Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Terima Global Citizen Award, Jokowi Dinilai Sukses Promosikan Misi Perdamaian Dunia

Iwan Supriyatna

Jum'at, 23 September 2022 | 13:51 WIB
Terima Global Citizen Award, Jokowi Dinilai Sukses Promosikan Misi Perdamaian Dunia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Rapat Terbatas Terkait Kebijakan Visa On Arrival di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (9/9/2022). [Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Peneliti Senior Maarif Institute, David Krisna Alka mengapresiasi penghargaan 'Global Citizen Award' yang diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut David, penghargaan yang diterima Jokowi sebagai bentuk apresiasi dunia atas misi kemanusiaan yang dilakukan presiden di Ukraina dan Rusia beberapa waktu lalu. Presiden Jokowi tampil meretas jalan perdamaian dengan mengunjungi kedua negara tersebut, padahal saat itu dua negara tengah bertikai.

Penghargaan tersebut juga semakin meneguhkan figur Jokowi sebagai pemimpin yang memiliki kapasitas di dunia internasional.

"Kalau melihat sejarahnya, siapa saja yang pernah mendapatkan penghargaan ini, dapat kita sebut Jokowi telah meneguhkan kepemimpinannya sebagai pemimpin yang diakui kapasitasnya di dunia internasional," kata David Krisna Alka, Jumat (23/9/2022).

Peneliti Associate The Indonesian Institute itu menyebut, apa yang dilaksanakan Jokowi selaras dengan amanat konstitusi khususnya terkait misi perdamaian. Dan, diatas kertas Jokowi sudah membuktikan bahwa dirinya bukanlah jago kandang.

"Jadi Presiden Jokowi tidak hanya jago kandang, akan tetapi juga jago di dunia internasional. Penghargaan yang diterima ini adalah bukti yang shahih," jelas penulis buku 'Karsa untuk Bangsa: 66 Tahun Azyumardi Azra, CBE' yang diluncurkan awal tahun ini.

Ke depan, Maarif Institute menunggu kiprah kepemimpinan Jokowi di dunia internasional. Bukan hanya di Ukraina dan Rusia, melainkan juga di negara lain seperti potensi perang yang kian membesar antara Taiwan dan China.

Besarnya potensi itu mencuat setelah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi berkunjung ke pulau itu pada awal Agustus lalu. Atas kunjungan itu, Presiden China Xi Jinping dilaporkan memerintahkan militer negaranya untuk mengambil langkah yang jauh lebih agresif, yakni blokade untuk merebut negara pulau itu dengan paksa.

"Catatannya adalah, kita juga menunggu peran Presiden Jokowi tidak hanya di Ukraina, tapi juga dibelahan negara lainnya termasuk di Taiwan. Semua itu perlu kita dorong untuk menciptakan keadaban publik di dunia internasional," tutur David.

baca juga

"Saya juga berharap Presiden Jokowi semakin menguatkan peran sebagai tokoh internasional yang menguatkan kemanusiaan sebagai kekuatan utama. Termasuk terkait persoalan keagamaan dengan mengkampanyekan Islam moderat dan Islam jalan tengah yang selama ini dilaksanakan Maarif Institute," tandasnya.

Sementara itu, tokoh aktivis 98 Wahab Talaohu mengatakan, Presiden Jokowi sebagai pemimpin negara sebesar Indonesia sangat lihai dan mampu memainkan politik internasional bebas-aktif, dimana tetap aktif dalam membangun kerjasama dan kolaborasi dengan negara-negara raksa ekonomi dunia.

“Padahal di lain sisi ada rivalitas ekonomi yang sangat intens antara Amerika, Uni Eropa, China, Jepang dan Rusia. Namun lewat kepiawaian diplomasi presiden Jokowi, Indonesia tetap dipandang sebagai negara yang netral,” kata tokoh aktivis 98 Wahab Talaohu saat dihubungi, Jumat (23/9).

