Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Elektabilitas Erick Thohir Melesat, Pengamat: Jadi Kuda Hitam Cawapres Idaman Para Capres

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 16 Desember 2022 | 18:51 WIB
Elektabilitas Erick Thohir Melesat, Pengamat: Jadi Kuda Hitam Cawapres Idaman Para Capres
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Dok: BRI)

Suara.com - Survei Poltracking tentang peta persaingan calon presiden dan wakil presiden menemukan fakta menarik. Nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melesat menjadi kuda hitam setelah menguasai peta suara di Jawa Tengah dan konsisten masuk 4 besar di Pulau Jawa. 

Menariknya, Erick berhasil menyodok di antara nama kepala daerah seperti Ridwan Kamil dan ketua umum partai, seperti Agus Harimurti Yudhoyono.

Pengamat Politik Fernando Emas mengatakan, peningkatan elektabilitas Erick Thohir yang tercermin dari hasil survei yang baru dirilis oleh Poltracking bukan hal yang mengagetkan.

Pasalnya, sejak awal, dia sudah memperkirakan bahwa tingkat popularitas dan elektabilitas Erick Thohir akan terus meningkat dan akan menjadi cawapres idaman para calon presiden.

Menurut Fernando, Erick Thohir akan memberikan peran penting untuk menentukan kemenangan calon presiden yang "menggandengnya" pada Pilpres 2024 akan datang. Sehingga Erick Thohir sangat tepat bisa dianggap sebagai kuda hitam pada pilpres yang akan datang karena akan memberikan peran yang sangat signifikan.

"Apalagi kalau melihat hasil survei Poltracking, Erick Thohir bisa memperoleh hasil yang sangat memuaskan di wilayah Jawa. Saya juga yakin, apabila Erick sudah resmi akan menjadi cawapres bahwa suara pemilih di luar pulau Jawa juga akan bisa dimaksimalkan untuk memilihnya," kata Fernando.

Lanjut Fernando, Erick Thohir merupakan salah satu harapan masyarakat Indonesia untuk menghadapi tantangan global dan ekonomi ke depan. Seperti diketahui para analis ekonomi mengatakan dunia akan masuk ke resesi tahun depan.

Erick Thohir sendiri berkeyakinan ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh karena faktor sumber daya alam dan kelas menengah pekerja yang masif hingga 2030.

"Saran saya, Erick Thohir untuk tetap melalukan kalkulasi siapa capres yang akan diterima untuk pasangannya menghadapi pilpres 2024 yang akan datang," ujar Fernando.

Sementara itu, Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan Erick Thohir memiliki magnet elektoral yang tinggi sebagai cawapres, sehingga layak dipasangkan dengan capres manapun.

Tetapi, Ujang menilai, Erick Thohir akan lebih cocok jika dipasangkan dengan nama calon presiden dari kalangan koalisi pendukung pemerintah seperti Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo, kecuali dengan Anies Baswedan.

“Erick Thohir memasang di semua kandidat capres misalkan dengan Ganjar disebut Ganjar-Erick dengan Prabowo, kecuali dengan Anies aja tidak, karena Anies dianggap bukan golongan dari kelompok pemerintah,” ujar Ujang Komarudin.

Ujang berpendapat tingginya elektabilitas Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu karena kerap turun di wilayah yang selama ini menjadi lumbung suara di pulau Jawa. 

“Biasanya yang ingin menjadi cawapres atau capres itu kan berkampanye dengan gigih di basis-basis masa yang terbanyak, di Jawa Barat yang terbanyak lalu Jawa Timur, Jawa Tengah pasti akan dikejar itu dulu,” ungkap Ujang.

Selain itu, Ujang juga menyoroti tingginya dukungan Erick di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta konsisten masuk 4 besar di pulau Jawa pada umumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Berpotensi Dilamar Capres Terkuat, Siapa ya?

Erick Thohir Berpotensi Dilamar Capres Terkuat, Siapa ya?

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:42 WIB

Elektabilitas Anies Masih Keok di Jateng dan Jatim, NasDem Berpikir Keras Cara Gaet Pemilih di Pulau Jawa

Elektabilitas Anies Masih Keok di Jateng dan Jatim, NasDem Berpikir Keras Cara Gaet Pemilih di Pulau Jawa

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:08 WIB

PPP Mau Mardiono Jadi Cawapres 2024 dari Gerbong KIB

PPP Mau Mardiono Jadi Cawapres 2024 dari Gerbong KIB

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 10:16 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB