Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Auto Cuan, Segini Keuntungan Beli Rumah di Puncak Bogor

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 19 Desember 2022 | 13:14 WIB
Auto Cuan, Segini Keuntungan Beli Rumah di Puncak Bogor
Agung Podomoro Land mulai melakukan serah terima villa cluster Everest/Dok APLN

Suara.com - Investasi rumah merupakan salah satu yang menarik untuk dicoba. Terlebih investasi rumah di daerah wisata seperti Puncak Bogor, bisa-bisa meraih auto cuan.

Pengembangan Properti Agung Podomoro Land mengungkapkan, pembelian villa dan resort Vimala Hills justru memberikan segelintir keuntungan.

Secara investasi jangka panjang Vimala Hills di Puncak Bogor menguntungkan karena villa tidak hanya dijadikan hunian, tetapi juga dapat disewakan. Apalagi di Vimala Hills rata-rata kenaikan nilai sewa villa sebesar 8-10% per tahun dengan kenaikan nilai aset properti berkisar antara 15-20% setiap tahunnya.

Saat ini, Agung Podomoro Land mulai melakukan serah terima villa cluster Everest kepada konsumen sesuai dengan waktu yang ditentukan. Marketing Director Agung Podomoro Agung Wirajaya mengatakan penyelesaian proyek properti dan serah terima unit tepat waktu merupakan prinsip perusahaan yang diimplementasikan di seluruh unit bisnis.

"Kami memegang komitmen teguh untuk senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proyek properti dan produk Agung Podomoro. Kredibilitas itu telah teruji lebih dari 50 tahun Agung Podomoro hadir di Indonesia, dan tetap kami jaga sampai saat ini," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta Senin (19/12/2022).

Optimisme Agung Podomoro dalam mempercepat pembangunan dan pengembangan kawasan properti didukung dengan tingginya permintaan konsumen dan meningkatnya harga properti residensial dan permintaan properti komersial.

Berdasarkan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan bahwa Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan III 2022 tercatat sebesar 1,94% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Hal yang sama diperkirakan terjadi pada triwulan IV 2022. Selain itu dari sisi penjualan, pertumbuhan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2022 tetap kuat yang tumbuh sebesar 13,58% (yoy) pada triwulan III 2022. Sementara itu Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan III 2022 juga tumbuh sebesar 16,19% (yoy).

Marketing Manager Vimala Hills Ferdynand Sadrach menjelaskan peningkatan minat konsumen terhadap Vimala Hills meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan fisik dan mental.

baca juga

"Vimala Hills justru makin tinggi peminat saat Indonesia dilanda krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19, Cluster Everest misalnya kini terjual 95% dari total 53 unit, yang mengindikasikan minat tinggi masyarakat terhadap produk properti dengan nuansa resort dan menyatu dengan alam," jelas dia.

Konsumen dapat memiliki properti di Cluster Everest dengan harga mulai dari Rp 3 miliar. Apalagi, Cluster Everest Vimala Hills merupakan penyempurna dari pembangunan kluster-kluster sebelumnya dengan konsep yang lebih baru dari sisi desain dan fasilitas.

"Kami pasti beradaptasi dengan kebutuhan zaman sehingga melahirkan inovasi yang baru, salah satunya adalah pengembangan Cluster Everest ini," pungkas Ferdynand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Layanan, SILO Hadirkan Homecare Services di 41 Rumah Sakit

Tingkatkan Layanan, SILO Hadirkan Homecare Services di 41 Rumah Sakit

Bisnis | Senin, 19 Desember 2022 | 10:15 WIB

Isu Resesi Global di Tahun 2023, Investasi Properti Tetap Aman dan Menjanjikan

Isu Resesi Global di Tahun 2023, Investasi Properti Tetap Aman dan Menjanjikan

Bisnis | Senin, 28 November 2022 | 23:00 WIB

BUMN Diminta Hati-hati Investasi Properti: Ingat, Dana PMN dari Uang Rakyat!

BUMN Diminta Hati-hati Investasi Properti: Ingat, Dana PMN dari Uang Rakyat!

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:15 WIB

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:09 WIB

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05 WIB

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:53 WIB

BBCA Undervalued, Saatnya Serok atau Harga Sahamnya Bisa Turun Lagi?

BBCA Undervalued, Saatnya Serok atau Harga Sahamnya Bisa Turun Lagi?

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:51 WIB

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:28 WIB

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:10 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:24 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:23 WIB

×