Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

ASDP Akselerasi Program Penanaman Mangrove untuk Tekan Emisi Karbon

Iwan Supriyatna

Senin, 24 Oktober 2022 | 11:04 WIB
ASDP Akselerasi Program Penanaman Mangrove untuk Tekan Emisi Karbon
ASDP berkomitmen untuk menekan emisi karbon, salah satunya melalui program penanaman mangrove.

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan bertekad menjadi salah satu BUMN penyedia jasa transportasi yang menginisiasi kebijakan ramah lingkungan demi menciptakan kehidupan yang berkelanjutan di masa akan datang, khususnya masa depan rendah karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi karbon hingga 29% pada 2030 mendatang.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, sejalan dengan goal ke 13 dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yakni mengambil aksi segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya, ASDP berkolaborasi dengan Jejak.in, untuk menghitung jumlah karbon yang dihasilkan dari berbagai kegiatan operasional perusahaan dalam mendukung pengimbangan jumlah karbon.

Apalagi, ASDP menjadi operator kapal terbesar di dunia, dimana mengoperasikan 216 unit kapal dan 34 unit pelabuhan, sehingga ASDP juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"ASDP bertekad menjadi salah satu BUMN transportasi yang menjalankan operasional layanan penyeberangan dan pelabuhan dengan kualitas prima dan tetap menerapkan kebijakan ramah lingkungan demi menciptakan kehidupan yang berkelanjutan di masa akan datang, khususnya masa depan rendah karbon," tutur Shelvy.

Kerjasama dengan Jejak.in untuk mencatat jejak karbon yg dikeluarkan secara operasional, nantinya jumlah karbon yg dihasilkan, akan dikonversi menjadi jumlah pohon yang akan ditanam dengan harapan dapat mengganti karbon yang dihasilkan. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab ASDP membantu melestarikan kembali lingkungan. Adapun kerja sama ini bertujuan menciptakan keberlanjutan bisnis perusahaan di masa depan yang kekinian telah menjadi fokus utama secara global.

Dalam kolaborasi penghitungan jejak karbon ini, ASDP menggandeng Jejak.in perusahaan startup Indonesia yang menyediakan solusi berbasis Artificial Intelligent (AI) dan Internet of Things (IoT), yang hadir untuk membantu pengimbangan karbon (carbon offset).

Berdasarkan perhitungan Jejak.in, jumlah emisi yang dihasilkan delapan unit kapal ferry di lintasan Merak-Bakauheni pada periode Januari-Agustus 2022 mencapai total 29 juta ton setara CO2.

ASDP berkomitmen untuk menekan emisi karbon, salah satunya melalui program penanaman mangrove tersebut yang akan dimonitor dengan teknologi MRV (monitoring, reporting, and verification), disertai sensor-sensor untuk membantu pelaporan dan juga memberitahukan dampak dari program.

Sebagai wujud komitmen dalam menekan emisi karbon, ASDP rutin melakukan penanaman pohon mangrove. Lebih dari 8.000 bibit mangrove telah ditanam di lingkungan 12 kantor cabang ASDP di seluruh Indonesia. Tentunya, penanaman mangrove ini memiliki banyak manfaat di antaranya membantu keseimbangan ekosistem dan mengurangi emisi karbon di area sekitar pelabuhan.

baca juga

Melalui perhitungan karbon ini, juga menunjukkan pertanggungjawaban ASDP pada masa depan yang berkelanjutan.

"Inisiatif program ini akan terus berkembang dengan ASDP akan meluaskan perhitungan karbon, sehingga mencakup scope 1, 2, dan 3 dalam GHG (greenhouse gas atau gas rumah kaca)," ujarnya.

Dari sisi energi, ASDP menggunakan energi yang ramah lingkungan, melakukan pengelolaan bahan perusak ozon, memakai lampu LED, menerapkan anjungan listrik mandiri (ALMA), membangun PLTS, menggunakan bahan bakar B30, dan menjalankan aplikasi sistem monitoring konsumsi BBM.

"Semua upaya-upaya yang dilakukan ASDP adalah untuk menurunkan emisi karbon, sekaligus bentuk dukungan kami sebagai BUMN agar Indonesia mencapai target karbon netral atau net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat," pungkas Shelvy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Raih Peringkat 2 Rating ESG Dunia

Pertamina Raih Peringkat 2 Rating ESG Dunia

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 19:17 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, ASDP Terus Akselerasi Program Digitalisasi Berbasis Online

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, ASDP Terus Akselerasi Program Digitalisasi Berbasis Online

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 06:09 WIB

BUMN Berbondong-bondong Lakukan Akselerasi Penurunan Emisi Karbon

BUMN Berbondong-bondong Lakukan Akselerasi Penurunan Emisi Karbon

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:18 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×