Ganjar Jamin Kesejahteraan Guru Honorer di Hari Guru Nasional 2022

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 November 2022 | 14:45 WIB
Ganjar Jamin Kesejahteraan Guru Honorer di Hari Guru Nasional 2022
Ganjar saat menjadi inspektur upacara Hari Guru Nasional yang dilaksanakan di Museum Ranggawarsita, Kota Semarang.

Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2022, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong prioritas kesejahteraan dan perbaikan kualitas tenaga pengajar, khususnya guru honorer di Jawa Tengah. 

Hal itu disampaikan Ganjar saat menjadi inspektur upacara Hari Guru Nasional yang dilaksanakan di Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. Upacara diikuti guru honorer, ASN, murid sekolah dan taruna pelajar.

"Guru honorer ini kan masih banyak, kita kekurangan guru. Maka ada dua cara, satu sistemnya diperbaiki, peralatannya ditambah. Sehingga satu guru punya banyak keterampilan, bahkan multi platform bisa dikerjakan," kata Ganjar.

Diketahui, guru honorer dibawah naungan Pemprov Jawa Tengah telah disejahterakan dalam bentuk pemberian gaji setara dengan nilai upah minimum kabupaten/kota (UMK). Dulu, guru honorer hanya mendapatkan bayaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.

Namun kini, sebanyak 5.546 guru honorer dibiayai dari APBD Provinsi. Alokasi APBD dengan rata-rata sesuai nilai UMK, ditambah bonus sesuai jenjang pendidikan, sekitar Rp2,6 juta per orang atau dengan total anggaran kurang lebih Rp144.196.000.

Tak hanya itu, Ganjar juga telah menginstruksikan jajaran bupati dan wali kota untuk mengalokasikan 20 persen APBD untuk bidang pendidikan, termasuk kesejahteraan guru honorer.

Hal itu dilakukan, kata Ganjar, sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pengajar yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dan kesehahteraannya memprihatinkan, sebab mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa sehingga patut diapresiasi.

"Kalau UMK saja semua guru yang ada di Jawa Tengah, itu sudah akan memberikan apresiasi. Kan kita tidak bisa seperti ini tanpa guru-guru itu. Maka saya minta kabupaten kota untuk prioritaskan mereka," jelas Ganjar.

Dengan demikian di Hari Guru Nasional ini, Ganjar menyebutkan menjadi momen yang tepat untuk meninjau regulasi tenaga pengajar serta penerapannya, agar para tenaga pengajar lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas.

baca juga

Pada kesempatan itu, Ganjar juga melaunching program 'Sidak SMK' untuk digitalisasi pembelajaran SMK, 'Si Pungkur Merak' untuk digitalisasi penilaian angka kredit guru dan 'Duren Pulen' yang bertujuan untuk perencanaan pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Menurut saya di hari guru ini kesempatan kita melakukan perubahan besar. Guru lebih diperhatikan, kesejahteraannya diperhatikan, ini kita launching sistem-sisten yang bisa membantu guru lebih termotivasi, berprestasi dan lebih mudah dalam pelayanan," ujar Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis: Terlalu Berisiko Bagi KIB Jika Mengusung Ganjar Pranowo Jadi Capres

Analis: Terlalu Berisiko Bagi KIB Jika Mengusung Ganjar Pranowo Jadi Capres

News | Jum'at, 25 November 2022 | 10:05 WIB

Ramai Ganjar Puan Berebut Tiket Capres PDIP, Iwan Fals: Jangan-jangan Ini Jagonya

Ramai Ganjar Puan Berebut Tiket Capres PDIP, Iwan Fals: Jangan-jangan Ini Jagonya

News | Kamis, 24 November 2022 | 20:00 WIB

Soal Komposisi Baru, Wasekjen PKB: Itu Respons Kaget Cak Imin Dengar Isu Duet Prabowo-Ganjar

Soal Komposisi Baru, Wasekjen PKB: Itu Respons Kaget Cak Imin Dengar Isu Duet Prabowo-Ganjar

News | Kamis, 24 November 2022 | 18:06 WIB

Terkini

Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas

Disurati KPK Soal 2 Prajurit Terlibat Korupsi BNPB, Mabes TNI Siap Tindak Tegas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan

Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Calvin Verdonk Jadi Starter di Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Indonesia

Calvin Verdonk Jadi Starter di Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Indonesia

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif

Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif

Kaltim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Peringati HSN 2026, Ahmad Luthfi Ajak  555 Ribu Santri Jateng Ikut Entaskan Kemiskinan

Peringati HSN 2026, Ahmad Luthfi Ajak 555 Ribu Santri Jateng Ikut Entaskan Kemiskinan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

7 Ciri Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak, Kenali Tanda dan Cara Merawatnya

7 Ciri Kulit Wajah Dehidrasi tapi Berminyak, Kenali Tanda dan Cara Merawatnya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

×