Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Pemasangan Balok Gider Perlintasan Kereta Api Proyek Tandai 44 Persen Proyek JLLB Surabaya

M Nurhadi

Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:16 WIB
Pemasangan Balok Gider Perlintasan Kereta Api Proyek Tandai 44 Persen Proyek JLLB Surabaya
Alat launching gantri sudah terpasang di lokasi proyek Jalan Luar Lingkar Barat (JLLB) di Jalan Raya Sememi, Kota Surabaya. (ANTARA/HO-Topan)

Suara.com - Perkembangan proyek Jalan Luar Lingkar Barat (JLLB) Kota Surabaya, Jawa Timur sudah mencapai 44 persen jelang akhir Oktober 2022.

Disampaikan oleh Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Peraturan (DSABM) Kota Surabaya Adi Gunita, diharapkan pemasangan alat launching gantri yang melintas di atas rel kereta api di Jalan Raya Sememi bisa mempercepat pembangunan JLLB hingga selesai sesuai dengan kontrak kerja.

"Progres terakhir adalah persiapan untuk pemasangan alat launching gantri untuk mengangkat balok gider yang posisinya nanti melintasi rel kereta api," kata dia, dikutip dari Antara.

Ia menambahkan, pihaknya memang sudah koordinasi dengan PLN, PT KAI dan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) dan Dinas tenaga Kerja (Disnaker) setempat, untuk mengecek salah satu kelengkapan.

Peluncuran alat launching gantri yang di atas rel lebih dulu bakal dilaksanakan pada Sabtu (22/10) mendatang.

Adi menjelaskan, setelah pemasangan alat tersebut, selanjutnya persiapan untuk penempatan balok balok gidernya yang melintasi rel kereta api.

Ia beralasan, pemasangan gider yang melintasi rel kereta api ini memang sifatnya komplek, sehingga pihaknya tidak bisa asal-asalan karena waktu yang diberikan PT KAI terbatas.

Lebih lanjut, Adi menjelaskan, target pemasangan gider dengan panjang 50 meter di atas rel itu diberikan waktu oleh PT KAI tidak boleh lebih dari tanggal 9 Desember. Hal itu dikarenakan, pada bulan Desember lagi padat-padatnya persiapan Nataru (Natal, Tahun Baru).

"Jadi kami hanya ada waktu satu setengah bulan untuk percepatan pemasangan dan itu sudah selesai akhir November. Kami targetkan pada 31 Desember 2022 sudah selesai sesuai ketentuan awal," pungkas Adi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Ingin Segera Beralih ke EBT

PLN Ingin Segera Beralih ke EBT

Tantrum | Kamis, 20 Oktober 2022 | 09:06 WIB

Luna Maya Kembali Kuliah S1 di Surabaya Demi Raih Gelar Sarjana

Luna Maya Kembali Kuliah S1 di Surabaya Demi Raih Gelar Sarjana

Bali | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:11 WIB

Sudah On Time, Ari Lasso Ditinggal Batik Air di Singapura

Sudah On Time, Ari Lasso Ditinggal Batik Air di Singapura

Denpasar | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:03 WIB

Heboh! Ajukan Penambahan Tiang Listrik Gegara Kabel Kusut PLN Berada di Atas Rumah, Warga Ngeluh Harus Bayar Rp 14 Juta

Heboh! Ajukan Penambahan Tiang Listrik Gegara Kabel Kusut PLN Berada di Atas Rumah, Warga Ngeluh Harus Bayar Rp 14 Juta

Hits | Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:02 WIB

Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, PLN Perbanyak SPKLU dan SPBKLU Sistem Waralaba

Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, PLN Perbanyak SPKLU dan SPBKLU Sistem Waralaba

Otomotif | Kamis, 20 Oktober 2022 | 06:38 WIB

Fakta Baru! Pengawas Pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya Tahu Polisi Bawa Benda Terlarang, Tapi Tak Laporan

Fakta Baru! Pengawas Pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya Tahu Polisi Bawa Benda Terlarang, Tapi Tak Laporan

Surakarta | Rabu, 19 Oktober 2022 | 20:08 WIB

Terkini

Lolos Seleksi Ketat KY, Belasan Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Hadapi Komisi III DPR Hari Ini

Lolos Seleksi Ketat KY, Belasan Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Hadapi Komisi III DPR Hari Ini

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Peringati Hari UMKM Nasional, BRI Perkuat Ekosistem Ekonomi Lokal Lewat Desa BRILiaN

Peringati Hari UMKM Nasional, BRI Perkuat Ekosistem Ekonomi Lokal Lewat Desa BRILiaN

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Fatwa Tegas Mbah Hasyim Asy'ari soal Salat Hadiah

Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Fatwa Tegas Mbah Hasyim Asy'ari soal Salat Hadiah

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pangeran William Murka Usai Raja Charles Minta Kate Middleton Ganti Nama

Pangeran William Murka Usai Raja Charles Minta Kate Middleton Ganti Nama

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Uji Temuan Uang dan Emas Batangan, Pakar Tegaskan Eks Jampidsus Wajib Diadili

Uji Temuan Uang dan Emas Batangan, Pakar Tegaskan Eks Jampidsus Wajib Diadili

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

6 Cara Memilih Rice Cooker Hemat Listrik untuk Penggunaan Sehari-hari agar Tagihan Aman

6 Cara Memilih Rice Cooker Hemat Listrik untuk Penggunaan Sehari-hari agar Tagihan Aman

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

SBY Absen Upacara di Istana, Jokowi-Megawati Hadir?

SBY Absen Upacara di Istana, Jokowi-Megawati Hadir?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:08 WIB

7 Trik Bertahan dengan HP Memori 64 GB agar Tidak Gampang Penuh dan Lemot

7 Trik Bertahan dengan HP Memori 64 GB agar Tidak Gampang Penuh dan Lemot

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Cara Menentukan Shade Cushion Sesuai Undertone Kulit Indonesia

Cara Menentukan Shade Cushion Sesuai Undertone Kulit Indonesia

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi

Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:03 WIB

×