleh ekspektasi bahwa perlambatan ekonomi secara keseluruhan juga dapat menghambat permintaan logam, meski "status safe haven logam kuning membatasi penurunan tersebut," papar Wycoff.

Sementara itu, imbal hasil US Treasury turun ke level terendah dalam hampir dua minggu, kendati kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi terus meningkat karena Powell mengindikasikan perjuangan The Fed melawan inflasi dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah pengangguran.

Investor juga mengambil stok data yang menunjukkan penurunan klaim pengangguran mingguan Amerika pekan lalu karena kondisi pasar tenaga kerja tetap ketat. Sementara itu, aktivitas bisnis Amerika melambat pada Juni, sebuah survei menunjukkan.

Baca Juga: Kepingan Emas Inter Milan Musim Depan: Akan Scudetto?

Analis Bank of China International, Xiao Fu, mengatakan walau emas akan menarik pembeli karena risiko resesi, kenaikan suku bunga secara signifikan dapat berdampak pada kelas aset, termasuk emas.

Disisi lain harga perak di pasar spot anjlok 2,2 persen menjadi USD20,92 per ounce, platinum merosot 2,4 persen menjadi USD904,60 dan paladium menyusut 1 persen menjadi USD1.844,81.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI