Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi

Dicky Prastya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:03 WIB
Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi
Menteri LH Jumhur Hidayat saat ditemui di Kantor Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kemenkeu di Jakarta, Rabu (12/8/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri LH Jumhur Hidayat mengkritik World Bank karena menarik diri dari pendanaan REDD+ senilai 70 juta dolar AS untuk Jambi pada Rabu (12/8/2026).
  • World Bank secara sepihak mengubah aturan dan skema pembayaran karbon setelah Pemprov Jambi berupaya menurunkan emisi selama tujuh tahun.
  • Pemprov Jambi bersama Kementerian LH saat ini masih berupaya melakukan negosiasi agar Bank Dunia menepati komitmen kesepakatan awal.

Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyentil World Bank atau Bank Dunia soal komitmen dalam skema pendanaan berbasis kinerja (Result-Based Payment/RBP) untuk aksi iklim di Indonesia.

Kritik ini disampaikan Menteri LH karena World Bank secara sepihak menarik diri dari kesepakatan pendanaan Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) senilai 70 juta dolar AS untuk Provinsi Jambi.

"Jambi sudah bekerja selama tujuh tahun. Tiba-tiba World Bank withdraw dengan alasan yang sangat tidak masuk akal, seperti mau mengganti skema dan sebagainya," ujar Jumhur saat konferensi pers di Kantor Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan (BPDLH Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Jumhur menyebut kalau Pemprov Jambi telah mengalokasikan anggaran, waktu, dan sumber daya yang signifikan selama hampir satu dekade demi menurunkan emisi dari sektor kehutanan.

Namun saat masa pembayaran berbasis kinerja tiba, kepastian pendanaan justru mendadak kabur akibat perubahan mendadak dari pihak donor.

Menteri LH memberikan peringatan keras kepada seluruh organisasi dan negara mitra yang berencana menjalin kerja sama pendanaan lingkungan hidup dengan Indonesia agar tidak mengubah aturan main di tengah jalan.

"Saya meminta bagi siapa pun yang berniat membantu atau berjuang bersama melalui RBP, taatlah pada komitmen. Kasihan Gubernur Jambi yang sudah mengeluarkan anggaran. Ini peringatan penting bagi semua yang berniat berkolaborasi dengan urusan lingkungan hidup di Indonesia," tegas Jumhur.

Diketahui Pemerintah Provinsi Jambi menyebutkan bahwa mereka masih melakukan negosiasi untuk memperoleh pembayaran karbon sebesar 70 juta dolar AS yang dikelola World Bank.

"Pembayaran karbon itu melalui skema dana multilateral yang didukung oleh berbagai pemerintah pendonor atau BioCarbon Fund Initiative for Sustainable Forest Landscape (BioCF-ISFL)," kata Sekda Provinsi Jambi Sudirman, dikutip dari Antara, Rabu (12/8/2026).

baca juga

Sekda mengatakan proses negosiasi tersebut menyusul adanya pola baru serta perubahan objek dan sasaran yang dikehendaki oleh Bank Dunia.

"Padahal dari awal tahapan program BioCf ISFL ini akan berlanjut, sudah disepakati dalam perjanjian (MoU) dengan Bank Dunia. Setelah tahapan ini selesai, kita siap-siap menerima alokasi dana 70 juta dolar AS. Kita berharap bisa dioptimalkan dengan menggunakan pola baru tersebut," jelasnya.

Namun jika mengikuti pola baru, menurut Sekda, diyakini mengulang tahapan dari awal, pembuatan pengajuan (proposal) baru dan akan memakan waktu lagi.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tetap bersikukuh untuk menuntaskan apa yang sudah menjadi komitmen awal antara pemerintah pusat dengan Bank Dunia. Begitu juga Kementerian Lingkungan Hidup (LH) tetap berusaha menjalankan apa yang sudah disepakati dari awal.