Menurut Talaohu, bukti kongkrit Jokowi memiliki kemampuan adalah upaya dirinya mendamaikan perang antara Rusia dan Ukraina. Dalam misi itu, Presiden Jokowi langsung datang bertemu dua pemimpin negara tersebut dan disambut baik dan sangat dihormati oleh Rusia dan Ukraina.

“Resolusi menuju jalan perdamaian pun mulai dirintis, hal itu tercermin dari hasil dialog Jokowi dengan Putin dan Zelensky,” ucapnya.

Dikatakan Talaohu, puncak dari kiprah kepiawaian Jokowi adalah pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20) yang telah bergulir sejak 1 Desember 2021 hingga pada puncak acara G20 Summit di Bali pada 14-15 November 2022 mendatang. Indonesia di pilih sebagai tuan rumah, karena para pemimpin G20 menaruh kepercayaan penuh pada Presiden Jokowi yang dinilai mampu menjadi teman dan kawan bagi siapa saja.

“Ini sebuah momentum yang sangat penting bukan saja bagi Indonesia tetapi bagi dunia internasional. Karena ini akan menjadi pertemuan G20 pertama setelah pandemic covid-19 melanda dunia. Segala keputusan yang akan lahir pada G20 mendatang akan sangat menentukan masa depan dunia kedepan. Maka menurut kami Presiden Jokowi sangat layak diganjar Penghargaan Global Citizen Award,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Jokowi Pernah Pakai Jet Pribadi yang Ditumpangi Hendra Kurniawan, Siapa?

Menteri Jokowi Pernah Pakai Jet Pribadi yang Ditumpangi Hendra Kurniawan, Siapa?

News | Jum'at, 23 September 2022 | 13:19 WIB

Buka-bukaan Ma'ruf Amin, Disuruh 'Belok' Dari Ulama Jadi Wapres Oleh Jokowi

Buka-bukaan Ma'ruf Amin, Disuruh 'Belok' Dari Ulama Jadi Wapres Oleh Jokowi

News | Jum'at, 23 September 2022 | 13:00 WIB

Teken Perpres, Jokowi Tambah Kursi Wamen Dampingi Menteri Pertanian

Teken Perpres, Jokowi Tambah Kursi Wamen Dampingi Menteri Pertanian

News | Jum'at, 23 September 2022 | 12:34 WIB

Terkini

Syarat dan Ketentuan Program Konversi Cicilan Kartu Kredit BRI via BRImo

Syarat dan Ketentuan Program Konversi Cicilan Kartu Kredit BRI via BRImo

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Bobby Nasution Ingin Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing

Bobby Nasution Ingin Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:21 WIB

Apa Itu Mesh Cushion? Ini 3 Rekomendasinya yang Paling Tahan Lama

Apa Itu Mesh Cushion? Ini 3 Rekomendasinya yang Paling Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Perkuat Hilirisasi Sawit, Kemenkop Dorong Koperasi dan LPDB Buka Akses Pembiayaan

Perkuat Hilirisasi Sawit, Kemenkop Dorong Koperasi dan LPDB Buka Akses Pembiayaan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Bobby Nasution Terima Penghargaan, Sumut Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah

Bobby Nasution Terima Penghargaan, Sumut Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak

Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:12 WIB

10 Rekomendasi Lagu Backsound TikTok Tema Pramuka yang Membakar Semangat

10 Rekomendasi Lagu Backsound TikTok Tema Pramuka yang Membakar Semangat

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, 81 Pesawat hingga Rafale Bakal Hiasi Langit Istana Merdeka

Jelang HUT ke-81 RI, 81 Pesawat hingga Rafale Bakal Hiasi Langit Istana Merdeka

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:10 WIB

25 Ucapan Hari Pramuka Bahasa Inggris Lengkap Artinya, Pas Buat Status WA dan Caption Medsos

25 Ucapan Hari Pramuka Bahasa Inggris Lengkap Artinya, Pas Buat Status WA dan Caption Medsos

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Sosok Suami Raabi'atul Adawiyyah yang Memegang Kunci Ekonomi Brunei Hingga 2035

Sosok Suami Raabi'atul Adawiyyah yang Memegang Kunci Ekonomi Brunei Hingga 2035

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:08 WIB

×