Ramai Ganjar Puan Berebut Tiket Capres PDIP, Iwan Fals: Jangan-jangan Ini Jagonya

Ria Rizki Nirmala Sari
Ramai Ganjar Puan Berebut Tiket Capres PDIP, Iwan Fals: Jangan-jangan Ini Jagonya
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama anaknya Puan Maharani dan M Prananda Prabowo usai Rakernas II PDIP di Sekolah PDIP Lenteng Agung, Jaksel pada Kamis (23/6/2022). [Suara.com/Bagaskara]

Di luar nama itu, musisi Iwan Fals malah menduga-duga ada sosok lain yang akan dijagokan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Suara.com - Ganjar Pranowo dan Puan Maharani menjadi dua sosok yang paling banyak diperdebatkan untuk menjadi pemegang tiket calon presiden atau capres dari PDI Perjuangan. Di luar nama itu, musisi Iwan Fals malah menduga-duga ada sosok lain yang akan dijagokan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Melalui akun Twitternya, Iwan Fals mengunggah gambar yang memperlihatkan sebuah judul berita media online. Judul berita itu berkaitan dengan putera Megawati, Prananda Prabowo yang diberikan tugas tambahan di partai berlambang banteng tersebut.

"Jangan-jangan ini jagonya," cuit Iwan Fals melalui akun Twitter @iwanfals pada Kamis (24/11/2022).

Beberapa warganet langsung bereaksi atas unggahannya Iwan Fals tersebut. Banyak yang memberikan komentar dengan nada sensi terhadap PDIP.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ganjar Pranowo dan Kader PDIP Mundur Massal Buntut Megawati Tak Beri Tiket Capres, Benarkah?

"Apapun yang muncul dari partai ini, gak respect ah," tulis pengguna akun Twitter.

Lain lagi dengan pengguna akun Twitter lainnya yang mengingatkan akan dosa PDIP kepada rakyat kecil.

"Bang Iwan ingat waktu PDIP kampanye ngakunya partainya wong cilik sekarang sudah berkuasa sudah ngga ingat lagi wong cilik ingat sama sekelompok orang aja," tulisnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Prananda Prabowo yang menjabat sebagai Ketua DPP PDIP bidang Ekonomi Kreatif itu kini memiliki tugas baru. Pria yang akrab disapa Nanan itu kini harus mengemban tugas sebagai Kepala Situation Room (SR) atau Pusat Analisa dan Pengendali Situasi.

Tugas baru Nanan itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 2/76/KPTS/DPP/XI/2022 yang dikeluarkan pada 7 November 2022.

Baca Juga: Cerita Pertemuan Mencekam di Istana, Panda Nababan Konfirmasi Pernyataan SBY Sudah di Comberan Tapi Diwongke Megawati