Ia menambahkan, hingga saat ini masih terjadi negosiasi terkait perubahan pola jual beli karbon di Indonesia termasuk di Jambi. Padahal, lanjut dia, program lingkungan ini bertujuan sangat baik, mempertahankan agar kondisi hutan tetap utuh dan bisa terjaga.

"Kalau dibilang gagal, belum. Karena masih ada tahapan negosiasi, kemarin masih ada rapat, yang jelas arahannya masih kita mendorong agar Bank Dunia berkenan untuk tetap melaksanakan pola BioCF yang sudah kita terapkan sebelumnya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Ukir Sejarah di Asia Pasifik, Raih Dana Iklim 103,78 Juta USD dari Lembaga Internasional

Indonesia Ukir Sejarah di Asia Pasifik, Raih Dana Iklim 103,78 Juta USD dari Lembaga Internasional

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Hutan Bakau Dunia Tambah 2.000 kilometer Persegi Sejak 2010, Mampukah Kurangi Ancaman Krisis Iklim?

Hutan Bakau Dunia Tambah 2.000 kilometer Persegi Sejak 2010, Mampukah Kurangi Ancaman Krisis Iklim?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Tanoana mPae: Ketika Masyarakat Pamona Belajar Menjaga Pangan dari Sukma Padi

Tanoana mPae: Ketika Masyarakat Pamona Belajar Menjaga Pangan dari Sukma Padi

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'

Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Klaim Menteri LH Jumhur Hidayat Sukses Tekan Angka Kebakaran Hutan, Janji Buka Data

Klaim Menteri LH Jumhur Hidayat Sukses Tekan Angka Kebakaran Hutan, Janji Buka Data

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Cara Memaksimalkan Layar Galaxy Z Fold8, Jadi Lebih Optimal

Cara Memaksimalkan Layar Galaxy Z Fold8, Jadi Lebih Optimal

Sumut | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Desa Wlahar Mendadak Sibuk, TPU Radius 300 Meter Dijaga Aparat saat Ekshumasi Sutrimo

Desa Wlahar Mendadak Sibuk, TPU Radius 300 Meter Dijaga Aparat saat Ekshumasi Sutrimo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Ulasan Film Tarung Sarung: Legenda Pertarungan Pusaka Para Ksatria Makassar

Ulasan Film Tarung Sarung: Legenda Pertarungan Pusaka Para Ksatria Makassar

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Sutrimo Berstatus Karumga, Tugasnya Lebih Sering Menjaga Rumah Kosong

Febrie Adriansyah Bantah Sutrimo Berstatus Karumga, Tugasnya Lebih Sering Menjaga Rumah Kosong

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:56 WIB

30 Kata-Kata Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang Benar untuk HUT Ke-81 RI

30 Kata-Kata Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang Benar untuk HUT Ke-81 RI

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:55 WIB

MBG Diharapkan Bisa Tingkatkan Harga Telur dan Ayam di Tingkat Peternak

MBG Diharapkan Bisa Tingkatkan Harga Telur dan Ayam di Tingkat Peternak

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:53 WIB

A New Dawn Tayang Agustus di Bioskop Indonesia, Garapan Animator Your Name

A New Dawn Tayang Agustus di Bioskop Indonesia, Garapan Animator Your Name

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Doa Tolak Bala Lengkap, Bacaan untuk Memohon Perlindungan dari Musibah

Doa Tolak Bala Lengkap, Bacaan untuk Memohon Perlindungan dari Musibah

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:41 WIB

Kolaborasi dengan Wendy Red Velvet, Jun.K 2PM Segera Rilis "Your Lips"

Kolaborasi dengan Wendy Red Velvet, Jun.K 2PM Segera Rilis "Your Lips"

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:41 WIB

IHSG Dibayangi Volatilitas Jelang Pengumuman MSCI, Ada Ancaman Turun ke Frontier Market?

IHSG Dibayangi Volatilitas Jelang Pengumuman MSCI, Ada Ancaman Turun ke Frontier Market?

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:35 WIB

×