Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Perusahaan Mainan Ini Luncurkan Figure Sri Asih dan Gundala 100% Buatan Dalam Negeri

Iwan Supriyatna

Kamis, 17 November 2022 | 07:37 WIB
Perusahaan Mainan Ini Luncurkan Figure Sri Asih dan Gundala 100% Buatan Dalam Negeri
PT Royal Kreasi Cermerlang (RKC), melalui peluncuran mainan atau figure Sri Asih dan Gundala.

Suara.com - Industri kreatif tanah air mulai kembali menggeliat setelah dihantam pandemi dalam tiga tahun terakhir. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya berbagai event hiburan, tumbuhnya angka penonton bioskop, serta tidak ketinggalan peluncuran produk oleh para pelaku usaha industri kreatif, di mana salah satunya dilakukan produsen mainan lokal Indonesia, PT Royal Kreasi Cermerlang (RKC), melalui peluncuran mainan atau figure Sri Asih dan Gundala, sosok superhero Indonesia dari Jagat Bumi Langit yang live action-nya telah di angkat ke layar lebar.

Peluncuran mainan superhero lokal tersebut merupakan bagian dari upaya pelaku usaha kreatif dalam negeri mendukung pengembangan intellectual property (IP) lokal agar lebih dikenal dan diterima, baik oleh pasar domestik maupun mancanegara. Selain itu, juga untuk memberikan pengalaman baru kepada para penggemar memiliki figure sosok superhero lokal yang kini tengah digandrungi.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur RKC Andrias Santoso, saat peluncuran mainan Sri Asih dan Gundala di Jakarta. Menurutnya, kedua mainan tersebut di produksi untuk memenuhi pangsa pasar penggemar mainan superhero Indonesia yang saat ini permintaannya masih cukup tinggi.

Andrias mengatakan, mainan Sri Asih dan Gundala yang baru saja diluncurkan ini memiliki tampilan yang friendly dan menggemaskan, sehingga cocok untuk semua kalangan. Kehadirannya dengan berbagai pose membuat produk ini tepat dijadikan koleksi atau pajangan di meja kerja dan meja belajar.

“Dengan mengusung merk Zigo, kami memproduksi 2 (dua) bentuk pose untuk Sri Asih dan 1 (satu) bentuk pose untuk Gundala. Ketiganya dapat diperoleh melalui online store serta jaringan minimarket Indomaret,” ujarnya.

Untuk memperkenalkan produk terbarunya tersebut, RKC akan melakukan serangkaian promosi melalui roadshow ke beberapa kota.

“Dalam roadshow tersebut kami akan memberikan giveaway serta menggelar berbagai aktivitas promosi lainnya,” tambah Andrias.

Seperti halnya produk mainan buatan RKC lainnya, Andrias memastikan, figure Sri Asih dan Gundala memiliki kualitas dan standar keamanan yang baik. Pasalnya, RKC mengedepankan 4 aspek utama dalam setiap produk yang diluncurkannya, yaitu ramah lingkungan, aman digunakan, aman bagi anak dan balita, serta tersertifikasi SNI.

Andrias meyakini, mainan superhero lokal dalam format figure berpeluang untuk lebih diterima berbagai kalangan, baik dewasa maupun anak-anak.

baca juga

“Seperti kita ketahui saat ini mainan dalam format figure bukan hanya menarik minat anak-anak, tetapi juga menjadi hobi di kalangan dewasa. Pengalaman masa kecil atau tren yang tengah berkembang menjadi dorongan untuk memiliki dan mengkoleksi figure tokoh favorit. Kesempatan itu yang ingin diberikan RKC kepada mereka, baik yang telah mengenal Sri Asih dan Gundala sejak kecil maupun yang baru mengenal belakangan ini,” paparnya.

Sri Asih dan Gundala merupakan tokoh superhero lokal dari Jagat Bumi Langit yang telah diangkat ke layar lebar. Film Sri Asih telah tayang di bioskop dan meramaikan kancah per-film-an dalam negeri mulai 17 November 2022 ini, meneruskan alur cerita Jagat Bumi Langit yang telah memulai debutnya melalui film Gundala pada tahun 2019 lalu. Tokoh Sri Asih sendiri dibuat oleh komikus legendaris Indonesia R.A. Kosasih pada tahun 1950 dan disebut sebagai sosok superhero pertama Indonesia. Sedangkan Gundala merupakan tokoh superhero yang muncul pertama kali dalam komik besutan Hasmi pada tahun 1969.

Lebih lanjut, Andrias menjelaskan, langkah pengembangan mainan Sri Asih dan Gundala tersebut tidak terlepas dari komitmen RKC mendukung kemajuan produk mainan dalam negeri.

“Pengerjaan produk seluruhnya dilakukan oleh tenaga kerja lokal, baik dari pekerja pabrik, designer, dan manajemennya. Selain itu, juga menggunakan bahan dan material yang seratus persen berasal dari dalam negeri. Sehingga dapat dikatakan, selain mengunakan IP lokal, produk ini memiliki tingkat kandungan dalam negeri seratus persen,” ungkapnya.

Menurut Andrias, upaya perusahaan mengedepankan penggunaan sumber daya lokal juga dilakukan dalam aktivitas produksi produk mainan lainnya. Selama 30 tahun berkiprah di industri mainan, RKC telah berpartner dengan banyak mitra baik skala nasional maupun internasional. Dalam kurun waktu tersebut perusahaan telah mengeluarkan lebih dari 170 item mainan dan terus menjaga konsistensi sebagai produsen mainan asli dalam negeri berkualitas internasional.

Kedepannya, ia menambahkan, RKC akan meneruskan pengembangan produk mainan baru berbasis IP dan sumber daya lokal.

“RKC siap lanjut dengan IP dan produksi yang mengedepankan sumber daya lokal. Kita punya banyak potensi yang tidak kalah dengan luar negeri,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkitkan Industri Kreatif, Panasonic Young Filmmaker 2022 Siap Digelar

Bangkitkan Industri Kreatif, Panasonic Young Filmmaker 2022 Siap Digelar

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 06:58 WIB

HIPMI Ajak Anak Muda Kembangkan Industri Kreatif

HIPMI Ajak Anak Muda Kembangkan Industri Kreatif

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Token Kripto Pendatang Baru, Actio Mau Jadi Wadah Industri Kreatif

Token Kripto Pendatang Baru, Actio Mau Jadi Wadah Industri Kreatif

Bisnis | Jum'at, 08 April 2022 | 08:14 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×