Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:12 WIB
Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak
Blokade Selat Hormuz memicu krisis kas parah di Irak hingga mengancam pembayaran gaji jutaan pegawai negeri sipil atau PNS. (Xiohua)
baca 10 detik
  • Blokade Selat Hormuz memicu krisis keuangan parah yang menunda pembayaran gaji pegawai Irak.

  • Penurunan ekspor minyak hingga 97 persen memangkas pendapatan bulanan pemerintah Irak secara drastis.

  • Pemerintah Irak mengupayakan jalur ekspor alternatif dan mengandalkan cadangan devisa untuk bertahan.

Suara.com - Gaji PNS akan dipotong atau minimal terlabat karena Blokade Selat Hormuz. Blokade memicu krisis kas parah di Irak hingga mengancam pembayaran gaji jutaan pegawai negeri sipil atau PNS. Pemerintah Baghdad kini kehabisan dana segar akibat penurunan drastis volume ekspor minyak mentah.

Ketergantungan ekstrem pada jalur pelayaran tunggal melumpuhkan urat nadi perekonomian Irak secara mendadak. Dampak perang Iran kini merambat langsung ke kantong para pekerja publik di kota-kota besar seperti Mosul.

Penundaan gaji bulanan memaksa warga mengurangi pengeluaran harian demi bertahan menghadapi ketidakpastian ekonomi. Krisis finansial ini menelanjangi rapuhnya struktur anggaran negara yang terlalu bertumpu pada pendapatan minyak.

Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)

Seorang guru asal Mosul bernama Mahmoud Waleed mengaku gajinya terus terlambat cair selama tiga bulan terakhir. Kondisi tersebut membuatnya cemas karena cicilan kewajiban finansial dan biaya hidup pokok terus menumpuk.

"Keterlambatan ini sangat memengaruhi Anda," kata warga lokal Mosul itu kepada DW.

"Seperti kebanyakan orang, kami memiliki kewajiban finansial serta biaya hidup mendasar. Kami makin yakin harus mengurangi pengeluaran dan menyisihkan dana darurat — hanya sampai situasi kembali normal. Ini membuat Anda sangat cemas dan takut."

Mengapa Irak Kehabisan Kas untuk Menggaji Pegawai?

Tenaga medis di Mosul bernama Ahmed mengeluhkan pencairan gaji bulanan yang terulur hingga lebih dari sepuluh hari. Pihak Kementerian Kesehatan beralasan bahwa arus kas negara sedang tidak mencukupi untuk memenuhi pembayaran tepat waktu.

"Masa depan terlihat lebih tidak pasti," tambah Ahmed, seorang dokter dari kota yang sama yang tidak ingin memberikan nama lengkapnya kepada DW karena alasan pribadi.

baca juga

"Bulan ini, gaji kami tertunda lebih dari 10 hari. Menteri Kesehatan menjelaskan negara tidak memiliki arus kas yang cukup dan itulah alasan penundaan tersebut. Namun kami tidak tahu berapa lama penundaan berikutnya."

Aksi demonstrasi berskala kecil mulai bermunculan pada awal Agustus sebagai bentuk protes atas keterlambatan honor. Gelombang unjuk rasa tersebut digerakkan oleh staf universitas serta para pekerja Kementerian Listrik di berbagai daerah.

Sekitar 85 hingga 90 persen anggaran nasional Irak menggantungkan nasibnya pada hasil penjualan minyak bumi. Di saat bersamaan, dua pertiga dari 30 juta penduduk usia kerja menggantungkan hidup pada sektor publik.

Pemerintah Irak membutuhkan dana sebesar 6,5 miliar hingga 8,2 miliar dolar AS setiap bulan untuk gaji dan tunjangan. Angka fantastis tersebut dialokasikan secara rutin untuk membiayai belanja gaji pegawai, pensiun, dan jaminan sosial.

Seberapa Parah Blokade Selat Hormuz Memukul Ekspor Minyak?

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran sejak akhir Februari melumpuhkan hampir seluruh rute ekspor utama minyak Irak. Tindakan balasan usai pengeboman oleh Israel dan Amerika Serikat itu memotong 80 hingga 90 persen jalur pengiriman kapal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:30 WIB

Arab Saudi - Amerika Bersatu Serang Irak, 8 Milisi Pendukung Iran Tewas Dirudal

Arab Saudi - Amerika Bersatu Serang Irak, 8 Milisi Pendukung Iran Tewas Dirudal

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:34 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Terkini

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Jogja | Jum'at, 11 September 2026 | 17:53 WIB

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Gumpalan Berbercak Darah Ditemukan di Parit, Polisi Lakukan Ekshumasi di Madiun

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:51 WIB

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Promo Makan di Yoshinoya, Dapatkan Cashback Langsung dari BRI

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:46 WIB

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:45 WIB

Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Teletubies, Petugas Berpacu dengan Angin dan Medan Curam

Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Teletubies, Petugas Berpacu dengan Angin dan Medan Curam

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 17:44 WIB

GWM Luncurkan Wey G9 Hi4 dengan Pilihan Mesin Hybrid dan Plug-in Hybrid

GWM Luncurkan Wey G9 Hi4 dengan Pilihan Mesin Hybrid dan Plug-in Hybrid

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 17:37 WIB

Geledah Rumah Wakil Rektor hingga Guru SMA, KPK Temukan Bukti Praktik Titip Calon Mahasiswa Unsoed

Geledah Rumah Wakil Rektor hingga Guru SMA, KPK Temukan Bukti Praktik Titip Calon Mahasiswa Unsoed

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:37 WIB

Daftar Merek Mobil Terlaris Januari-Agustus 2026: Toyota Kokoh di Puncak, Brand Tiongkok Unjuk Gigi

Daftar Merek Mobil Terlaris Januari-Agustus 2026: Toyota Kokoh di Puncak, Brand Tiongkok Unjuk Gigi

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 17:37 WIB

KPK Geledah 6 Lokasi di Banyumas-Tasikmalaya, Sita Dokumen Praktik Titipan Maba Unsoed

KPK Geledah 6 Lokasi di Banyumas-Tasikmalaya, Sita Dokumen Praktik Titipan Maba Unsoed

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:33 WIB

×