Harga Emas Anjlok Lagi, Kurs Dolar AS Penyebabnya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 08:59 WIB
Harga Emas Anjlok Lagi, Kurs Dolar AS Penyebabnya
Ilustrasi emas [Pixabay]

Suara.com - Harga emas dunia kembali bergerak melemah pada perdagangan hari Kamis, di bawah tekanan dari penguatan dolar meski kerugiannya dibatasi penurunan imbal hasil Treasury.

Sementara itu investor mencari lebih banyak petunjuk ekonomi yang dapat mempengaruhi kenaikan suku bunga.

Mengutip CNBC, Jumat (19/8/2022) harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD1.758,42 per ounce, setelah tergelincir ke posisi USD1.759,17 pada sesi Rabu, level terendah sejak 3 Agustus.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat menyusut 0,3 persen menjadi USD1.771,2 per ounce.

Investor terus mencerna risalah dari pertemuan Juli Federal Reserve yang dirilis Rabu.

Risalah tersebut menunjukkan lebih banyak kenaikan suku bunga sedang dalam proses, tetapi juga mengisyaratkan pejabat Fed mulai lebih eksplisit mengakui risiko bahwa mereka mungkin melangkah terlalu jauh dan mengekang aktivitas ekonomi.

Analis TD Securities, Daniel Ghali, mengatakan imbal hasil US Treasury yang lebih rendah dapat mendorong kenaikan marjinal pada emas yang tidak memberikan bunga, dengan kenaikan suku bunga sebagian besar telah diperhitungkan.

"Tetapi The Fed dapat menolak gagasan bahwa siklus kenaikan suku bunga mungkin akan berakhir pada Simposium Jackson Hole, karena terlalu dini untuk menyatakan kemenangan melawan inflasi," papar Ghali.

Dolar mencapai level tertinggi tiga pekan, membuat emas yang dihargai dalam  greenback jauh lebih mahal bagi pembeli mata uang lain.

baca juga

"Dengan asumsi The Fed akan melawan inflasi tanpa mendorong ekonomi ke dalam resesi, permintaan  safe-haven akan memudar lebih lanjut, menyebabkan emas bergerak secara bertahap lebih rendah pada jangka menengah hingga jangka panjang," kata Carsten Menke, Kepala Riset Julius Baer.

Sementara itu, klaim pengangguran mingguan Amerika turun karena pasar tenaga kerja tetap tangguh.

Petinggi The Fed, Mary Daly, mengatakan kenaikan suku bunga setengah atau 75 basis poin pada September akan masuk akal.

Di pasar fisik, ekspor emas Swiss ke konsumen utama China pada Juli melejit ke level tertinggi sejak Desember 2016.

Sementara itu harga perak di pasar spot melorot 1,7 persen menjadi USD19,513 per ounce, platinum merosot 1,2 persen menjadi USD912,88 dan paladium naik 0,4 persen menjadi USD2.150,02.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Merosot Lagi

Harga Emas Merosot Lagi

Kalbar | Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:20 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Terpantau Turun Jadi Rp 975.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Terpantau Turun Jadi Rp 975.000/Gram

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:39 WIB

Analis: Harga Emas ke Depan Tergantung Risalah The Fed

Analis: Harga Emas ke Depan Tergantung Risalah The Fed

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:14 WIB

Terkini

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

×