Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Gedung PYCH Siap Diresmikan Jokowi, BIN-PMI Lakukan Pengecekan

Iwan Supriyatna

Selasa, 20 Desember 2022 | 11:28 WIB
Gedung PYCH Siap Diresmikan Jokowi, BIN-PMI Lakukan Pengecekan
Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH).

Suara.com - Progres pembangunan Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) sudah mencapai 99,95 persen dan akan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Jelang serah terima gedung dari Kementerian PUPR kepada BIN (Badan Intelijen Negara) sebagai pengelola PYCH, Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya melakukan peninjauan.

Di gedung inilah nanti PMI menjalankan berbagai program untuk ikut menyejahterakan masyarakat Papua. Mereka akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, mengembangkan diri dan terus menjadi motor pengembangan SDM anak-anak muda di Bumi Cendrawasih.

Made Kartikajaya yang juga merupakan pembina PMI memeriksa satu persatu ruangan dan semua fasilitas hingga lapangan, untuk memastikan seluruh pekerjaan diselesaikan dengan sempurna.

Dari hasil peninjauan, Made Kartikajaya menyarankan perbaikan di sejumlah titik untuk penyempurnaan gedung, di antaranya lapangan olahraga hingga railing tangga.

Secara prinsip BIN sudah siap menerima gedung PYCH, namun masih ada sejumlah perbaikan. Apabila seluruh perbaikan dan pengerjaannya sudah selesai 100 persen, maka akan dilaksanakan serah terima dari Kementerian PUPR ke BIN.

Made Kartikajaya dalam peninjauan didampingi oleh Kepala Biro Logistik BIN, Brigjen TNI Tony Kurniawan, Direktur Perencanaan dan Pengendalian Kegiatan Operasi Deputi IV Wagiyo Raharjo dan jajarannya. Serta, Koordinator PMI Wilayah Papua, Neil Aiwoy dan Sekretarisnya, Vitha Faidiban.

PMI menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH, MSi, Ph.D, atas pembangunan gedung PYCH tersebut.

PMI menyatakan pembangunan gedung ini merupakan satu dari sekian banyak fasilitas yang diberikan kepada anak muda Papua dan masyarakat Papua oleh Presiden Jokowi dan Kepala BIN Budi Gunawan.

baca juga

"Saya mewakili PMI mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi dan Kepala BIN, Pak Budi Gunawan, atas kebaikan dan cintanya untuk Tanah Papua, sehingga kami diberikan kesempatan menempati gedung ini, untuk bisa berinovasi, memberikan karya terbaik bagi Tanah Papua dan untuk Indonesia," ujar Vitha di lokasi, di Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Sementara Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi Papua, Meinar Manurung mengatakan menerima masukan dari BIN dan akan melakukan perbaikan secepatnya.

"Hari ini bersama BIN sudah melakukan rapat koordinasi persiapan untuk serah terima. Kami juga menemani Deputi IV mengelilingi kawasan gedung untuk melihat pekerjaan di lapangan, sudah ada masukan dari Pak Deputi terkait hal-hal yang kami perlu perbaiki sebelum serah terima," ujar Meinar.

Gedung Bernuansa Adat, Fasilitas Lengkap

Gedung PYCH dibangun dengan megah, bernuansa adat dan mempunyai fasilitas yang lengkap untuk menunjang minat, bakat dan kreativitas anak-anak muda di Tanah Papua.

Gedung ini memiliki fasilitas untuk mendukung pengembangan anak muda di Tanah Papua dalam berbagai bidang, di antaranya bidang culinary, hospitaly, riset, teknologi, kewirausahaan, industri kreatif, digital, pendidikan dan literasi, kesehatan, kecantikan, budaya hingga bahasa.

Gedung ini terdiri dari gedung utama, gedung asrama, landskap, lapangan olahraga, bangunan utilitas, parkir dan pos jaga. Desain arsitektur atap gedung utamanya terinspirasi dari rumah adat masyarakat Kota Jayapura dan Wamena, yakni atap Honai dan atap Kariwari.

Gedung dibangun di atas lahan seluas 15 ribu meter persegi, PYCH memiliki luas bangunan utama sebesar 3.520 meter persegi dan bangunan penunjang 1.812 meter persegi. Gedung ini memiliki lahan parkir berkapasitas 53 mobil, 154 motor, dan landskap.

Gedung ini sarana dari pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Dicuekin Jokowi di Pernikahan Kaesang, Anies Baswedan: Kami Baik-Baik Saja

Disebut Dicuekin Jokowi di Pernikahan Kaesang, Anies Baswedan: Kami Baik-Baik Saja

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 11:23 WIB

Survei LSJ: Ada Potensi Pendukung Jokowi Bakal Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar di Pilpres 2024

Survei LSJ: Ada Potensi Pendukung Jokowi Bakal Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar di Pilpres 2024

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 11:08 WIB

Ditemani Iriana, Ini Rangkaian Agenda Kunker Jokowi di Jawa Timur

Ditemani Iriana, Ini Rangkaian Agenda Kunker Jokowi di Jawa Timur

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 10:44 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×