Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Bertarung di Piala Dunia 2022, Adu Kekuatan Ekonomi Polandia Vs Meksiko

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 22 November 2022 | 14:46 WIB
Bertarung di Piala Dunia 2022, Adu Kekuatan Ekonomi Polandia Vs Meksiko
Ilustrasi prediksi pertandingan Meksiko vs Polandia di Grup C Piala Dunia 2022. (Suara.com)

Suara.com - Ajang kompetisi empat tahunan sepak bola dunia atau lebih dikenal Piala Dunia 2022 digelar di Qatar. Malam ini akan dipertandingkan laga antara Polandia melawan Meksiko

The Eagles yang dikomandoi Robert Lewandoswski akan berjuang mati-matian melawan pasukan Los Tricolores yang dipimpin Guillermo Ochoa.

Terlepas hal ini, dari sisi perekonomian kedua negara ini bisa diadu. Seperti dilansir dari World Bank, ekonomi Meksiko berada di peringkat ke-14 dunia dengan tingkat produk domestic bruto (PDB) USD2.715 triliun per kapita.

Dengan populasi hampir 130 juta, Meksiko memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Bahkan, Meksiko yang memperkenalkan cokelat hingga jagung ke dunia. 

Pertumbuhan Meksiko didukung oleh perdaganga terbuka, basis manufaktur ekspor yang kuat yang terhubung ke rantai pasok global yang terintegrasi dengan Amerika Serikat, dan kerangka ekonomi makro yang stabil. 

Selain itu, sektor jasa merupakan penyumbang terbesar ekonomi Meksiko 70,5% dari PDB, diikuti oleh sektor industri sebesar 25,7%, Pertanian sebesar 3,9%.

Pada tahun 2021, ekonomi Meksiko juga bisa bangkit dari pandemi Covid-19 yang sebesar 4,8%.

Di sisi lain, perekonomian Polandia merupakan yang paling tanggung diantara negara-negara uni eropa lainnya. Bahkan, ekonomi Polandia bisa tetap tumbuh saat krisis 2008 silam.

Dengan populasi sekitar 37,8 juta jiwa, Polandia memiliki PDB per kapita sebesar USD42.466 triliun. 

baca juga

Perekonomian Polandia didukung dari, kerangka ekonomi makro yang sehat, penyerapan dana investasi uni eropa yang efektif, sektor keuangan, akses yang lebih baik ke kredit jangka panjang, dan akses ke pasar tenaga kerja Eropa telah mendukung pertumbuhan inklusif jangka panjang dan pengentasan kemiskinan.

Namun, Polandia saat ini menghadapi tantangan di mana adanya, pengetatan pasokan tenaga kerja, yang diperparah oleh populasi yang menua. Sedangkan, masuknya pengungsi dalam jumlah besar dari Ukraina dapat membantu mengatasi keketatan di pasar tenaga kerja. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Hangover Versi Qatar, Fans Inggris Berburu Bir Keliling Doha hingga Berpesta di Rumah Syekh dengan Singa

The Hangover Versi Qatar, Fans Inggris Berburu Bir Keliling Doha hingga Berpesta di Rumah Syekh dengan Singa

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 14:44 WIB

Sad Ending, Fabio Cannavaro Prediksi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Merana di Piala Dunia 2022

Sad Ending, Fabio Cannavaro Prediksi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Merana di Piala Dunia 2022

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 14:17 WIB

Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Messi Dkk Unjuk Gigi di Qatar

Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Messi Dkk Unjuk Gigi di Qatar

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

×