Kementan Bidik Turki sebagai Pasar Ekspor Komoditas Pertanian

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 09 November 2022 | 10:09 WIB
Kementan Bidik Turki sebagai Pasar Ekspor Komoditas Pertanian
Indonesia Turki Bisnis Forum 2022. (Dok: Kementan)

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) membidik Turki sebagai pangsa pasar ekspor komoditas pertanian Indonesia. Ini melihat komoditas pertanian Tanah Air banyak diminati oleh warga sana. Terlebih komoditas pertanian dalam negeri kian memiliki posisi strategis di Pasar Global akibat konflik Rusia x Ukraina.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh stakeholder untuk terus memperbaiki pertanian Indonesia baik secara kualitas pun kuantitas. Hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan kerjasama dagang antara Indonesia dengan negara-negara lain.

"Perlu mencari terobosan lain agar pertanian Indonesia tembus pasar global. Jika produk pertanian Indonesia banyak diekspor otomatis akan meningkatkan kualitas pertanian Indonesia dan menjaga harga pertanian tetap stabil," tutur pria yang akrab disapa SYL tersebut.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil mengatakan, Indonesia Turki Bisnis Forum 2022 merupakan kegiatan tahunan yang dilaksankan kedutaan Besar di Turki. Giat ini bekerja sama dengan Musihad dan Ihsiad dalam rangka meningkatkan bisnis dagang indonesia Turki.

"Jadi acara ini merupakan rangkaian acara Musihad Expo pada 1-5 November 2022 di Istanbul yang dihadiri lebih dari 70 Negara di dunia," ujar Ali Jamil melalui keterangan tertulisnya, Selasa (8/11).

Dalam ajang tahunan yang dihadiri oleh eksportir, importir, produsen hingga pelaku usaha kecil dan menengah, Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementan Hermanto sebagai perwakilan dari Kementerian Pertanian hadir dalam acara yang digelar di Istambul itu.

Indonesia berhasil melakukan 12 penandatanganan MoU dan LOI ekspor produk Indonesia ke Turki dalam ajang Indonesia-Turkiye Business Forum 2022. Dari 12 total kerjasama dagang tersebut, salah satunya ialah produk Upland milik Kementerian Pertanian.

"Pada acara Indonesia Turki Business Forum 2022 tersebut, total MOU dan LOI yang terjadi pada acara tersebut mencapai 12 kerjasama ekspor Indonesia ke Turki. Produk Upland merupakan salah satu dari komoditas yang berhasil mendapat kerjasama pada even ini," kata Hermanto dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11/2022).

Lebih lanjut Hermanto mengatakan, produk upland mendapatkan enam kontrak dengan perkiraan mencapai lebih dari Rp3,6 Miliar. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya permintaan dari negara lain yang hadir dalam event tersebut.

Hermanto menjelaskan, bahwa Turki merupakan pasar potensial yang dapat memasarkan produk-produk Indonesia ke kacah global. Dengan memasukkan produk pertanian ke Turki secara langsung memasarkan pada sejumlah negara lain.

baca juga

"Lokasi Turki yang dekat ke banyak negara membuat kesempatan pemasaran produk Indonesia ke negara lain semakin besar. Selain itu, jumlah turis Indonesia ke Turki setiap tahun meningkat sehingga kebutuhan akan produk pertanian Indonesia di Turki juga seiring terus bertambah," jelas Hermanto.

Adapun Upland merupakan kegiatan pertanian di dataran tinggi dimana pertanian dikembangkan secara komprehensif, mulai dari pengembangan on-farm sampai off-farm. Tujuannya adalah meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani.

Terkait produk upland, banyak sekali pengusaha makanan dan eksportir Turki yang sangat tertarik dengan produk Upland. Faktornya antara lain karena kualitasnya yang sangat baik, harga terjangkau, serta ada jenis komoditas dan varian yang belum banyak saingannya di pasar Turki.

"Misalnya buah manggis dan olahannya, lada, kopi arabica yang merupakan jenis kopi spesial, olahan bawang merah hingga berbagai jenis beras organik seperti beras merah, hitam dan pink," cetus Ali Jamil.

Tantangan kedepan, jelas Hermanto, adalah bagaimana meningkatkan aspek logistik dan supply chain, konsistensi kualitas dan kuantitas, serta koorporasi petani.

"Karena itu semua amat penting dalam pasca panen dan peningkatan ekspor. Maka dari itu, kehadiran Upland Project diharapkan mampu meningkatkan hal-hal tadi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Monitoring Stok Beras di Karawang, Mentan SYL Pastikan Aman hingga Akhir Tahun

Monitoring Stok Beras di Karawang, Mentan SYL Pastikan Aman hingga Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 16:04 WIB

Mentan Terbitkan Permentan 10 Tahun 2022 agar Data Penyaluran Pupuk Subsidi lebih Akurat

Mentan Terbitkan Permentan 10 Tahun 2022 agar Data Penyaluran Pupuk Subsidi lebih Akurat

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 11:23 WIB

Kementan Lakukan Perubahan Kebijakan Pupuk Subsidi, Mentan: Dunia Sedang Mengalami Masa Sulit

Kementan Lakukan Perubahan Kebijakan Pupuk Subsidi, Mentan: Dunia Sedang Mengalami Masa Sulit

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 11:15 WIB

Order dari China dan Vietnam Bikin Industri Tekstil, Produk Tekstil dan Alas Kaki Bernapas

Order dari China dan Vietnam Bikin Industri Tekstil, Produk Tekstil dan Alas Kaki Bernapas

Tantrum | Selasa, 08 November 2022 | 09:20 WIB

Bisa Jadi Ladang Ekonomi, Salak Sabang Resmi Jadi Varietas di Kementan

Bisa Jadi Ladang Ekonomi, Salak Sabang Resmi Jadi Varietas di Kementan

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 19:22 WIB

Shin Tae-yong Geber Fisik Timnas Indonesia U-19 di Pantai, Ronaldo Kwateh cs Dibuat Ngos-ngosan

Shin Tae-yong Geber Fisik Timnas Indonesia U-19 di Pantai, Ronaldo Kwateh cs Dibuat Ngos-ngosan

Bola | Senin, 07 November 2022 | 16:04 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×